Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 112


Keesokan Harinya,,


Sudah menjadi rutinitas tiap pagi semenjak menjadi seorang istri Biyanka selalu bangun pagi, menyiapkan segala sesuatu untuk suami juga anaknya,,


Biyanka menyiapkan sarapan dan menata nya di meja makan,,


" Pagi Sayang " Ucap Tian mengecup kening Biyanka


" Pagi Mas " Balas Biyanka tersenyum


" Loh Ade belum bangun "


" Iya Tumben banget Mas, bentar deh aku ke kamarnya dulu " Ucap Biyanka dan Tian tersenyum


-


Biyanka membuka pintu kamar Lona dan menggeleng ketika melihat putrinya yang masih berada di balik selimut,,


" Honey kamu masih tidur " Ucap Biyanka menghampiri Lona


Biyanka mengusap wajah Lona namun dia terkejut karena tubuh Lona demam,,


" Astaga Honey,, kamu demam " Ucap Biyanka panik


" Mam,, Kepala Ade pusing " Ucap Lona dan tubuhnya terus menggigil


" Mas,, Mas Tian,, Ade demam " teriak Biyanka


Tian mendengar teriakan Biyanka dan langsung masuk ke dalam kamar..


" Sayang kenapa,, "


" Ade demam Mas,, "


Tian langsung mendekat dan memegang kening Lona yang memang sangat panas,


" Kita Ke Rumah Sakit " Ucap Tian namun Lona menggeleng


" Ade gak mau ke Rumah Sakit Pa, "


" Tapi Honey kamu Demam "


" Ma, Ade gak mau ke Rumah Sakit "


" Tapi Sayang "


Lona terdiam dan langsung menyentuh hidungnya yang kembali mimisan,,


" Kita Ke Rumah Sakit " Ucap Tian langsung membopong tubuh Lona


******


Lona langsung di tangani Dokter dan kini sudah di pindahkan ke ruang Inap,,


" Non Fillona tidak apa apa, dia hanya kelelahan " Ucap Dokter


" Baik terima kasih Dok " Ucap Tian


" Sama sama Tuan, kalau begitu saya permisi"


Tian mengangguk dan menghampiri Biyanka yang duduk di samping Lona yang tertidur.


" Mas, gimana kata Dokter"


" Ade cuma kecapekan Yang, kamu jangan khawatir ya " Ucap Tian dan Biyanka mengangguk


Biyanka memandang wajah Lona yang terlelap, mimisannya pun sudah berhenti,,


" Mas keluar sebentar ya "


Tian berjalan keluar untuk menghubungi Ben karena dia tidak bisa ke Kantor hari ini, namun saat dia akan masuk ponselnya kembali berdering dan ternyata Lio yang menelponnya..


" Halo Abang " Ucap Tian


" Pa, Ade gak papa Kan, Perasaan Abang gak enak soal Ade " Ucap Lio di seberang


" Maaf Bang, Papa belum kasih tau Abang,, Ade masuk rumah Sakit "


" Apa, Ade sakit apa Pa "


" Ade hanya demam karena kecapekan "


" Terus gimana keadaan Ade sekarang Pa"


" Ade masih tidur di temani Mama "


" Setelah Pulang kuliah Abang ke Jakarta Pa "


" Gak Usah Bang, nanti Abang malah kecapekan, ada Papa dan Mama di sini "


" Ya Udah Pa, kabari Abang ya Pa "


" Abang juga hati hati, sehat sehat di sana"


******


Sementara Zicko langsung menuju Rumah Sakit setelah tau jika Lona masuk Rumah Sakit,,


di Rumah Sakit Biyanka sedang membujuk Lona untuk makan karena Lona hanya mau makan sedikit..


" Honey,, makan ya " Ucap Biyanka


" Udah Mam, mulut Ade pait engga enak "


" Tapi kamu tetap makan ya,, "


" Yang Tante Biyanka bilang bener Yang, kamu harus makan " Ucap Zicko tiba tiba


" Tante " Lanjutnya dengan mencium tangan Biyanka


" Loh Zicko gak kuliah Nak "


" Gak tante, tadi langsung ke Rumah sakit pas Om Tian telpon " Ucap Zicko dan Biyanka mengangguk


Zicko berjalan mendekat dan memandang Lona,,


" Kamu makan ya, "


" Udah Kak,, Pait mulut aku "


" Biar Zicko yang suapi Lona tante "


" Ya Sudah, Tante susulin Papa nya Lona ya ke Apotik " Ucap Biyanka dan Zicko mengangguk


Zicko duduk di samping Lona dengan memegang piring yang berisi bubur,,


" Aku suapi " Ucap Zicko


Lona menggeleng saat Zicko akan menyuapi nya..


" Sayang,, Kamu harus makan ya biar tubuh kamu kembali sehat "


Lona terus menggeleng bahkan dia menutup mulutnya..


" Oke kalo kamu gak mau makan, aku juga gak akan makan, jadi kita sakit bareng " Ucap Zicko meletakan piring namun Lona langsung menahannya..


" Iya aku makan " Ucap Lona dan Zicko tersenyum


Zicko menyuapi Lona dengan sabar hingga makanan habis,,


" Sekarang minum obat "


Lona seakan mendapatkan hipnotis dari Zicko dia menurut dengan semua yang Zicko ucapkan.


" Kak Zicko gak kuliah "


" Mana bisa aku kuliah kalo kamu sakit Sayang "


" Aku gak Papa Kak "


" Gak papa kenapa masuk Rumah Sakit, Om Tian bilang kamu juga kembali mimisan "


" Aku cuma kecapekan Kak, dan udah gak papa "


" Sekarang kamu istirahat ya, aku temani kamu di sini "


Lona mengangguk, Zicko membantu Lona berbaring, dia mengusap rambut Lona dengan tangan yang selalu Lona genggam.


Tidak lama Lona tertidur mungkin karena evek obat.


Zicko mengecup kening Lona, dan membenarkan selimutnya..


" Loh udah tidur lagi Lona " Ucap Biyanka dan Tian berjalan masuk


" Udah tante "


Tian melirik dan terlihat piring yang sudah kosong,,


" Mau makan dia kalo sama Zicko Yang " Ucap Tian tersenyum


" Iya bagus dong,, jadi ada yang masuk di tubuh Ade Mas "


" Ade memang sama seperti kamu dulu " Goda Tian



" Apa sih, Malu ih sama Zicko "



" Biarin Zicko kan calon mantu kita Yang "


Zicko hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal melihat tingkah calon mertuanya yang selalu saja romantis.