
Hari ini Zicko dan Sandi harus kembali ke Bandung untuk mengurus Hotel yang sudah jadi di sana dan mereka akan berangkat ke Bandung siang ini.
-
Zicko mengantar Lona terlebih dulu ke kampus dan dia akan ketemu Sandi di kampus karena Sandi juga harus mengantar Anisa.
" Sayang,, Kamu gak papa kan aku tinggal ke Bandung " Ucap Zicko menatap Lona
" Iya Gak papa Kak,, lagian kalian juga hanya sebentar kan di sana "
" Setelah semua selesai aku akan langsung pulang,, "
Lona menggenggam tangan Zicko dan mengecupnya,,
" Aku gak papa Lagian ke Bandung kan juga karena kerjaan dan bukan yang lain "
Zicko tersenyum dan memeluk Lona, mengusap rambutnya dan mengecup nya..
Zicko melepaskan pelukannya dan menangkup waja Lona yang tengah tersenyum cantik.
Wajah mereka semakin dekat bahkan hembusan napas keduanya pun sangat terasa pada kulit masing masing, hingga Lona merasakan sentuhan pada bibir lembutnya, dia pun memejamkan matanya.
Zicko melepaskan ciumannya dan mengusap bibir Lona yang masih basah karena ulahnya..
Sekarang mereka sudah tidak canggung lagi untuk berciu***
" Kakak hati hati di sana, langsung pulang kalau sudah selesai "
" Pasti Sayang,, kamu juga jangan kelelahan dan langsung hubungi aku kalau ada apa ap Oke "
Zicko mengecup kening Lona,,
" Aku masuk dulu ya "
" Ya Sayang "
Lona membuka pintu mobilnya dan berjalan masuk,, sedangkan Zicko masih berada di sana menunggu Sandi yang belum juga sampai.
-
Lona berjalan melewati lorong kampus, dia akan langsung ke kelasnya dan menunggu kedua temannya di sana.
" Lona tunggu, " Ucap Galang
" Mau apa sih Loe " Ucap Lona kesal
" Lon please,, ada yang mau gue omongin sama Loe "
" Oke, 5 menit dan setelah itu Loe gak usah ganggu gue "
" Oke gue janji,, "
" Gue mau minta maaf dengan apa yang sudah gue lakuin sama Loe dulu, gue menyesal Lon,, dan selama ini gue nyari Loe karena rasa bersalah gue yang terus menghantui gue "
Lona tersenyum,,
" Please Loe mau kan Maafin gue,, Gue udah merasakan di posisi Loe, gue pernah di Bully saat gue pindah ke Surabaya"
" Loe tau kan gimana rasanya di Bully dan Loe udah ngerasain kan,, dan karena Bully akan terus membekas dalam pikiran kita Lang, sangat susah untuk bisa melupakan semua itu"
" Gue tau Lon, makanya gue minta maaf sama Loe,, Loe mau kan maafin gue Please "
Lona menghela napasnya, memang dia salah jika tidak memaafkan Galang,
" Oke gue maafin Loe " Ucap Lona dan Galang tersenyum
" Serius Lon, Loe mau maafin gue " Ucap Galang dan Lona mengangguk.
" Thanks ya Lon, "
Lona berjalan meninggalkan Galang yang masih berada di sana,,
Mungkin sudah waktunya Lona memaafkan Galang dan melupakan semuanya.
" Akhirnya Loe mau maafin gue Lon, Gue seneng banget dan gue gak nyangka anak kecil yang dulu gue Bully karena manja kini tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik,,
Gak nyesel gue nyari Kampus Loe" gumam Galang dengan terus menatap Lona
-
Lona sampai di dalam kelasnya, dia membuka ponselnya dan terlihat Chat dari Zicko yang memberitahukannya jika dia sudah jalan menuju Bandung bersama Sandi,,
Lona pun terlihat membalas Chat Zicko.
" Hai Lon,, " Sapa Anisa yang baru saja datang
" Hai Nis, baru datang Loe "
" Iya, tadi Mas Sandi telat jemput katanya mau ke Bandung "
" Bareng Kak Zicko Nis "
" Eh, Meymey belum sampai ya "
" Bentar lagi paling sampai Nis" Ucap Lona dan Anis mengangguk
-
Sementara Galang,,
Dia tersenyum karena terus teringat wajah Lona, Walaupun Lona masih bersikap cuek kepadanya namun itu tidak masalah dan dia akan berusaha untuk bisa dekat dengannya.
Galang memeng sudah mendengar jika antara Lona dan Zicko pacaran namun baginya itu bukan masalah dan dia menyukai Lona dari saat pertama mereka kembali bertemu.
" Gue gak peduli Loe udah pacaran dengan Idola kampus Lon, yang pasti gue suka Loe dan Gue harus dapetin Loe "
Galang membuka ponselnya dan terlihat beberapa foto Lona yang ada di ponselnya..