
Pagi ini seperti biasa,Reno berangkat kekantor bersama dengan Ali.
"Al,semua sudah disiapkan?" tanya Reno pada Ali yang sedang mengemudi.
"Sudah tuan,semua sudah siap.Kita hanya tinggal menjalankan nya saja tuan."jawab Ali sambil terus mengemudi.
"Oke,kita tinggal tunggu instruksi dari om Hans."ucap Reno sambil mencoba menelpon om Hans.
Sementara Ali tetap fokus menyetir.Dalam perjalanan Reno dan Ali tak banyak bicara satu sama lain.Mereka sebenar nya memang sedang menjalankan rencana pertama untuk memulai mencari Aruni, yang memang sudah diketahui keberadaan nya sekarang.
Ini adalah sudah hari ke enam Aruni menghilang. Reno yang sudah merasakan rindu yang teramat dalam pada istri nya hanya bisa memandang wajah istri nya melalui layar ponsel nya.
Tak lama kemudian Reno dan Ali sudah memasuki lobby kantor.Kemudian Ali menurunkan tuan nya tepat di lobby,sementara ia membawa mobil untuk parkir di basment.
Reno yang sudah di sambut oleh beberapa orang pengawal langsung berjalan menuju lift khusus untuk diri nya.
Reno memasuki lift dengan dua orang pengawal nya.
Tak butuh waktu lama pintu lift sudah terbuka lagi.Karena sudah sampai dilantai tempat ruangan Reno.
Reno memasuki ruangan nya,sementara dua pengawal nya berjaga di pintu.
Reno langsung membuka laptop nya,dia mengecek beberapa email yang masuk.Dari sekian banyak email yang masuk ada satu email yang membuat Reno terkejut dan langsung membuka nya.
Email itu dari akun bernama Ari Afandie.Reno langsung membuka email itu dan beta terkejut nya ia saat membaca email itu.
'Mas Reno ini aku,aku baik-baik saja mas.Aku rindu kamu mas.Segera jemput aku ya.'
Kira-kira seperti itu isi email nya,tak perlu berpikir lagi Reno sudah tau siapa pengirim email itu.Itu adalah Aruni,dan berkat email itu Reno mendapatkan petunjuk baru lokasi terakurat dari Aruni.
Reno segera menghubungi Ali untuk segera keruangan nya.
Tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar ruangan Reno.
Tok...tok..tok..
"Masuk." ucap Reno dari dalam ruangan nya.
"Maaf tuan,ada apa?" tanya Ali yang saat memasuki ruangan Reno.
"Baca ini." perintah Reno pada Ali sambil memutar layar laptopnya untuk menghadap kearah Ali.
Ali pun kemudian membaca email itu dengan seksama.
"Itu dari nyonya tuan?" tanya Ali sesaat setelah ia membaca email itu.
"Iya,Aruni mengirimkan saya email menggunakan akun Ari.Entah bagai mana cara nya,yang jelas istri saya sangat pintar." ucap Reno sambil tersenyum bangga.Sementara Ali hanya membalas nya dengan senyuman.
"Al,kamu lacak alamat IP." perintah Reno pada Ali.
"Baik tuan." jawab Ali sambil meraih laptop Reno.
Selain Dhika,Ali juga termasuk yang ahli dalam IT .Jadi masalah menemukan IP Adres hanya masalah mudah bagi Ali.
...
Sementara itu mari kita flash back sebentar saat Aruni mengirim email pada Reno.
*Flash Back on*
Seperti biasa setiap pagi Ari selalu mengantarkan sarapan pada Aruni yang ia kurung didalam kamar.
"A..Ari,aku boleh pinjam ponsel kamu?" ucap Aruni ragu-ragu.
"Aruni,kamu sekarang sudah mau bicara sama Ari?" tanya Ari sambil mendekati Aruni.
"Stop berhenti disitu atau aku akan lompat."jawab Aruni yang memang posisi nya sudah berada dekat dengan jendela.
"Oke..oke..Ari mundur." ucap Ari sambil memundurkan langkah nya. 'Ga apa-apalah,belum bisa memegang tangan nya.Yang penting dia sudah mau membuka suara itu saja sudah termasuk kemajuan.' ucap Ari dalam hati.
"Bagai mana boleh ga aku pinjam ponsel kamu?" tanya Aruni lagi pada Ari.
"Untuk apa kamu mau pinjam ponsel,jangan bilang kamu akan menghubungi suami kamu!" seru Ari sambil membelalakan mata nya.
Aruni tampak takut dan tegang,dia takut kalau ini tak kan berhasil.Namun Aruni berusaha tetap tenang.
"Bagai mana aku mau menghubungi suami ku? Sementara aku saja tidak hafal nomer ponsel nya.Dan lagi pula aku tak tahu ini tempat apa dan dimana?" ucap Aruni berusaha tetap tenang.
"Lalu untuk apa kamu mau meminta untuk meminjam ponsel ku?" tanya Ari tampak kesal.
"Aku..aku..merasa perut ku kurang baik.Aku punya obat yang biasa aku minum.Tapi aku lupa nama nya,aku hanya ingat kemasan nya.Itu sebab nya aku mau meminjam ponsel mu,dan mau mencari nya di internet.Dan nanti kalau aku sudah menemukan nya kamu mau kan membelikan obat itu untuk aku?" ucap Aruni menjelaskan.
"Oh tentu saja Run,Ari akan melakukan apapun untuk kamu.Ini ponsel nya,kamu bisa menggunakan nya sesuka mu." ucap Ari sambil menyerahkan ponsel nya.
Ari yang memang sudah dibutakan akan cinta menjadi semakin b*d*h.Ya walaupun sebenar nya dia memang sudah b*d*h.
Aruni segera mengambil ponsel Ari,dia sengaja membuka aplikasi G**g*e,untuk berpura-pura mencari apa yang ia mau.
Kemudian saat Ari mulai lengah Aruni membuka email,dan mengirimkan email untuk suami nya. Karena apa bila mengirimkan pesan singkat Aruni memang benar-benar tak ingat no telepon suami nya.Akhir nya Aruni berhasil mengirim email kepada suami nya.Dan langsung menghapus email itu lagi.Karena Aruni takut bila Ari akan mengetahui nya.
Setelah selesai Aruni mengembalikan ponsel Ari. Dan menyebutkan salah satu merk obat agar Ari percaya bahwa dia benar-benar mencari obat itu.
Ari pun begitu bahagia saat Aruni meminta tolong padanya.Karena dia merasa itu adalah suatu perkembangan yang baik pada hubungan nya dengan Aruni.
Ari pun segera pamit dari hadapan Aruni dan langsung menghubungi dokter pribadi disana.
*Flash Back off*
...
Tak lama Ali sudah mendapat kan Ip Adress nya. Dia pun sudah menemukan titik koordinat dimana Aruni berada.
Reno langsung menghubungi om Hans untuk memberitahu temuan nya.Dan ternyata om Hans pun berhasil menjalankan rencana pertama.
Reno merasa sedikit lega saat ini,karena rencana yang ia susun bersama sahabat-sahabat nya yang lain pun berjalan dengan baik.
Reno kembali melanjutkan pekerjaan nya karena beberapa hari ini dia mengabaikan urusan kantor demi mencari Aruni.
Hari ini dia mualai membenahi urusan kantor, mualai dari mencari mata-mata didalam kantor dan mulai menstabilkan harga saham yang nulai anjlok.
Reno dengan sangat teliti mengerjakan setiap pekerjaan yang memang dia lewatkan beberapa hari terakhir
Ali pun mulai menjalankan aksi nya,dia pun mulai mencari mata-mata dikantor dan juga di rumah.
Karena Ali sudah menaruh beberapa cctv dia rumah dan kantor di tempat rahasia beberapa hari yang lalu.Akhir nya sekarang Ali mualai mengecek cctv rahasia itu melalui ponsel nya.
Dan saat ada bukti-bukti yang mengarah pada si tersangka.Ali mulai melakukan jebakan pada tersangaka.Untuk menangkap tersangka tanpa harus membuat gaduh agar tidak diketahui dan disadari kalau mata-mata itu sudah dilumpuhkan.
Ali melakukan tugas nya dengan sangat rapih dan baik sekali.
next bab ya..