Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
MASA LALU# 3


Mobil Reno sudah memasuki pelataran parkir kantor nya.Reno segera memarkirkan mobil nya dan setelah itu langsung berjalan menuju lift khusus CEO.


Reno kini sudah sampai didalam ruangan nya. Reno langsung membuka laptop nya,dia memeriksa lagi materi yang akan dibahas dimeeting nanti.


Tok..tok..rok..tiba-tiba pintu ruangan Reno diketuk dari luar.


"Masuk!" seru Reno dari dalam ruangan nya.


Dan kemudian masuk lah Ali kedalam ruangan bos nya itu.


"Maaf tuan,klien kita sudah sampai." ucap Ali yang terlihat ragu.


"Oh iya.Kamu kenapa terihat seperti orang bingung Al?" tanya Reno yang mendapati wajah Ali sedikit tegang.


"Begini tuan,maaf kalau saya lancang.Tapi,nona Jessica juga akan ikut meeting bersama kita." jawab Ali dengan suara terbata.


"Jessica?!Apa maksud kamu Al?"


"Iya tuan.Nona Jessica akan ikut meeting dengan kita,karena dia adalah sekretaris dari tuan Mario."


"Astagfirllah aladzim,ada apa lagi ini?" ucap Reno sambil mengusap kasar wajah nya.


Ali hanya diam menyaksikan tingkah tuan nya.Ali sangat tau situasi yang akan dihadapi oleh tuan nya itu.Ali pun sangat tahu kisah cinta Reno dan Jessica dulu.Ali adalah saksi hidup bagai mana berat nya Reno menjalani hari-hari nya yang terpuruk karena ditinggalkan cinta.


Ali juga yang berperan penting dalam membuat Reno kembali bangkit dan membuat nya seperti sekarang.


Ali tak berani mengatakan apa-apa lagi kepada bos nya itu.Ali hanya diam menunggu perintah bos nya.


"Huft..." Reno membuang kasar nafas nya. "Baik,ayo Al kita hadapi aja semua nya." ucap Reno lagi.


"Baik tuan." jawab Ali singkat.


Kemudian Reno pun keluar dari ruangan nya dan disusul oleh Ali.Mereka berdua berjalan menuju ruang meeting di kantor Reno.


Sebelum memasuki ruangan meeting Reno menarik nafas panjang dan membuang nya secara perlahan.Dia mencoba menenangkan diri nya sendiri.


"welcome mr mario, sorry to make you wait so long."ucap Reno saat memasuki ruangan meeting.


"oh, no problem sir Reno."jawab Tuan Mario. Tuan Mario adalah klien Reno dari Kanada. "Mr. Reno introduces her, Jessica is my secretary in." ucap Tuan Mario lagi sambil menunjuk kearah Jessica.


"Oh,hallo." ucap Reno sekena nya. "To shorten the time, how about we start the meeting now." ucap Reno kembali.


"Oh okay." jawab tuan Mario.


Meeting pun dimulai,Reno mulai mempresentasikan materi meenting yang ia bawakan di depan tuan Mario,Jessica dan juga Ali.


Reno terlihat sangat berwibawa,pembawaan nya sata mempresentasikan materi meeting sangat santai dan juga lugas.


Selama meeting berlangsung mata Jessica tak sedikit pun lepas dari Reno.Dia terus saja memperhatikan Reno dengan sangat intens.Jessica sengaja tersenyum menggoda saat Reno tak sengaja menatap nya.


Beberapa kali mata Reno pun bertemu dengan mata Jessica.Namun secepat kilat Reno memalingkan lagi pandangan nya.Reno tak ingin berurusan lagi dengan Jessica.Cukup satu kali dia terpuruk karena cinta Jessica.


Berbeda dengan Jessica,setiap kali mata mereka bertemu Jessica sengaja mengedipkan sebelah mata nya.


Dua jam lama nya mereka semua meeting. Dan tepat pukul 12 siang meeting pun selesai. Namun pertemuan itu belum selesai.Karena mereka memutuskan untuk makan siang bersama.


Mereka berempat makan siang bersama disalah satu restoran didekat kantor Reno.


Mereka beremlat masuk kedalam restoran.Karena Ali sudah membooking sebelum nya,jadi ketika mereka tiba semua makanan sudah tersedia diatas meja.


Mulai lah mereka makan siang bersama,menyantap setiap makanan yang telah di hidangkan.


Selesai makan Reno berpamitan untuk ketoilet.


"Maaf ada apa?" ucap Reno dingin.


"Reno aku tau aku salah,aku mau minta maaf sama kamu." ucap Jessica sambil memeluk tubuh Reno.


"Maaf Jes,lepasin." ucap Reno sambil melepaskan pelukan Jessica.


"Reno aku tahu kamu pasti marah sama aku.Aku punya alasan Ren.Aku bisa jelasin."


"Semua nya sudah selesai Jes,bagi saya enam tahun cukup menjelaskan pada saya.Dan saya sudah melupakan semua nya."


"Ren,aku tahu didalam hati kamu pasti masah ada aku kan.Aku tahu selama enam tahun ini kamu tidak pernah sekali pun memiliki kekasih."


"Iya kamu benar.Selama enam tahun saya memang tidak pernah memiliki kekasih.Karena saya sudah beristri." ucap Reno sambil menunjukan Jari manis nya dan langsung masuk kedalam toilet.


"Reno tunggu." teriak Jessica. Namun Reno tak mendengarkan nya.


Didalam toilet Reno mencoba mengatur nafas nya.Reno membenci situasi ini,kenapa disaat Reno sudah sangat mencintai Aruni cobaan datang bertubi-tubi,Jessica salah satu nya. Dulu memang Reno pernah sangat jatuh cinta pada Jessica,bagi Reno Jessica adalah segala nya.Namun tiba-tiba Jessica menghilang bak ditelan bumi.Reno mencari kesana kemari namun tak pernah menemukan keberadaan Jessica.Reno pernah ada dititik paling menyedihkan dalam hidup nya ketika kehilangan cinta nya.


Kini saat Reno mulai memiliki gairah lagi akan cinta justru Jessica datang dengan rasa bersalah nya dia.Hati Reno bergejolak,jujur dia masih memiliki debaran saat melihat Jessica.Namun tak dipungkiri ada rasa benci pula yang muncul saat Reno melihat Jessica.


Saat keluar dari kamar toilet Reno berusaha mengatur nafas nya.Dia berusaha bersikap biasa saja pada Jessica seakan-akan tidak terjadi apa-apa.


Sementara Jessica terus saja memandangi Reno. Sorot mata Jessica mengisyaratkan bahwa ia menginginkan Reno kembali.


Reno sudah kembali lagi kekantor nya,dia kemudian duduk disofa panjang diruangan nya.Reno duduk sambil memijit-mijit pelipis nya,Reno merasa sangat pusing.Namun tiba-tiba dia teringat akan istri tercinta nya.Langsung saja dia membuat panggilan video kepada istri nya.


"Assalamualaikum mas." ucap Aruni dari sebrang sambungan telepon.


"Waalaikumsalam sayang.Kamu sedang apa?"


"Engga lagi ngapa-ngapain mas.Kamu sendiri lagi apa mas?sudah makan siang?"


"Lagi duduk aja.Baru selesai makan siang sayang.Kok kamu belum makan siang sih?"


"Tadi jam 10an aku udah makan mas.Jadi sekarang aku masih kenyang deh."


"Oh gitu.Terus perut nya udah ga sakit kan?"


"Engga mas,aku udah baik-baik aja."


"Alhamdulillah.Nanti pulang mau dibawain apa?"


"Bawain apa ya? belum kepingin apa-apa ni mas,nanti kalau aku kepingin sesuatu aku pasti langsung telepon kamu ya mas."


"Siap bos.Ya udah inget jangan capek-capek.Terus makan yang bayak ya.Minum susu ga tadi?"


"Ia bos ku,minum bos dibuatin sama ibu.hehehe."


"Manja banget sih,kenapa ga buat sendiri."


"Ih orang ibu yang mau kok bukan aku yang minta."


"Oh gitu.Yaudah ya kamu istirahat,inget jangan capek-capek."


"Iya mas ku sayang.Kamu juga kerja nya jangan capek-capek ya.I Love You mas ku."


"Love you tu.Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam." ucap Aruni mengakhiri panggilan video dari suami nya itu.


next bab ya...