
Semua sudah kembali berkumpul di dalam Aula namun belum terlihat para senior mereka di sana..
Mereka semua terdiam saat melihat beberapa kakak senior mereka masuk ke dalam dan terdengar banyak yang terus memuji ketampanan Zicko di sana salah satunya Meylan yang selalu membicarakan Zicko sedangkan Lona, dia wanita satu satunya yang bersikap biasa saat melihat sang Idola kampus..
Kegiatan demi kegiatan terus berlangsung di sana, karena memang hari ini mereka akan mengadakan kuis juga permainan di dalam Aula..
Kuis dan Permainan terus berlangsung bahkan hari semakin sore..
Deg,,
Lona menghentikan langkahnya, dia merasakan sesuatu yang keluar dari hidungnya..
Dengan segera Lona memegang hidungnya dan benar saja dara mengalir dari dalam hidungnya..
" Astaga Lon,, Loe kenapa.. Ucap Meylan panik..
Lona terdiam, dia terus menutupi hidungnya yang terus mengeluarkan darah sampai akhirnya para senior berkerubung di sana..
" Astaga,, Hidung Loe Ucap Sandi
" Kita Ke UKS sekarang,, Ucap Zicko yang tiba tiba menarik tangan Lona..
Semua mata menatap mereka, termasuk Meylan yang merasa bingung..
Banyak yang merasa iri dengan Lona karena mendapat perhatian dari Zicko..
Jangan ditanya bagaimana dengan Dena, dia sangat kesal, bahkan selama mengenal Zicko dia sama sekali tidak pernah mendapat perhatian seperti ini darinya..
" Yang lain,, kita kembali Kuis dan Permainannya Oke.. Ucap Sandi
Dan semua kembali bermain di sana..
-
Lona terus mengikuti langkah Zicko karena tangannya memang di genggam olehnya, sedangkan tangan satunya untuk menutupi hidungnya..
Lona tidak bisa memberontak karena memang harus segera di obati,,
Sampai akhirnya mereka di UKS,,
" Loe tunggu di sini, Ucap Zicko mendudukan Lona
Zicko kembali dengan membawa kota Obat, dia segera mengeluarkan kapas untuk membersihkan darah di hidung Lona..
" Apa Loe sering mimisan,, Ucap Zicko sambil terus berusaha menghentikan darah yang keluar
" Hem,, Ucap Lona sambil terus mendongak agar darahnya tidak mengalir..
Zicko terus berusaha menghentikannya namun darah terus saja keluar ..
" Kita Ke Rumah sakit,, Kamu terus mimisan Ucap Zicko
" Tapi,, Ucap Lona terhenti dan merasakan kepalanya yang pusing dan pandangannya kabur..
Brug,,
Lona jatuh ke lantai saat,, Zicko yang sedang meletakan kotak obat pun merasa kaget..
" Astaga,, Ucap Zicko segers menghampiri Lona dan langsung membopongnya..
Zicko terus membopong tubuh Lona dan membawanya menuju Parkiran,
" Shit,, gue kan pakai motor gimana ke Rumah sakitnya.. Ucap Zicko mengumpat
Dengan susah payah Zicko langsung menghubungi Sandi,,
" Halo San,, Loe ke parkiran sekarang gue tunggu Ucap Zicko
Zicko terus menatap wajah Lona yang pucat,, dan terlihat Sandi yang berlari menghampirinya..
" Astaga,, Lona kenapa Ko,,
" Dia pingsan,, darahnya terus keluar gue bawa dia Ke Rumah Sakit,,
," Ya Udah Loe pakai mobil gue,, Loe bisa kan sendiri..
" Gue titip Ospek hari ini,, Gue ke Rumah Sakit dulu..
Zicko masuk ke dalam mobil dan langsung melajukannya, sedangkan Sandi kembali ke dalam Aula..
" Loh Zicko mana,, Ucap Dena yang melihat Sandi berjalan sendiri
" Rumah Sakit,
" Bukan Zicko, tapi Lona.. Dia pingsan dan Zicko membawanya ke Rumah Sakit..
" Loe serious San,, tumben banget tuh orang bisa baik sama Cewek Ucap Reno
" Kayaknya Zicko suka sama Lona,, Bisa dilihat deh gimana dia khawatir tadi..
Dena yang mendengar mereka sangat kesal, bahkan dirinya dulu pernah sakit Zicko pun sama sekali tidak peduli seperti saat ini kepada Lona..
-
Sementara di Rumah Sakit,,
Zicko menunggu Lona yang masih diperiksa oleh Dokter..
Ceklek,,
Pintu terbuka dan Dokter berjalan keluar..
" Maaf keluarga pasien,,
" Saya Dok,,
Saya teman kuliahnya,, Bagaiman keadaanya Ucap Zicko
" Teman Anda baik baik saja,, dia pingsan karena banyak darah yang keluar akibat mimisan tapi tenang saja, mimisannya sudah berhenti..
Zicko menghela napasnya,,
" Apa saya bisa masuk melihatnya Dok,,
" Silahkan..
Zicko berjalan masuk, dan terlihat Lona berbaring dengan wajah yang masih pucat namun dia sudah tersadar.
" Loe gak papa,, Ucap Zicko berdiri di samping Lona
" Gue gak papa,, Ucap Lona Lemas..
Ceklek,,
Pintu terbuka dan terlihat Tian juga Biyanka yang berjalan masuk..
" Astaga,, Sayang kamu kenapa Nak.. Mana yang sakit, Ucap Biyanka
" Honey,, gimana kamu bisa mimisan.. Ucap Tian
" Pa,, Ma,, Lona gak Papa.. Ucap Lona tersenyum..
" Tapi Sayang,, kamu udah lama banget gak mimisan..
" Lona cuma kelelahan Ma,,
Deg,,
Zicko menatap mereka, dia bingung dengan dua orang yang menghampiri Lona..
Zicko mengira jika mereka merupakan kakak Lona..
" Pa,, Ma,, Kenalin dia Kak Zicko Senior Lona di Kampus dan yang bawa Lona ke Rumah sakit..
Tian dan Biyanka langsung menatap Zicko,,
" Halo Om, Tante.. Saya Zicko Teman kampus Lona
" Terima kasih,, Kamu sudah membawa anak saya ke Rumah sakit,, Ucap Tian
" Maaf ya,, kalo jadi merepotkan..
" Tidak Om, Tante,, sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai ketua Ospek di kampus
" Kalo begitu saya permisi Om, Tante.. Saya harus kembali ke Kampus..
" Sekali lagi terima kasih Nak,, Ucap Tian..
" Sama sama Om,,
Zicko berjalan keluar kamarnya,, Tian dan Biyanka kembali menatap Lona..
Mereka sangat khawatir dengan keadaan putrinya..
Lona memang sudah sering mimisan namun itu dulu dan sudah lama dia tidak mimisan namun sekarang,, Lona kembali mimisan membuat mereka khawatir..