Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 87


Keesokan Harinya,,


Anisa masih belum terbangun padahal jam sudah menunjukan pukul 7 pagi padahal biasanya Lona selalu bangun pagi..


Tian berjalan turun dan menghampiri Biyanka yang masih menyiapkan sarapan di bawah,


" Pagi sayang,, Ucap Tian mengecup pipi Biyanka


" Pagi mas,,


" Loh Sayang,, Ade belum bangun


" Belum Mas, mungkin kelelahan dia biarin aja hari ini juga gak ada kuliah Ucap Biyanka dan Tian mengangguk.


Biyanka dan Tian pun menikmati sarapannya,,


-


Sementara di Kamar,


Lona terbangun karena mendengar Ponsel nya berdering,,


Dia pun meraba raba dan mengambil benda pipih diatas nakas..


" Halo,, Ucap Lona dengan masih memejamkan matanya


" Sayang,, masih tidur Ucap Zicko di seberang


" Kak Zicko,, Ucap Lona kaget dan Zicko terdengar terkekeh


" Aku ganggu ya,, Maaf ya,,


" Engga Kak,, memangnya ini jam berapa


" Jam 7 sayang,,


" Astaga ternyata udah siang,, Ucap Lona beranjak duduk


" Kamu hari ini gak ada kelas kan Yang,,


" Engga Kak,,


Kak Zicko mau berangkat


" Iya,,


Ya Udah Aku kuliah dulu ya,, kamu istirahat di rumah,,


" Iya Kak,, Hati hati jangan Nakal Loh


" Engga bakal sayang,,


Bye,, I Love you


" Bye Kak,,


Love you Too


Lona menyimpan ponselnya di atas meja dan dia berjalan menuju kamar mandi.


*******


Zicko bergegas turun dengan sudah siap ke kampusnya, hari ini dia hanya ada kuliah pagi.


" Pagi Ma,, Sapa Zicko


" Pagi Sayang,, kita sarapan dulu Ucap Mama Mia dan Zicko mengangguk


*****


Lona berjalan turun dan Biyanka tersenyum melihat putrinya,,


" Pagi Honey,, Ucap Biyanka


" Pagi Mam,, Maaf Ade bangun siang


" Gak Sayang,, Kamu pasti capek ya Ucap Biyanka mengusap wajah putri nya


" Papa udah berangkat ya Mam,,


" Sudah dari tadi,, kenapa


" Gak Papa Mam,,


" Kamu mau sarapan atau minum susu dulu,,


" Minum Susu aja Mam,, Ade belum laper


Biyanka tersenyum dan mengambil kan segelas susu hangat untuk putrinya,,


Biyanka menatap wajah Lona yang terus terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu..


" Honey Are you Oke Baby,,


" Yes Mam,,


Ade cuma lagi mikirin teman Ade di Bandung


" Siapa,, Ucap Biyanka mengernyitkan keningnya


" Sekarang Ade tau kan, di luar sana masih banyak orang yang kurang beruntung, Makanya Papa sama Mama gak pernah ajarin Ade atau Abang untuk sombong..


" Iya Mam,,


Thanks ya Mam,, Ucap Lona memeluk Biyanka


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


Lona sudah terlihat cantik setelah mandi dan dia memakai pakaian rapi,,


" Loh Ade mau kemana,,


" Ke Kantor Papa Mam,, apa Mama mau ikut


" Pengin cuma Mama ada janji, Ade gak papa kans sendiri


" Gak Papa Mam,,


Ade jalan dulu ya Ma,, Ucap Lona mengecup pipi Biyanka


" Ya Honey hati hati,,


****


Sementara Di Perusahaan,


Tian sedikit sibuk dengan beberapa dokume yang ada di atas meja,,


Dia pun masih menatap Laptopnya namun tiba tiba terdengar suara ketukan pintu,,


Tok,, tok,, tok,,


" Masuk,, Ucap Tian dengan masih menatap Laptopnya


Lona tersenyum dan dia berjalan masuk tanpa berbicara..


" Ada Apa Ben,, Ucap Tian masih dengan posisinya


" Ehem,,


Tian menghentikan aktifitasnya dan menoleh,, senyuman di wajahnya langsung terlihat saat putri kesayangannya berdiri manatapnya dengan kedua tangan yang di silangkan di atas dada.


" Astaga Honey,, Ucap Tian segera menghampirinya


Lona tersenyum dan langsung memeluknya,,


" Tumben kamu ke kantor, kenapa hem


" Gak boleh kalo Ade main ke kantor Papa,,


" Boleh Sayang,,


Kita duduk di sana ya


Tian mengandeng tangan Lona dan duduk di sofa.


" Ade sendiri,,


" Iya Pa,, tadi mau bareng mama tapi mama bilang ada janji ya udah Ade sendiri


" Papa sibuk gak,, Lanjutnya


" No Honey,, Kenapa hem,, apa ada sesuatu


" Pa,, Ade mau minta tolong..


" Minta tolong,,


Ada apa sayang


Lona menceritakan semua tentang Anisa dan Tian dengan sabar mendengarkannya..


" Jadi,, Apa papa mau bantu Anisa Pa


Tian tersenyum dan mengusap rambut Lona,,


" Apa Ade sangat ingin Anisa kuliah bareng Ade,, Ucap Tian dan Lona mengangguk


" Baiklah,, demi putri kesayangan Papa,,


Papa akan menyuruh Om Ben untuk mengurus semua..


" Papa serius,,


" Apa Papa pernah bohong sama Ade..


Lona tersenyum dan langsung memeluk Tian,,


" Thanks Pa,,


Ade sayang Papa,,


" Papa sangat sangat sayang Ade,, Ucap Tian membalas pelukan Lona dan mengecup kepalanya..


Lona senang karena sebentar lagi Anisa bisa kuliah di Jakarta dan mereka bisa kembali bertemu.