
Bruk,,, !!!!!!
Dena terjatuh kelantai dengan memegang tangannya yang terasa sakit,,
Dena menatap seseorang yang tengah berdiri di depan nya dengan menatap tajam dirinya.
" Kak Zicko,, Ucap Lona lirih
" Loe berani sentuh Lona, Loe berurusan sama gue.
" Astaga Dena,,, Ucap Mona berlari dan membantu Dena bangun.
" Dena Louren,,
Ternyata Kamu masih berani mengganggu putri saya,, Ucap seseorang dari arah belakang
Dan terlihat Tian berjalan menghampiri putrinya,,
" Pa,, Ucap Lona
" Are you oke Honey,, Ucap Tian mengusap wajah Lona dan Lona mengangguk
" Kamu dengar Dena Lorena jika kamu masih berani mengganggu atau menyentuh putri Saya, bukan hanya kamu tapi keluarga kamu akan saya buat menderita Ucap Tian penuh penekanan..
Dena hanya menunduk dan memegang pergelangan tangannya yang memar..
" Ayo Honey, Ucap Tian..
Zicko ikut Om,, Om juga mau bicara sama kamu..
" Baik om,,
Tian mengandeng tangan Lona dan mereka meninggalkan kampus diikuti Zicko yang juga berjalan bersama mereka.
Hampir semua tidak percaya dengan apa yang di lihatnya,
Dena tidak bisa berkutik dan hanya seperti patung terdiam di sana apalagi mereka baru tau jika Lona anak dari Cristian pengusaha terkenal se Asia karena Bisnisnya.
********
Kini mereka berada di Cafe dekat kampus, Tian sengaja mengajak mereka ke sana untuk membicarakan sesuatu..
" Pa,, kenapa Papa bisa sampai di kampus Ucap Lona
Tian tersenyum dan mengusap rambut Lona,,
" Perasaan Papa gak enak Honey, Ternyata benar Putri Papa lagi dalam masalah
" Maaf Om,, Saya gak bisa jaga Lona Ucap Zicko
Tian menatap Zicko dan tersenyum,
" Om liat bagaiman kamu mendorong anak itu, dan menurut Om itu usaha kamu menjaga putri Om..
Lona menatap Zicko dan tersenyum,,
" Terus,, maksud Papa ajak kita ke sini kenapa Pa..
" No Honey,, Papa cuma butuh teman aja buat ngobrol, Ucap Tian terkekeh
" What,, Are You sore Pa,, Ucap Lona menggeleng, dia tidak percaya dengan tingkah nyeleneh Papa nya..
" Yes Sure Honey,, Ucap Tian kembali tertawa
Zicko menatap Tian,,
Di balik sikap tegas seorang Cristian siapa sangka dia sangat menyayangi Keluarganya juga ternyata bisa juga bersikap humoris..
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Kini Lona dan Zicko sudah kembali ke kampus, Lona masuk ke dalam kelasnya dan menghampiri Mona..
" Gue kira Loe bakal pindah kampus Lon,, Ucap Meylan sedih
" Gimana sayang nya Om Tian sama Loe, Gue pikir tadi Om Tian ke sini buat urus pindahan Loe,,
" Ish,, Gak usah ngaco deh..
Mana ada coba
" Jadi,, Loe masih tetap kuliah di sini Kan Ucap Meylan dan Lona mengangguk
" Ah,, gue seneng banget.. Ucap Meylan langsung memeluk Lona
Lona dan Meylan memang sudah sangat dekat, walau mereka baru kenal di Kampus..
******
Sementara gosip tentang kebangkrutan keluarga Louren sudah banyak di beritakan begitu juga tentang Dena yang di keluarkan dari kampus.
" Gila,, Berani banget Dena ganggu Lona jadi menyesal sendiri kan Dia kan..
" Eh Loe Loe pada cepet buka ponsel kalian, berita tentang keluarga Dena menjadi tranding topik hari ini
" Astaga,, serius gue gak mau deh cari gara gara dengan Lona kalo akhirnya kayak gini
Beberapa mahasiswi membicarakan semua tentang kebangkrutan keluarga Louren.
-
Lona berjalan seperti memikirkan sesuatu, Meylan yang bersama nya pun merasa heran..
" Lon,, Loe kenapa
" Gak Papa Mey,,
" Loe gak bisa bohong, Loe pasti mikirin sesuatu kan
Lona hanya mengangkat bahunya, dan mereka berjalan menuju parkiran.
" Hei Kak,, Sapa Meyla kepada tiga cowok tampan yang sudah berdiri di depan mobil masing masing
" Hei Mey,, ucap Sandi dan Reno sedangkan Zicko terus menatap Lona yang hanya diam
" gue duluan ya,, Ucap Meylan dan disusul Sandi juga Reno
Zicko dan Lona pun masuk ke dalam mobilnya,
Zicko terus memandang Lona yang masih saja terdiam,,
" Sayang kenapa,, Ucap Zicko
Lona tersenyum dan menggeleng
" Cerita kalo ada apa apa Yang,,
" Engga Kak, Aku gak papa..
Zicko mengusap pipi Lona dan kembali fokus menyetir..
Sebenarnya Lona kepikiran dengan semua pemberitaan keluarga Dena, dia merasa kasihan melihat Dena apalagi saat mereka bertemu di kampus, wajahnya sangat frustasi.
" Kak,, Ucap Lona menatap Zicko
" Apa Sayang,,
" Gimana nasib Dena dan keluarganya setelah ini ya..
Zicko mengeryitkan keningnya,,
" Aku kasihan sama dia Kak,,
" Hei,, sudah sepantasnya dia menerima semua itu Sayang setelah semua yang udah dia lakukan sama kamu..
" Tapi Kak,,-
" Udah ya gak usah pikirin semua itu, yang terpenting sekarang aku gak mau kamu kembali celaka..
Lona terdiam namun dia masih memikirkannya, Zicko tau bagaimana sifat kekasihnya itu,, Lona memang berhati baik dan dia tidak merasa dendam atau marah kepada orang yang selalu berniat mencelakainya..