Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 58


Di Bandung Lio dan Sasya semakin dekat namun mereka belum ada hubungan karena memang Lio belum menyatakan perasaanya kepada Sasya, walaupun terlihat jelas jika keduanya sudah saling menyukai.


Lio pun sudah sangat dekat dengan Bunda Hana karena dia sering menjemput juga mengantar Sasya ke kampus.


" Loe mau masuk atau,, Ucap Sasya


" Gue langsung balik ya, Ada janji ketemu Dion juga Rendi


" Oh ya Udah,, thanks ya


Lio mengangguk, Sasya turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.


Lio melajukan mobilnya meninggalkan rumah Sasya.


Lio mengambil ponselnya dan menghubungi Lona, dia merasa kangen dengan adik nya itu..


Tut,, tut,, tut,,


Tidak lama terdengar suara dari seberang


" Abang,, Ucap Lona


" Hai Honey,, Gimana kabar kamu hem,,


" Baik Bang,, Abang sendiri gimana


Kapan Abang mau pulang ke Jakarta, Ade kangen Abang..


" Astaga Baby,, Tanya apa introgasi coba..


" Abang baik dan maaf Abang belum bisa pulang, banyak tugas kampus..


" Oh gitu,,


" Hei,, Are you oke,,


" Yes I'm Fine,,


" Jangan ngambek dong,, jelek loh nanti Zicko gak cinta lagi


" Abang,,


" Hahaha,, Ya Udah Kamu baik baik di sana, jaga kesehatan. Salam buat Papa Mama


" Oke Bang,, Abang juga jaga kesehatan ya..


Lio kembali meletakan ponselnya namun tiba tiba..


Ciiit,,,!!


Lio ngerem mendadak karena sebuah mobil sedan yang menghalangi jalannya..


" Sial,, Bisa bawa mobil gak sih Ucap Lio kesal..


Tok,, tok,,


" Keluar Loe,, Ucap seseorang dari balik kaca mobilnya


Lio menatapnya dan membuka pintu mobilnya terlihat beberapa orang berpakaian hitam.


" Kalian siapa,,


" Loe gak perlu tau siapa kita yang pasti Loe harus jauhin Non Sasya


" Cih,, Jadi Loe suruhan Bokap Sasya..


Lebih baik Loe balik deh dan bilang kalo gue gak akan pernah ninggalin Sasya sampai kapan pun


" Kurang Ajar,, Beri dia pelajaran


Beberapa diantara mereka langsung menyerang Lio,,


Lio sedikit kewalahan karena jumlah mereka terlalu banyak namun tiba tiba terlihat beberapa orang langsung membatu Lio dan akhirnya mereka bisa mengalahkan orang suruhan Ayah Sasya..


" Maaf Tuan Muda kita datang terlambat, Anda baik baik saja Ucap salah satu diantar mereka


" Kalian siapa dan kenapa membantu saya


" Suruhan Papa,,


" Iya Tuan,,


Kalo begitu Kami permisi Tuan


Lio mengangguk dan mereka langsung masuk ke dalam mobilnya begitu juga Lio yang masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya..


Lio terus berpikir sejak kapan Papa Tian menyuruh mereka dan Lio tidak sadar akan hal itu, dan kenapa Papa Tian tidak memberi tahunya..


-


Lio sampai di Apartemen Dion dan sudah ada Rendi di sana, mereka memang janjian untuk ketemu di sana..


" Men muka Loe kenapa, Loe habis berantem Usap Dion saat melihat sudut bibir Lio yang sedikit berdarah


" Oh ini,, Gue tadi ketemu orang suruhan Bokapnya Sasya Ucap Lio mengusap bibirnya


" Astaga,, Gila tuh orang masih aja nyari Sasya,, terus mereka ngomong apa


" Mereka nyuruh gue jauhin Sasya..


" Terus,,


" Gue gak bakal jauhin Sasya,, kasihan dia harus nanggung hutang Bokap nya yang gak tanggung jawab


" Kenapa Loe gak bicara sama Om Tian aja sih, pasti Om Tian bakal bantuin


" Engga lah,, Papa sudah banyak urusan dan Kalian tau Ternyata Papa juga nyuruh orang buat jaga gue selama di sini


" Maksud Loe


" Tadi gue hampir kalah tapi datang beberapa orang dan langsung bantu gue, setelah gue tanya ternyata mereka orang suruhan Bokap gue.


" Serius Loe,, jadi selama ini Loe gak tau Ucap Rendi dan Lio hanya menggeleng


" Loe kompres dulu tuh luka biar gak bengkak,,


Lio menganggu dan langsung mengompres sudut bibirnya dengan air dingin.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Di Jakarta Lona sedang berada di rumah karena dia tidak ada kelas hari ini dan dia hanya berada di rumah bersama Biyanka..


" Mam,, tadi Abang telpon katanya gak pulang banyak tugas kuliah


" Kok gak bilang Mama kalo Abang telpon, kan Mama juga kangen Sayang,,


" Tadi Abang bilang lagi dijalan dan nanti mau telpon lagi..


" Abang udah mulai sibuk dengan kuliahnya dan pasti sudah banyak tugas tugas sama kaya anak mama ini sudah sibuk sendiri Goda Biyanka dengan menarik hidung Lona


" Sibuk Apa Mam,, Kan ini Ade temani Mama Ucap Lona tersenyum


" Hahahaha,, Kamu tuh ya bisa aja


" Mam,, nge Mall yuk,,


" Em,, Boleh juga tuh..


" Oke,, Ade siap siap dulu..


Lona dan Biyanka masuk ke dalam kamar masing masing dan tidak lama mereka keluar dengan sudah berpakaian rapi.


Mereka sama sekali tidak terlihat Ibu dan anak namun lebih terlihat seperti kakak beradik. Dan Biyanka walaupun sudah mempunyai dua anak dan mereka sudah dewasa namun dia masih saja cantik dan selalu menjaga tubuh juga penampilannya.


" Yuk,, Ucap Biyanka menggandeng tangan putrinya


Biyanka dan Lona masuk ke dalam mobil dan mereka menggunakan mobil sendiri, Lona yang menyetir.


Biyanka sudah meminta ijin kepada Tian dan Tian pun mengijinkan, dia pun akan menghampiri mereka setelah selesai rapat dengan staff nya di kantor.