
Reno pun segera menyelesaikan ritual mandinya. Dia kemudian keluar dari kamar mandi.
"Aaaakkkhhh..!" Teriak Aruni ketika melihat Reno yang baru keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk yang dililitkan di pingging sambil menutup mata nya dengan kedua telapak tangan nya.
"Maaf..maaf." ucap Reno sambil berlari menuju ruang wadrobe milik nya.
Aruni yang masih merasa shock masih saja menutupi wajah nya dengan kedua telapak tangan nya.
"Runi,ini saya.Maaf yang tadi,saya sudah pakai baju kok." ucap Reno pelan sambil menepuk pudak Aruni.
Dan perlahana Aruni mulai menurunkan tangan dan membuka mata nya.Aruni melihat Reno kini sudah berpakaian rapi dengan celana panjang dan kemeja nya.
"Maaf ya,saya kira kamu masih tidur makanya saya keluar kamar mandi handukan doang." ucap Reno penuh penyesalan.
"Iya mas ga apa-apa,aku cuma kaget aja." ucap Aruni malu-malu.
"Kamu mau mandi dulu ga?" tanya Reno kemudian.
"Aku ga bawa baju ganti mas." jawab Aruni.
"Ni sudah saya siapin khusus buat kamu." ucap Reno sambil memberikan sebuah paperbag berwarna orange pada Aruni.Yang ternyata isi nya adalah baju.
"Hah,ini buat aku mas?" tanya Aruni sesaat setelah melihat isi dari paperbag tersrbut.
"Iya." jawab Reno sambil tersenyum.
"Kapan mas Reno nyiapin nya.Kan seharian sama aku?"
"Beberapa hari yang lalu,saya kebetulan lewat sebuah toko baju.Dan saya lihat itu bagus.Niat nya mau kasih kamu pas tadi kerumah.Karena saya semalam saya tidur dirumah jadi lupa bawa nya.Tapi akhir nya momen nya pas untuk ngasih nay."
"Iya,ya mas momen nya pas banget.Aku mandi dulu ya.Mas Reno keluar gih."
"Oke bos." Ucap Reno sambil keluar dari kamar.
Aruni pun kemudian memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri nya dari keringat yang menempel.
Tak lama kemudian Aruni sudah selesai mandi.Dan dia pun sudah selesai menggunakan pakaian dan hijab nya,tentu nya setelah menunaika kewajiban nya sebagai seorang muslim
"Bagai mana mas,cocok ga sama aku?" tanya Aruni ketika menghampiri Reno di ruang tengah.
"Cocok,pas banget." ucap Reno sambil tersenyum.
"Beneran ni mas.Kalau ga coco bilang aja." ucap Aruni tak percaya diri.
"Kalau pilihan saya sudah pasti bagus." ucap Reno menyakinkan.
"Iya deh percaya." ucap Aruni sambil duduk disamping Reno.
"Sudah shalat ashar belum?" tanya Reno
"Sudah tadi."
"Kok ga nungguin,kan biar bisa berjamaah."
"Kan mas Reno sendiri yang bilang kalau shalat berjamaah hanya berdua dan belum muhrim itu ga sah."
"Hehehehe,iya.Ternyata masih inget ya.Oke deh saya shalat dulu ya.Sudah hampir habis waktu nya." ucap Reno sambil beranjak dari duduk nya.029q1
"Iya mas,aku tunggu sini ya." ucap Aruni.
Reno pun melangkahkan kaki menuju kamar nya untuk menunaikan kewajiban nya.
...
Sementara ditempat lain,Dhika,Seno dan Alvin sudah berkumpul di cafe milik Alvin. Mereka bertiga tengah berbincang-bincang sambil menunggu teman yang lain nya.
"Tumben banget Reno minta kita untuk kumpul." ucap Alvin sambil menyesap kopi nya.
"Entah." jawab Dhika sambil mengangkat bahu nya.
"Gue yakin,ada sesuatu yang penting yang mau disampaikan Reno sama kita." ucap Seno.
"Hai,gaess.." ucap vero yang tiba-tiba muncul disana.
"Wih,bu dokter baru sampe ni?" ucap Alvin
"Iya,tadi nyalon dulu.Biasa manjain diri." ucap Vero sambil tersenyum.
"Lu mau minum apa? biar gue pesenin." ucap Alvin.
"Yang biasa aja deh." jawab Vero sambil tersenyum riang.
"Oke vanila latte ya." ucap Alvin yang memang sudah hafal dengan kebiasaan Vero.
"Reno belum datang ya?" tanya Vero
"Belum,sebentar lagi kata nya." ucap Seno.
"Eh,istri lu mana kok ga diajak?" tanya Vero pada Seno.
"Hai,Vero dah lama?" tanya istri Seno.
"Baru kok." jawab Vero.
"Nah itu dia yang ditunggu-tunggu datang juga." ucap Dhika sambil menunjuk kearah Reno.
Semua mata tertuju pada arah yang di tunjuk oleh Dhika.Semua tampak terkejut ketika melihat Reno dengan seseorang disamping nya.
"Dia sama siapa?" tanya Alvin penasaran. Dan yang lain nya pun hanya diam tak bersuara.
"Maaf ya gaess,gue telat." ucap Reno sambil menyalami satu persatu sahabat nya ketika dia dan Aruni sampai di meja tempat teman-teman nya berada.
"Ga masalah kakak pertama.Kita juga baru pada sampe." ucap Dhika mencoba mencairkan suasana.
"Iya bener.Duduk-duduk." ucap Alvin sambil mengeser dua kursi untuk Reno dan Aruni.
Kemudian Reno dan Aruni pun duduk dikursi yang sudah disiapkan oleh Alvin.
"Mau minum apa Ren?"ucap Vero yang memang sudah terbiasa melakukan itu pada Reno.
"Gue yang biasa aja deh." jawab Reno. "Kamu mau minum apa?"ucap Reno yang kemudian bertanya pada Aruni.
"Aku mau milkshake aja mas." jawab Aruni pelan.
"Oke,ditunggu aja nanti juga dianterin." ucap Alvin ketika sudah menyuruh karyawan nya untuk membuat kan minuman.
"Oh iya,kenalin ini Aruni." ucap Reno.
"Aruni." ucap Aruni sambil menyalami satu persatu teman- teman Reno.
"Emm..Dokter Veronica ya?" tanya Aruni ketika bersalaman dengan Veronica.
"Iya,kamu..?" tanya Vero mencoba mengingat-ngingat.
"Saya anak PKL yang dokter tolongin pas di marahin sama pasien." jawab Aruni sambil tersenyum.
"Ooh iya,saya inget.Kamu yang waktu itu saya panggil bola bekel ya.Bagai mana sudah jadi perawat dong pasti nya?" tanya Vero
"Alhamdulillah,sudah dok." jawab Aruni sambil tersenyum.
"Wah,kalian sudah saling kenal?" tanya Reno.
"Iya Ren,dia ni anak nya lincah banget." jawab Vero sambil tersenyum.
"Jadi ga perlu ngenalin lagi ya." ucap Reno sambil tersenyum. "Oke,gue tau pasti dalam hati kalian bertanya-tanyakan? buat apa gue kumpulin kalian semua disini?terus kalian semua juga pasti bertanya-tanya siapa perempuan disamping gue ini?" ucap Reno. "Jadi tujuan gue kumpulin kalian disini buat kasih ini." ucap Reno sambil menyerahkan papaer bag pada masing-masing teman nya.
"Apaan ni?" ucap Alvin sambil membuka paperbag nya.
"Itu adalah seragam Groomsman buat lu semua." ucap Reno sambil tersenyum.
"Groomsmen?maksud nya?" tanya Vero bingung sekaligus tak percaya.
" Iya,gue sama Aruni, sabtu depan akan melangsungkan pernikahan." ucap Reno sambil memegang tangan Aruni.
"What?!" ucap Alvin dan Vero secara bersamaan.
"Iya,gue sama Aruni akan menikah sabtu depan dan gue minta kalian mau jadi groomsman gue ya?" ucap Reno sambil tersenyum
"Pasti dong,kita semua bakal jadi groomsman lu, iya ga kawan?" ucap Dhika bersemangat.
"Reno please,jangan bercanda.Kamu bilang kamu mau nikah?ini cuma prank kan?" tanya Vero yang mulai panik.
"Engga Vero,semua ini benar ada nya.Gue sama Aruni mau menikah sabtu depan." ucap Reno menjelaskan.
"Gue ketoilet dulu ya." ucap Vero pamit dan langsung peegi meninggalkan teman-teman nya.
"Ren,kok terkesan mendadak sih kalian nikah nya." ucap Alvin.
"Ga kok,semua nya sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari.Dan ga ada yang dadakan." ucap Reno menjelaskan.
"Lagian emang tahu bulat apa dadakan.Lu yang engga-engga aja deh Vin." ucap Dhika menimpali.
Dan disambut gelak tawa oleh yang lain nya.
"Mas,aku ke toilet sebentar ya." ucap Aruni pada Reno.
"Iya,mau diaterin?" tanya Reno.
"Ga usah mas,aku bisa sendiri." ucap Aruni
"Ya udah hati-hati ya." ucap Reno mengingat kan.
Dan Aruni pun melangkahkan kaki nya menuju toilet.
next bab ya..
jgn lupa vote,like,komen dan tambah ke favorite ya sahabat..karena dukungan dari kalian menjadi semangat buat aku untuk terus berkarya..šš