
Aruni sedang packing barang-barang yang akan dibawa nya pindah kerumah besar keluarga Herlambang.Aruni merasa sangat sedih karena akan meninggalkan kamar kesayangan nya yang hampir dua puluh tahun terakhir dia tempati.
"Sudah Run?" tanya Reno sambil membantu Aruni mengepak barang-barang nya.
"Sudah mas." jawab Aruni pelan. "Mas,tapi aku masih boleh nginep dirumah ini kan?" Tanya Aruni.
"Tentu saja.Kita akan sesering mungkin menginap disini."jawab Reno sambil mengusap pucuk kepala istri nya.
Reno dan Aruni keluar dari kamar,mereka memuju ruang keluarga untuk menemui kedua orang tua Aruni.
"Ayah,ibu.Aku sama mas Reno pamit ya." ucap Aruni ketika tiba diruang keluarga.
"Iya nak,kamu jangan manja ya.Harus nurut apa kata suami." ucap ibu sambil memeluk anak bungsu nya.
"Iya bu,terimakasih ya bu selam ini ibu udah mau ngerawat aku.Maafin aku belum bisa bahagiain ibu." ucap Aruni dengan berlinang air mata.
"Iya sayang,sudah jangan menangis.Kamu kan masih bisa sering-sering kemari." ucap ibu sambil mengusap air mata Aruni.
"Iya bu." jawab Aruni pelan.
Aruni dan Reno pun meninggalkan rumah tuan Baskara.Mereka berkendara menuju rumah tuan Herlambang.
Didalam perjalanan Aruni dan Reno tak banyak bicara.Aruni hanya diam sambil melihat jalanan,sementara Reno hanya fokus menyetir.
Aruni tampak masih sedih karna harus meninggalkan rumah kedua orang tua nya.Karena selama ini Aruni belum pernah sekalipun keluar dari rumah untuk waktu yang lama.
"Run,kamu kenapa?" tanya Reno pelan sambil mengusap bahu Aruni.
"Engga apa-apa mas." jawab Aruni pelan.
"Bener ga ada apa-apa?"
"Iya mas,aku baik-baik aja kok."
"Oke kalau begitu."
Reno pun mulai fokus menyetir lagi.Hampir satu jam mereka menempuh perjalanan.Dan akhir nya mereka sampai ditujuan yaitu kediaman keluarga tuan Herlambang.
Reno mulai memasuki pelataran rumah nya.Mereka sudah disambut oleh dua orang security yang berjaga disana.
Reno kemudian turun terlebih dahulu untuk membuka pintu mobil disisi Aruni.
Mereka berdua pun kemudian masuk kedalam rumah mewah tersebut.Mereka sudah disambut oleh beberapa orang pekerja dirumah itu.
Reno dan Aruni berjalan menuju ruang keluarga,dimana terdapat seluruh anggota keluarga Herlambang tengah berkumpul disana.
"Assalamualaikum." ucap Reno saat sampai di ruang keluarga .
"Waalaikumsalam." jawab seluruh keluarga tuan Herlambang.
Aruni dan Reno pun mendekat untuk bersalaman. Mereka mencium satu persatu tangan para orang tua.
"Sayang,kalian sudah makan malam?kalau belum,biar mama suruh Leman untuk menyiapkan makan malam untuk kalian ya?" tanya mama Reno.
"Ga perlu ma,kita berdua sudah makan malam tadi.Sekarang aku sama Aruni pamit kekamar dulu ya.Mau beresin barang bawain Aruni." Ucap Reno menjelaskan.
"Oh,iya sayang.Kalau butuh apa-apa panggil mama saja ya." ucap mama sambil melambaikan tangan.
Reno dan Aruni pun beranjak dari ruang keluarga, mereka berjalan bersamaan menuju kamar pribadi milik Reno.
Reno membuka pintu kamar nya dan langsung membawa Aruni masuk kedalam kamar.
"Run semua barang bawaan kamu sudah disusun kelemari ya." ucap Reno.
"Iya mas." Jawab Aruni singkat.
"Kamu isirahat aja dulu,saya mau mandi dulu gerah soal nya." ucap Reno sambil melangkah memasuki kamar mandi.Sementara Aruni hanya tersenyum melihat tingkah suami nya.
Aruni merebahkan tubuh nya diatas ranjang besar milik Reno.Dia sedikit lelah,karena sepulang dari bekerja dia tidak sempat beristirahat.
"Iih,mas Reno!" pekik Aruni sambil menutup mata nya dengan kedua tangan nya.
"Suuutt..jangan teriak.Nanti mama mengira nya saya nyakitin kamu." ucap Reno sambil mendekati Aruni.
"Lagian mas Reno keluar kamar mandi kenapa ga pake baju?" tanya Aruni panik.
"Ya nama nya juga saya habis mandi jadi wajar kalau cuma handukan aja."
"Ya tapi seengga nya pake jubah mandi dong mas."
"Hei,kamu harus terbiasa melihat nya,kan ini juga milik kamu." ucap Reno sambil menarik tangan Aruni dan menaruh nya didada bidang milik nya dan membawanya aga turun kebawah hampir q sesuatu yang paling berharga milik Reno.Namun tiba-tiba.."Awwww!" pekik Reno.
"Mas Reno mesum ih." ucap Aruni malu-malu.
"Ga apa-apa lah mesum sama istri sendiri.Gak akan dosa kok."
"Ish,apaan sih."
Mereka berduapun tertawa bersama,Reno kemudian meraih dagu Aruni.Dan mendekatkan wajah nya kehadapan wajah istri nya,dan menyentuh b***r Aruni dengan b***r nya.Reno m*l***t b***r istri nya dengan rakus,seperti harimau sedang kelaparan.Aruni yang mendapat serangan mendadak langsung kewalahan.
"Hemphh."suara yang keluar dari mulut Aruni saat Reno menyerang nya tiba-tiba.
Aruni yang merasakan sesuatu sudah mengeras dibawah sana.Tiba-tiba saja mendorong tubuh suami nya.
"Kenapa?" tanya Reno bingung.
"Maaf mas aku masih ada tamu bulanan." jawab Aruni pelan.
Reno kemudian mengusap kasar wajah nya dan menghembuskan nafas.Nafas nya memburu,Reno terlihat kesal dan kemudian berjalan menuju kamar mandi.
"Mas,mau kemana?" tanya Aruni sambil mengejar suami nya.
"Mau mandi." jawab Reno yang nampak kesal.
"Kan udah mandi?kok mandi lagi?" tanya Aruni bingung.
"Biar adem." jawab Reno sambil masuk kekamar mandi.
Aruni yang ditinggalkan sendirian merasa bingung.Dia merasa kalau saat ini Reno sedang marah pada nya.
Aruni berjalan menuju tempat tidur dia mencari kerudung nya yang tadi dibuang oleh Reno.
"Ish,mas Reno ini,kerudung aku dibuang kemana sih?!" ucap Aruni pada diri nya sendiri.
Aruni pun akhir nya menemukan kerudung nya yang sudah tergeletak di bawah lantai dekat nakas.
"Masyaallah kerudung aku ditarik mas Reno sampe sobek begini."gumam Aruni pelan.
Aruni kemudian memawa kerudung nya berjalan menuju lemari yang menurut Reno berisikan pakaian nya.Aruni bertujuan mencari kerudung baru yang akan dia kenakan untuk menggantikan kerudung nya yang telah robek.
Namun betapa terkejut nya Aruni ketika dia membuka lemari itu terdapat banyak sekali lingerie s**y yang tergantung di lemari dengan berbagai warna dan bentuk.
Aruni yang masih terkejut sampai ternganga membuka mulut nya.
"I..i..ini apaan?!" gumam nya sambil terus terkejut sambil menutup mulut nya.
"Kenapa?"Reno yang memang dari tadi sudah ada di belakang Aruni.
"Astagfirllah Aladzim!" seru Aruni yang kaget. "Ish,mas Reno mah ngagetin aja." uncap Aruni yang sudah keki.
"Cuma gitu aja kaget.Emang nya saya setan." jawab Reno sambil manyun.
" Iya maaf ya mas.Aku kan tadi lagi bengong,jadi kaget." ucap Aruni sambil nyengir.
"Besok kalau sudah bersih pakai yang ini ya?" ucap Reno sambol menunjuk salah satu lingerie yang tergantung di lemari,dan kemudian berjalan menuju lemari nya untuk mengambil baju.
"Mas Reno." ucap Aruni sambil melotot,ketika Reno tiba-tiba saja menurunkan handuk yang melilit di pinggangg nya,sehingga membuat semua isi dalam handuk terlihat jelas oleh Aruni.
"Kenapa?" tanya Reno bingung.
Aruni tak menjawab pertanyaan Reno ia masih tertegun hingga menganga melihat pemandangan dihadapan nya.Mata Aruni fokus tertuju pada bagian junor nya Reno sedang tergantung.
Reno pun ngikuti arah pandangan Aruni.
"Astagfirllah aladzim."ucap Reno sambil membalikan badan dan mengambil handuk nya kembali. " Kamu keluar dulu sana saya mau pakai baju." ucap Reno pelan,yang sebenar nya sudah sangat malu.Karena junior nya terlihat oleh Aruni dengan cara seperti itu.
Aruni tak menjawab ucapan suami nya,dia langsung meninggalkan ruang wadrobe tersebut.
Aruni yang keluar dari ruang wadrobe langsung terduduk lemas di atas ranjang. Pikiran nya traveling kemana-mana.Dia mulai membayangkan adegan ranjang bersama suami nya.
'Masyaallah,besar banget.Tiduran aja besar apa lagi kalau dia bangun.' ucap Aruni dalam hati.
"Ish,amit-amit deh ah." ucap Aruni pelan sambil menggelengkan kepala nya.
"Kamu kenapa geleng-geleng?" tanya Reno yang melihat istri nya sedang menggelengkan kepala.
"Ah,engga apa-apa mas."jawab Aruni kikuk.
Reno yang masih merasa malu tentang kejadian tadi langsung duduk diatas sofa yang ada dikamar nya.Dia sengaja menghindari istri nya. Karena takut kebablasan.
'Akh sial.Kenapa mesti halangan si dia.Klo kalau lagi free,udah gue terkam dia.' ucap Reno dalam hati. 'Muka polos nya itu lho,bikin gue ga karuan.' ucap Reno lagi dalam hati.
"Mas,aku tidur duluan ya.Soal nya besok aku masih masuk pagi." ucap Aruni.
"Iya udah tidur.Saya masih mau nonton sebentar." jawab Reno pelan.
Aruni tak menjawab lagi ucapan suami nya.Dia sudah terbaring dan mencoba untuk tidur.Aruni memang wanita yang mudah sekali untuk tidur. Dirinya sering dibilang ***** atau nempel molor oleh kakak dan orang tua nya. Karena dimana saja ia menempelkan kepala nya selalu saja bisa dengan mudah nya tertidur pulas.
Reno yang melihat istrinya sudah tertidur pulas, langsung menaiki ranjang nya.Dan tidur disamping istrinya.Dia pun sebenar nya sudah mengantuk pula.Namun karena kejadian tadi diruang wadrobe dia menjadi sedikit malu pada istri nya.
Reno mencoba memejamkan mata nya,dan berusaha untuk tidur lebih awal.Karena saat itu waktu baru saja menunjukan pukul dua puluh satu malam.
next bab ya..
Assalamualaikum sahabat semua,maaf sekali sekali dalam beberapa hari belakangan ini aku ga update ya..karena aku lagi kurang enak badan jadi nya ga bisa ngetik dh..sekali lagi aku minta maaf ya karena sudah membuat kalian menunggu..
Salam sehat buat kita semua ya..
jangan lupa terus dukung aku ya..
wasalamualaikum..šš