Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 100


Ketiga gadis cantik Primadona kampus terlihat sedang berada di taman dan mereka tertawa bersama di sana.


Hari ini mereka hanya ada kelas pagi dan sudah seharusnya mereka pulang namun mereka masih terlihat asik berada di sana apalagi para pangeran mereka sedang tidak bersama mereka.


Namun tanpa mereka sadari,


Galang terus menatap mereka, lebih tepatnya memandang Lona yang terlihat sangat cantik dengan tawanya.


Galang mengeluarkan ponselnya dan terus mencuri untuk bisa mendapatkan foto Lona.


" Eh,, Kok dari tadi gue berasa kita lagi di perhatikan orang sih " Ucap Meylan


" Ah masa sih Mey,, " Ucap Anisa menatap sekeliling


" Bukannya dia cowok '- Ucap Anisa terputus karena melihat Galang yang langsung berjalan pergi


" Siapa Nis " Ucap Lona


" Cowok yang sering nyamperin Loe, gue kok ngerasa dia kayak ngawasin Loe ya "


" Loe serius Lon gak kenal dia, Loe mending inget inget deh " Ucap Meylan


" Dia cuma temen satu sekolah gue dulu dan gue juga gak begitu kenal dia " Ucap Lona


" Mending Loe ati ati deh Lon,, apa Kak Zicko udah tau tentang dia"


" Kak Zicko udah tau kok "


Meylan mengangguk namun Anisa merasa jika Galang akan berbuat jahat kepada Lona.


******


Galang berjalan menuju parkiran, dia terus menatap ponselnya dan terlihat begitu banyak foto Lona di sana, Lona tersenyum. Terdiam bahkan saat tertawa lepas.


Sebenarnya Galang sengaja pindah kuliah karena hanya ingin meminta maaf kepada Lona setelah apa yang sudah dia lakukan dulu namun saat dia melihat Lona sekarang bukan hanya untuk meminta maaf namun dia ternyata menyukai Lona dan ingin mendapatkannya.


Brakk..!!!


Ponsel Galang terjatuh saat dia tertabrak seseorang..


" Sorry,, " Ucap Anisa dengan mengambil ponsel Galang yang terjatuh


" Ini,, '- Ucap Anisa saat melihat Foto lona


" Ini Handphone gue " Ucap Galang langsung menarik ponselnya dan berjalan meninggalkan Anisa yang tersu menatapnya bingung.


" Sebenarnya siapa dia, kenapa banyak foto Lona di Ponselnya ". Gumam Anisa



" Anisa,, " Teriak Meylan.


" Loe ternyata di sini,, kita cari dari tadi " Ucap Lona


" Sorry,, gue dari toilet tadi " Ucap Anisa tersenyum


" Ya Udah yuk, kita jadi jalan kan " Ucap Meylan dan mereka mengangguk


Mereka langsung berjalan keluar kampus karena mereka akan menggunakan Taxi online dan Reno akan menjemput mereka setelah pulang kuliah.


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


Di Bandung ke dua cowok tampan masih terlihat sibuk bahkan mereka lupa untuk makan,,


Zicko masih sibuk menatap Laptop nya sedangkan Sandi berbicara dengan Pak Sapto karena memang pembangunan Brians Hotel sudah tahap akhir dan Zicko berencana untuk kembali membangun Brians Cafe juga di sana.


" Ko,, Ini rincian yang Loe minta mending Loe periksa dulu deh " Ucap Sandi


" Loe udah baca semuanya"


" Udah,, menurut gue bagus cuma mending Loe baca deh "


Zicko membuka berkas dan membacanya dengan sangat teliti, bahkan beberapa kali dia mengulang nya dan memang benar apa yang Sandi.


" Ya Udah San, Loe urus deh gue setuju " Ucap Zicko kembali memberikan berkas kepada Sandi


" Oke,, gue ke ruangan Pak Sapto deh "


Zicko mengangguk, dia menatap jam di ponselnya dan ternyata sudah menunjukan pukul 1 siang,,


Zicko memijat keningnya, cukup melelahkan ternyata namun dia melakukan semua itu untuk masa depannya nanti.


Zicko tersenyum saat menatap foto Lona yang dia jadikan wallpaper di ponselnya dia pun langsung menelpon kekasihnya.


Tut,, tut,, tut,,


" Kak Zicko " Ucap Lona di seberang


" Hai sayang,, kamu lagi ngapain "


" Lagi jalan Kak di Mall bareng Meymey juga Anisa, Kak Zicko lagi apa "


" Lagi kangen dengan seseorang"


" Dih,, siapa,, "


" Orang yang sedang aku telpon "


" Ih Kak Zicko,, "


" Hahaha,, memangnya Kamu gak kangen sama Aku Yang "


" Kangen,, makanya Kak Zicko cepat balik ke Jakarta "


" Oya Kakak udah makan belum "


" Belum Yang"


" Tuh kan,, Bilangnya aku suruh inget makan tapi sendirinya gak makan,, "


" Iya Sayang, ini masih nunggu Sandi dan setelah itu bakal makan "


" pokoknya makan awas kalo lupa lagi aku marah "


" Iya Sayang,, aku bakal selalu ingat ya.. Jangan marah lagi "


" Ya Udah kak zicko makan dulu, nanti telpon lagi setelah makan "


" Baiklah,, Kamu hati hati ya..


Love you sayang "


" Love you too Kak Zicko "


Zicko menutup panggilannya dan tersenyum, Lona memang sudah membuatnya banyak berubah, bahkan kini Zicko lebih bersikap terbuka dan tidak dingin seperti dulu.


Zicko menarik jaketnya dan keluar ruangan, dia mencari Sandi untuk diajaknya makan.


*******


Sama seperti kebanyakan wanita ketiga gadis cantik itu pun terus berputar memasuki berbagai toko, mulai dari toko aksesoris dan fashion,,


Lona dan Meylan memilih beberapa Aksesoris namun Anisa hanya memilih, dia melihat harga yang cukup lumayan dan dia kembali berfikir untuk membelinya.


Lona terus menatapnya dan tersenyum,,



" Lucu ya,, " Ucap Lona mengambil aksesoris yang baru saja di lihat Anisa


" Kalian udah milihnya, kita bayar dulu yuk terus makan gue laper " Ucap Meylan


" Ya Udah yuk,, "


Anisa mengangguk, kedua temannya membawa beberapa barang namun dirinya sama sekali tidak membeli.


" Nih punya Loe " Ucap Lona memberikan paper bag kepada Anisa


" Gue, kan gue gak beli Lon tadi " Ucap Anisa bingung


" Ya Udah nih buat Loe "


Anisa menerimanya dan dia pun melihat beberapa barang yang di pilih nya tadi namun kembali dia letakan saat melihat harganya.


" Lon,, " Ucap Anisa


" Ya Nis, kenapa "


" Semua ini Loe'-


" Gue lihat Loe suka dengan semua itu kan dan kenapa Loe kembalikan ke tempatnya "


" Tapi ini mahal lon "


" Gak papa Nis,, Jadi kita pakai biar kembaran ya "


Anisa tersenyum, dia benar merasa beruntung bisa berteman dengan Lona. Dia sangat baik dan sama sekali tidak memilih saat berteman padahal semua tau siapa Papah nya.