
Lona masuk ke dalam rumahnya,,
Dia berjalan sambil terus memikirkan kejadian di mobil,,
Biyanka menatapnya heran, anak gadisnya gak biasa seperti ini..
" Honey,, Ucap Biyanka
" Eh Mam,, Ucap Biyanka kaget
" Loh dimana Zicko,, kamu dianter Zicko kan..
" Kak Zicko langsung ke Cafe Mam,,
" Cafe,,
Lona membulatkan matanya, dia lupa jika Biyanka belum tau tentang Brians Cafe..
" Mama sibuk gak,,
" Engga memangnya kenapa si,,
" Ade mau cerita sama mama,,
Biyanka mengernyitkan keningnya,, Lona memang anak yang periang, dia selalu manja dengannya..
" Ya Udah,, memangnya Ade mau cerita apa sama Mama,,
" Di kamar Ade aja ya Mam,, Ucap Lona menggenggam tangan Biyanka
Mereka menuju kamar Lona, dan Biyanka duduk do sofa sambil menatap wajah putrinya yang terlihat gelisah..
" Honey,, hei.. Kamu kenapa si..
" Ade bingung Mam, mau cerita dari mana..
" Kamu coba cerita pelan pelan sama Mama ya,, mama bakal dengerin..
Lona terlihat menghela napasnya, dia menatap Biyanka..
" Mama inget Cafe yang pernah Kita makan di sana dan ketemu Kak zicko,,
" Ya Mama inget,,
" Sebenarnya itu Cafe milik Kak Zicko Mam,,
" Apa,, Tapi Zicko bilang,,
" Kak Zicko gak mau kalo banyak yang tau dia punya Cafe Mam,,
" Kok gitu,, bukannya bagus dia masih muda tapi udah punya usaha..
Lona mengangkat bahunya, namun wajahnya masih terlihat gusar dan Biyanka tau jika Putri nya masih memikirkan sesuatu..
" Apa cuma masalah Cafe yang mau Ade bicarain sama Mama,,
Lona menggeleng,,
" Mama gak marah kan karena Kak Zicko sudah bohong tentang Cafe,,
" Honey,, kenapa Mama harus marah.. Dan menurut Mama itu bagus dong, berarti Zicko bukan laki laki sombong..
" Terus,, kenapa Ade masih bingung..
" Eng-Engga Mam,, Ucap Lona menunduk
" Ade anak Mama, dan Mama tau jika Ade sedang memikirkan sesuatu.. Kenapa, mau cerita sama Mama..
Lona menatap Biyanka, dia merasa bingung untuk menceritakan masalah perasaannya kepada Zicko, dia takut jika Biyanka akan marah..
" Tapi Mama janji jangan marah,,
Biyanka tersenyum dan menggeleng..
" Mam,, Ade gak tau perasaan apa ini..
Selama Ade bersama atau dekat dengan Kak Zicko, Ade merasa tenang, Kak Zicko baik banget sama Ade, dia selalu perhatian sama Ade..
" Apa ade seneng dengan sikap Zicko seperti itu,, Ucap Biyanka dan Lona hanya mengangguk
Biyanka tersenyum dan mendekati putrinya, Lona memang belum pernah dekat dengan laki laki selain Abang juga Papa nya, dan baru kali ini Lona dekat dengan seorang laki laki,, Cukup takut bagi Biyanka untuk membiarkan putri kecilnya dekat dengan seseorang, namun dia tidak mau egois..
Lona sudah dewasa dan sudah sepantasnya jika dia mengenal laki laki..
" Ade,, yang tau semua itu hanya diri Ade..
Hati Ade,, Percayalah dengan hati Ade.. Mama yakin Ade sudah bisa menentukan yang terbaik..
" Mama akan dukung apa pun yang Ade putuskan,, dan Mama akan selalu ada buat Ade..
Lona memeluk Biyanka,,
Dia selalu tenang jika berada dengan Biyanka, Biyanka bukan hanya seorang Ibu namun baginya Biyanka seperti teman yang selalu bisa mengerti juga memberinya masukan..
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Keesokan Harinya,,
Lona berada di kelasnya, namun dia masih terlihat memikirkan ucapan Biyanka juga dia masih bingung dengan perasaannya..
" Hei Lon, tumben banget Loe udah dateng ucap Meylan
" Lon,, Lona..
" Lona,, teriak Meylan
" Ih apa si Mey teriak teriak..
" Astaga.. Dari tadi gue panggil gak denger.. Loe lagi ngelamunin apa si..
" Gak papa,,
" Bohong Loe,, Loe pasti lagi mikirin Kak Zicko kan
" Sok tau Loe Mey,,
" Udah deh Lon,, kurang apa Coba Kak Zicko.. Ganteng udah,, tajir juga, baik, perhatian Idola kampus lagi..
" Tapi gue bingung Mey,,
" Apa lagi,, Kak Dena..
Udah lah Lon,, lagian Loe tau Kak Zicko selalu cuek sama dia.. Gue yakin Kak Zicko tuh suka sama Loe..
Lona terdiam, dia seperti memikirkan sesuatu,, tiba tiba ponselnya berdering dan terlihar pesan masuk..
Lona menatapnya yang ternyata pesan dari Kak Zicko,,
" Siapa,, Pasti Kak Zicko ya.. Ucap Meylan kepo
" Hem,,
" Buruan buka lon,,
Kak Zicko
Gue tunggu Loe di taman kampus,,
Loe bisa ke sini sekarang,,
Lona langsung melihatkan isi pesannya kepada Meylan..
" Ya Udah buruan, Loe ke sana Lon..
" Gue takut,,
" Astaga,, kenapa takut si..
" Tapi Mey,,
" Percaya sama Gue,, Oke..
Lona menatap Meylan dan berjalan keluar..
-
Lona berjalan melewati lorong kampusnya, dia terus berpikir kenapa Kak Zicko memintanya ke sana..
Lona menghentikan langkahnya saat sudah semakin dekat..
Dia pun menghela napasnya dan kembali berjalan..
Terlihat Zicko berada di sana,
Dia berdiri sambil memainkan ponselnya, Lona berjalan mendekat..
" Kak Zicko,, Ucap Lona
Zicko menoleh dan tersenyum,,
Dia bahagia karena Lona mau menemuinya di sana,,
Zicko menghampiri Lona, dia memandang wajah cantik Lona pagi ini..
Wajah natural tanpa make Up namun Terlihat sangat cantik dan itu membuat Zicko semakin menyukainya..
" Kita duduk di sana,, Ucap Zicko langsung menggenggam tangan Lona
Mereka duduk di kursi taman,,
" Ada yang mau gue bicarain sama Loe,, Ucap Zicko menghadap Lona
Lona menatap Zicko, jantungnya berdetak kencang,, Zicko menatapnya dengan tatapan tajam dan semakin membuat napasnya sesak..
" Lona,, Sebenarnya gue...
Gue,, Suka sama Loe dari pertama kita ketemu saat ospek,, Loe gadis yang berbeda Loe gak seperti gadis lainnya..
Lona kaget mendengarnya, bahkan napasnya semakin sesak dan jantungnya tidak bisa lagi di kontrol..
" Loe mau kan jadi cewek gue, Ucap Zicko
Lona terdiam, Dia bingung harus menjawab apa sedangkan hatinya campur aduk..
Dia teringat dengan ucapan Biyanka semalam dan Lona menatap Zicko..
Dia menghela napas Panjang..
" Gue,,,