Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 43


Zicko mengantar Lona pulang ke Rumahnya, karena Lona juga harus istirahat..


Sepanjang perjalanan Zicko terus menggenggam tangan Lona tanpa melepaskannya dan Lona membiarkannya, sampai akhirnya mereka sudah berada di depan halaman rumah Lona..


Zicko menatap Lona yang masih bersender..


" Sayang,, Ucap Zicko


Lona menoleh dan tersenyum namun wajah Lona terlihat sedikit pucat..


" Wajah kamu,, Kamu kenapa Yang,, Ucap Zicko panik


" Gak papa Kak,, Aku cuma sedikit pusing.. Aku masuk dulu ga Kak..


" Kakak anterin ya,, Ucap Zicko dan Lona mengangguk..


Zicko memapah tubuh Lona masuk ke dalam rumah, namun terlihat sepi di dalam dan hanya ada Art di rumahnya..


" Bik,, Mama kemana


" Nyonya tadi keluar Non,, katanya mau ke Kantor Tuan..


" Ya Udah Bik,, makasih ya..


" Kak,, Kakak bukannya mau ke Cafe,,


" Tapi kamu,,


" Aku gak papa Kak,, istirahat bentar aja udah mendingan..


" Ya Udah Aku anter sampai kamar ya..


Zicko membantu Lona sampai masuk ke dalam kamarnya,, pertama kali Zicko masuk ke dalam kamar Lona, kamar yang luas dengan tatanan yang rapi juga cat berwarna pink, terlihat beberapa boneka di sana..


" Kamu beneran gak papa Yang,, atau kita ke Rumah Sakit ya..


" Gak Kak,, Aku gak papa kok,, kakak ke Cafe aja ya..


" Ya Udah aku ke Cafe,, langsung telpon kalo ada apa apa ya,,


Lona mengangguk,,


Zicko mengecup kening Lona dan berajal keluar,,


Sebenarnya dia tidak tega meninggalkan Lona sendiri, namun dia juga harus ke Cafe karena ada sesuatu di sana.


Setelah Zicko keluar, Lona memejamkan matanya.. Dan tidak lama dia pun terlelap..


******


Zicko melajukan mobilnya, dia terus memikirkan keadaan Lona selama dalam perjalanan..


-


Zicko sampai di depan Cafe, dia pun segera berjalan masuk namun langkahnya terhenti saat Andi memanggilnya..


" Mas Zicko,, Ucap Andi,,


" Ya Ndi,, kenapa


" Maaf Mas,, ada temen mas di dalam..


" Siapa,, Ucap Zicko dan langsung berjalan masuk.


Terlihat Dena duduk di sana sedang menunggunya, Dena langsung berdiri saat melihat Zicko yang berdiri di depan pintu..


" Zicko,, Ucap Dena


" Mau apa lagi Loe ke sini,,


" Ko,, Please gue minta maaf.. Gue menyesal Ko, Ucap Dena memegang tangan Zicko dan menangis namun Zicko langsung menampisnya


" Menyesal maksud Loe,, setelah semua yang Loe lakuin ke Lona..


" Ko,, Gue minta maaf.. Gue bener bener gak sengaja..


Zicko menatap Dena,, dia benar benar sangat marah dengan sikap Dena yang seenaknya saja..


" Gue udah bilang,, jangan pernah Loe ganggu Lona apa lagi Loe sakiti Lona tapi Loe malah bikin Lona celaka..


" Semua ini karena gue cinta sama Loe Ko, Gue gak suka liat kalian dekat.. Teriak Dena


" Apa kurangnya Gue, sampai Loe lebih milih cewek itu dibanding gue,, apa spesialnya dia hah..


" Jaga mulut Loe,, Lona lebih segalanya dari pada Loe..


" Ko,, Loe sadar dong.. Lona pasti udah pelet Loe sampai Loe cinta sama dia..


" JAGA MULUT LOE,,


Zicko sangat emosi, dia tidak bisa mengendalikan emosinya..


" Loe Keluar sekarang,,


" Gue gak mau Ko,,,


" KELUAR GUE BILANG,,, !!


Dena langsung keluar dengan terus menangis,,


Zicko mengusap wajahnya kasar, dia tidak menyangka Dena akan mencelakai Lona dan dia tidak tau gimana jadinya jika saat itu dirinya tidak ke sana sudah pasti Dena dan Mona akan mencelakai Lona..


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Hari semakin sore,,


Biyanka keluar dari dalam mobil dan Tian langsung mengandengnya masuk..


" Sore Tuan,, Nyonya.. Ucap salah satu Art di rumahnya


" Sore Bik,, Oya.. Lona sudah pulang Bik,


" Sudah Nyonya,,,


" Oke Makasih Bik,


Biyanka kembali dan mereka menuju kamarnya..


" Mas kamu ke kamar dulu deh,, Aku mau liat Lona.. Ucap Biyanka


" Oke Sayang,, Mas ke kamar dulu ya


Lona tersenyum dan mengangguk, dia membuka pintu kamar Lona dan berjalan masuk,,


Biyanka tersenyum saat melihat putrinya yang ternyata sedang tidur dengan memeluk bonekanya..


Biyanka berjalan mendekat, dia pun duduk di sisi ranjang sambil membelai rambut Putri Kesayangannya..


Lona yang merasakan pun mengerjabkan matanya,, dia tersenyum saat melihat Biyanka yang tengah duduk dan tersenyum kepadanya..


" Mam,, Ucap Lona


" Tumben anak mama tidur,, kenapa Honey,,


" No Mam,, Ade cuma sedikit capek..


" Itu karena kamu sibuk kuliah pasti kan, Honey dengerin Mama,, kalo kamu capek kamu bisa ambil cuti dan istirahat oke..


Lona beranjak duduk dan menggeleng..


" Ade gak papa Mam, Ade gak mau berhenti kuliah kan Ade juga baru masuk..


" Ya Sudah tapi mama gak mau kamu kecapekan,,


Lona tersenyum,,


" Mama ke luar dulu ya,, Kamu mau mama masakin apa hem,,


" Ade pengin makan spagety Mam,,


" Baiklah Honey,, apa pun yang anak mama minta pasti Mama turutin,,


" Thanks Mam,, Ade sayang Mama


" Mama lebih sayang Ade,,


Lona memeluk Biyanka,, dia sangat bahagia memiliki Biyanka yang tidak hanya menjadi orang tuanya namun Biyanka selalu bisa menjadi temannya..


Biyanka melepaskan pelukannya, namun matanya melihat luka pada siku Lona..


" Ade,, siku kamu kenapa Sayang,, Ucap Biyanka khawatir


" Em ini Mam,, tadi pas ade ke kamar mandi Ade gak sengaja kena pintu.. Kepala Ade pusing..


" No Honey,, Kamu tunggu di sini..


Biyanka berjalan keluar untuk mengambil air hangat untuk membersihkan lukanya..


" Mam,, Ucap Lona saat melihat Biyanka membawa air


" Kita bersihin lukanya, kalo engga nanti infeksi..


" Perih Mam,, Rintih Lona


" Maaf Honey,, Mama akan lebih pelan..


Biyanka terus membersihkan lukanya,, bahakan dia pun memberikan salep agar lukanya cepat kering..


" Lain kali kamu hati hati ya,, Mama gak mau anak Mama kenapa kenapa,,


" Ya Mam,, Ade minta maaf..


" Ya Sudah,, Mama tinggal dulu ya..


" Em Mam,, Ucap Lona


" Yes Honey,,


" Please jangan bilang Papa kalo Ade jatuh,,


" Why,,,


" Mama lupa gimana Papa,, Papa pasti akan sangat khawatir dan pasti langsung bawa Ade ke Rumah Sakit Mam,,


" Hei dengerin Mama,, Semua itu karena Papa sayang kamu Honey,, dan Mama juga sayang kamu,, Kami gak mau kamu atau Abang kenapa kenapa..


" Ade tau Mam,, tapi Please.. Ade juga gak papa .. Ya Mam Please..


Biyanka menghela napasnya dan mengangguk


" Thanks Mam,, Love you ,,


" Love You too honey,,


Lona tersenyum dan Biyanka berjalan keluar..


Lona turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi, tubuhnya sangat lengket dan dia akan mandi agar tubuhnya lebih segar..