
Hari semakin sore,,
Zicko, Sandi, Reno, Lona juga Meylan tengah bersiap karena mereka akan keluar malam mingguan mumpung di Bandung dan Meylan sebagai Orang Bandung di akan mengajak mereka berkeliling malam ini.
Semua sangat semangat namun berbeda dengan Sandi yang terlihat sedikit malas..
" Gue gak ikut deh,, Ucap Sandi
" Kenapa San,, Kita mumpung di Bandung Loh Ucap Reno
" Udah lah Loe ikut,, Yuk Ucap Zicko dan Sandi mengangguk.
Mereka keluar kamarnya dan belum melihat kedua wanita di sana mereka pasti sedang bersiap dan ketiga cowok tampan dengan setia menunggunya.
Lona dan meylan keluar kamar,
Terlihat Lona yang menatap Zicko yang tengah tersenyum kepadanya dia pun berjalan menghampirinya.
" Cantik,, Ucap Zicko pelan namun terdengr jelas oleh Lona
" Kenapa Kak,,
" Engga yuk,, Ucap Zicko mengandeng tangan Lona.
Sedangkan Reno dan Meylan sudah lebih dulu berjalan, berbeda dengan Zicko yang masih memikirkan perasaan Sandi dia berjalan bersama Sandi walau tetap menggandeng Lona.
Namun saat akan masuk ke dalam Mobil, Lona melepaskan genggamannya dan menghampiri Anisa yang akan keluar warungnya,, dia pun memanggil Anisa..
" Anisa,,
Anisa membalikan tubuhnya dan menatap Lona yang berjalan menghampirinya,,
" Lona,,
" Loe mau kemana,,
" Pulang,, kenapa Lon
" Ikut kita aja yuk,
" Kemana,,
" Udah ikut Aja,, Ucap Lona menarik Tangan Anisa menghampiri kedua cowok yang masih menunggunya..
Sandi membulatkan matanya menatap Anisa di sana begitu juga Anisa yang merasa malas,,
" Lon,, gue gak ikut deh
" No,, Kamu ikut Oke..
Yuk Kak,, Ucap Lona membuka mobilnya dan mengajak Anisa masuk
" Nisa ayo,, Ucap Lona yang sudah duduk di kursi belakang dan Anisa pun menurut,,
Zicko masuk dan duduk di kursi kemudi sedangkan Sandi duduk di sampingnya,,
*******
Sementara Lio sudah berada di rumah Sasya, dia masih menunggu Sasya yang belum juga keluar kamarnya namun dia tetap sabar menunggunya..
-
Di dalam Kamar Sasya masih belum bersiap, dia sedikit malas karena pasti Lio akan mengajaknya bertemu dengan kekasihnya..
" Gimana alasan gue coba, pasti Lio akan kenalin gue sama ceweknya, maksudnya apa coba ". Gerutu Sasya
Tok,, tok,, tok,,
" Sayang,, Kamu masih lama kasihan Lio udah lama nungguin Loh Ucap Bunda Hana
" Iya Bun,, sebentar
Sasya menghela napasnya dan menarik asal baju dan memakainya,, dia berpikir untuk tetap ikut toh lagian dirinya juga Lio tidak ad hubungan dan kenapa harus marah atau kecewa.
Lio menatap Sasya yang tengah menuruni tangga, Sasya tidak memakai make Up pun tetap terlihat cantik dan Zicko tersenyum saat Sasya duduk di sofa seberang,,
" Kok wajahnya cemberut,, kenapa Ucap Lio
" Gak papa,, Ya udah yuk Ajak Sasya dan Lio mengangguk
Setelah berpamitan dengan Bunda Hana, Lio dan Sasya keluar dan menuju mobilnya.
Sandi terus menatap Anisa dari kaca spion dalam, dia menjadi lebih gak mood setelah Lona mengajak Anisa begitu juga Anisa yang terlihat malas namun dia tidak enak saat Lona mengajaknya.
" Biasanya Loe kalo nongkrong dimana Nis,, Ucap Lona
" Gue gak pernah keluar Lon,,
" Alah gak mungkin,, masa sih gak pernah keluar gak mungkin Ucap Sandi
Lona merasa bingung karena dia memang belum tau kenapa Sandi dan Anisa selalu ribut saat bertemu,,
Anisa sudah sangat kesal dengan ucapan Sandi namun dia merasa tidak enak dengan zicko dan Lona yang ada di sana.
" Kak Sandi apa sih,, Aku tanya Anisa ya.. Dia orang Bandung jadi tau dimana tempat yang enak.. ucap Lona
" Iya Sori Lon,,
" Syukurin Loe,, Ucap Anisa
" Eh Loe,,
" Kak Sandi,,
" Kalian ribut terus, mending ganti deh San Loe duduk belakang Ucap Zicko
" Maksud Loe gue duduk bareng dia ogah Ya,,
" Dih gue juga ogah,,
" Ih kalian tuh kenapa sih,, Ucap Lona
" Maaf Lon,,
" Kak Sandi Juga,,
Sandi terdiam dan Anisa menjulurkan lidahnya saat Sandi menatapnya, Sandi selalu kena marah Lona dan itu membuatnya merasa puas.
***
Sekitar 30menit mereka sampai di Cafe tempat mereka akan malam mingguan dan Reno juga Meylan sudah berada di sana..
" Lona,, Ucap Meylan mengangkat tangannya
Lona tersenyum dan menghampirinya dengan masih menggandeng tangan Anisa
" Anisa juga ikut ya,,
Duduk Nis,, Ucap meylan
" Iya gue ajak tadi,, Ucap Lona
" Thanks Mey,, Ucap Anisa dan Meylan tersenyum
Zicko dan Sandi pun ikut duduk di sana,,
" Kalian mau pesan Apa,, Ucap Meylan
Lona dan Sasya membuka buku menu untuk melihatnya,,
" Orange jus deh,, Loe apa Nis Ucap Lona
" Samain kayak Loe aja Lon,, Ucap Anisa
Lona mengangguk dan memesan minuman untuk mereka dan tidak memesan makanan dulu karena menunggu Lio.
-
Lio dan sasya masih berada di jalan, namun Sasya masih terlihat diam dan hanya menatap lurus..
Lio merasa heran dengan sikap Sasya yang tidak seperti biasanya..
" Sya,, Loe kenapa Ucap Lio
" Gak Papa Kok,, Ucap Sasya bohong,
Namun tiba tiba ponsel Lio berdering dan langsung dia angkat,,
" Ya Honey,, Ucap Lio
Sasya langsung menatap Lio, hatinya sangat sesak ternyata memang benar Lio akan mengajaknya bertemu dengan kekasihnya,,
" Iya bentar lagi sampai,,
Tunggu ya,, Oke bye..
Lio menutup kembali ponselnya,, dia melajukan mobilnya sedikit lebih cepat.
Sasya meliriknya, ingin rasanya menanyakan siapa dia, dan kenapa Lio malah mengajaknya jika mereka hanya akan pacaran namun Sasya sadar jika antara dirinya juga Lio tidak ada hubungan sama sekali dan dia tidak berhak menanyakannya ataupun merasa marah.