Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 68


Zicko mengangguk dan Lona mengangkat telponnya..


" Halo Manda,, Ucap Lona


" Lona,, Sorry sorry gue salah telpon ya, tadinya gue mau telpon Kak Sandi Sorry ya Lon


" Oh Oke,,


Lona meletakan ponselnya dan menatap Zikco


" Salah telpon katanya.. Ucap Lona dengan mengangkat bahunya


Zicko tidak menjawab dia hanya terus menatap Lona, matanya sedikit sembab pasti karena Lona habis menangis tadi..


" Maafin aku ya,, Ucap Zicko


" Maaf,, buat apa kak


" Untuk buat kamu sedih dan menangis Yang,,


Lona menggeleng dan beranjak memeluknya, Lona memejamkan matanya dengan masih memeluk Zicko erat rasanya sangat nyaman dengan posisi seperti ini.


" I Love you Kak,, Ucap Lona lirih namun Zicko bisa mendengarnya


Zicko tak kalah memeluknya erat,


" I Love you too Honey,,


Zicko melepaskan pelukannya dan mengangkup wajah Lona,,


Cup,, Zicko mengecup Mata sebelah kiri


Cup,, Zicko mengecup Mata sebelah kanan.


Cup,, Zicko mengecup kening Lona


Dan terakhir Zicko mengecup singkat bibir Lona..


" Sekarang kita keluar,, Kamu laper Ucap Zicko dan Lona mengangguk


Zicko mengandeng tangan Lona dan berjalan keluar, mereka menghampiri Andi untuk menyiapkan minum juga makanan.


*******


Manda langsung melempar ponselnya,, dia tidak menyangka jika Lona yang mengangkat telponnya..


" Bodoh banget sih gue, udah tau masih jam segini pasti Kak Zicko masih bersama Lona, mudah mudahan Lona percaya,,


Tapi, Kak Zicko memang sangat tampan dan sikapnya sungguh membuat iri, pantas saja Kak Melika antusias buat kasih kotak itu" Batin Manda


Manda berjalan mengambil tasnya dan membukanya, dia kembali menatap kotak kecil yang Melika titipkan kepadanya, Manda membukanya dan tersenyum..


" Hanya sebuah patung kecil, apa spesialnya tapi kenapa Kak Zicko gak mau menerimanya dan nyuruh gue buat balikin ke Kak Melika..


Mending gue simpen di sini deh terus gue bilang aja udah gue kasihin ke Kak Zicko "


Manda menyimpanya dia dalam laci meja kamarnya dan dia beranjak keluar kamarnya.


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


Di Bandung Lio berada di Apartemennya, dia malas untuk keluar dan hanya kembali ke rumah setelah pulang kampus.


Lio merebahkan tubuhnya rasa lelahnya membuatnya langsung bisa tertidur.


******


Sasya berada di kamarnya, dia sedang mengerjakan tugas kuliahnya,,


" Sya,, Bunda boleh masuk Sayang,, Ucap Bunda Hana


" Masuk aja bun,,


Ceklek,,


Pintu terbuka dan Bunda Hana berjalan menghampiri Sasya yang sedang sibuk bermain dengan Laptopnya..


" Kamu lagi ngerjain Apa Nak,,


" Ini Bun,, tugas dari kampus..


" Bunda ganggu kamu ya..


" Engga Bun lagian bentar lagi selesai,,,


" Selesaiiii,,, Ucap Sasya tersenyum dan menatap Bunda Hana


" Ada yang ingin Bunda tanyaka sama kamu Sya,


" Bunda mau bicara apa,,


" Sebenarnya apa hubungan Kamu dengan Lio, apa kalian pacaran


" Maksud Bunda,,


" Lio sudah sering mengantar jemput kamu bahkan dia sering main ke rumah,, kalian pacaran..


" Kita hanya teman satu kampus Bun,, dan kita tidak pacaran


" Tapi Bunda Lihat Lio menyukai kamu Sya,


Sepertinya Lio anak orang kaya dan Bunda gak mau kamu kecewa


" Apa kamu menyukainya,, Lanjutnya


Sasya terdiam, dia memang sangat nyaman jika bersama Lio namun dia tidak tau perasaanya kepada Lio.


" Sya,,


" Maaf Bun,, Sasya gak tau gimana perasaan Sasya kepada Lio, Sasya cuma merasa tenang aja saat bersama Lio


" Sebenarnya Bunda takut kamu kecewa tapi kalo kamu memang menyukai Lio Bunda pun akan mendukungnya.


Sasya tersenyum dan langsung memeluk Bunda Hana erat,


" Ya Sudah Bunda keluar ya,, kamu lanjut belajarnya


Sasya mengangguk dan dia meraih ponselnya, dan dilihatnya foto dirinya bersama Lio saat itu.


Senyuman di wajahnya terlihat menatap foto dimana dirinya bersama Lio.