
Hari sudah semakin sore dan Lona sudah bersiap pulang,,
" Tante,, Lona pulang dulu ya "
" Loh Sayang, Kok pulang sih "
" Udah sore Tan, tapi Lona janji nanti main lagi"
" Ya Udah kamu hati hati ya, terus pulang sama siapa Nak "
" Udah di jemput sopir di depan Tante "
" Oke, hati hati salam buat Papa Mama "
" IYa tante "
Lona mencium punggung tangan Mia dan berjalan keluar,,
" Ma, Aku anter Lona ke depan ya" Ucap Zicko dan Mia mengangguk
Zicko menggenggam tangan Lona dan berjalan keluar terlihat mobil jemputan nya sudah berada di depan.
" Kak, Aku pulang dulu ya " Ucap Lona menatap Zicko
" Maaf ya, aku gak bisa anterin Yang "
" Kan Kak Zicko lagi sakit, lagian juga aku di jemput Kak "
" Ya Udah kamu hati hati, kabari aku kalo sudah sampai Oke"
" Iya Kak,, " Ucap Lona sambil memeluk Zicko yang juga membalasnya dan mengecup keningnya..
" Bye Kak "
Zicko tersenyum dan Lona masuk ke dalam mobil,,,
Zicko kembali masuk setelah mobil Lona melaju keluar.
" Ma, Zicko ke kamar dulu ya "
" Zicko,, Mama mau bicara sebentar Nak bisa kan "
Zicko menatapnya bingung, namun akhirnya dia pun mengangguk dan duduk di samping Mia,,
" Mama Mau bicara apa sih "
Mia menatap Zicko dan menggenggam tangannya,,
" Sayang,, Apa kamu serius dengan Lona"
" Ma, Kok mama bicara Seperti itu..
Mama kan tau Zicko dan Lona udah tunangan Ma"
" Iya Mama Tau Nak,
Maksud Mama, Apa kamu gak berencana untuk secepatnya menikahi Lona "
" Apa Mah "
" Sayang,, Mama sudah sangat sayang dengan Lona, Mama suka dengan dia, Cantik, Baik juga kedua orang tuanya Mama kenal "
" Sebentar lagi kamu Lulus, dan Mama lihat usaha Hotel dan Cafe kamu sudah sangat maju,, nunggu apa lagi sih "
Zicko menghela napasnya dan tersenyum,,
" Ya Udah,, Nanti Zicko bicarain dengan Lona ya Ma"
" Iya Sayang"
" Ma,, Zicko ke kamar ya mau mandi " Ucap Zikco dan Mia mengangguk
******
Sementara di Kediaman Wiharto,,
Tian yang sudah pulang terlihat duduk santai di ruang tengah bersama Biyanka, mereka asik menikmati cemilan di sore hari sambil menonton acara di tv
" Lona belum pulang Yang " Ucap Tian
" Belum Mas, tadi sih minta ijin buat ke rumah Zicko "
" Yang,, Gimana kalau kita nikahin Lona dengan Zicko "
" Maksud Kamu Mas, mereka masih kuliah Loh Mas "
" Saat kita menikah kamu juga masih kuliah, lagian menurut Mas, Zicko sangat mencinta juga menyayangi Lona dan Lona sendiri pun sama "
" Ya aku lihat Zicko memang sangat mencintai Lona Mas, dan aku sih terserah mereka saja Mas"
" Oke,, nanti kita atur pertemuan dengan Zicko juga Mia untuk membicarakan semua ini " Ucap Tian dan Biyanka mengangguk..
" PaPa,, Mama " Suara Lona terdengar dari depan
" Yes Honey " Ucap Tian
" Kalian di sini,, tapi Papa tumben udah pulang"
" Papa lagi pengin kumpul sama istri juga anak Papa "
Lona tersenyum dan duduk di depan mereka,,
" Gimana keadaan Zicko Honey,, dia baik baik saja kan " Ucap Biyanka
" Kak Zicko udah mendingan Mam, Lukanya juga udah kering "
" Syukurlah,, Mama khawatir "
" Pa, Ma, Ade ke atas dulu ya mau mandi gerah "
" Ya Udah, kamu mandi Mama siapin makan malam dulu "
Lona berjalan menuju kamarnya dan Biyanka berjalan menuju dapur sedangkan Tian masih duduk di sana menatap Lona yang berjalan..
"Papa gak menyangka, Ade sudah tumbuh dewasa dan sudah memiliki tunangan yang berarti sebentar lagi Papa akan melepas Ade"
Tapi Papa merasa lega, Zicko sangat mencintai Ade dan Papa yakin Zicko bisa membuat Ade bahagia..
Papa melihat perjuangan Zicko menjaga Ade dan saat itu semakin Papa yakin melepaskan Ade untuk Zicko Honey,,
Zicko pun sangat bertanggung jawab, dia pekerja keras,, Papa gak akan khawatir kelak Ade akan hidup bahagia bersama Laki laki yang sangat mencintai Ade "