Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 22


Deg..!!


Zicko langsung menghentikan langkahnya,, dia melihat sesuatu di depan gerbang..


Perasaanya campur aduk menatapnya,,,


Dengan segera dia langsung menuju parkiran menaiki motornya dan langsung melajukannya..


" Ko,, tunggu,, Ucap Sandi..


Reno membulatkan matanya melihat Lona sedang berpelukan dengan seorang laki laki di depan gerbang..


" San,, Loe lihat itu,, Ucap Reno menunjuk ke luar kampus..


" Astaga,, itu bukannya Lona.. Terus laki laki itu, , pantas saja Zicko cemburu..


Sementara Lona terus memeluk Lio, dia sangat merindukan Kakak laki lakinya,,


" Ade kangen,, Ucap Lona sambil terus memeluk Lio


" Abang juga kangen kamu,, Ucap Lio mengusap rambut panjang Lona dan sesekali mengecupnya..


" Kita pulang sekarang,, Abang sangat rindu Mama.. Lanjutnya


" Oke,, Ucap Lona


Mereka pun masuk ke dalam mobilnya,,


-


Sepanjang perjalanan mereka terus bercerita, melepas rasa rindu setelah sebulan tidak bertemu..


" Jadi Abang langsung pulang setelah selesai kuliah,,


" Yes Honey,, Abang sudah sangat merindukan kalian..


Lona tersenyum dan dia terus bergelayutan pada lengan Abangnya..


******


Zicko,, melajukan motornya dengan kecepatan tinggi.. Dia terus terbayar bagaimana Lona memeluk seorang laki laki di depan matanya bahkan mereka terlihat sangat dekat..


Hatinya hancur melihat semua itu, wanita yang di sukainya ternyata sudah memiliki pacar..


" Jadi Lona sudah mempunyai pacar,, bodohnya gue menyukai wanita yang sudah mempunyai kekasih, ". Gumam Zicko


Dia pun kembali melajukan motornya menuju rumah, pikirannya kacau tidak mungkin dia menuju Cafe..


" Loh Sayang,, kamu gak ke Cafe Ucap Mama Mia saat melihat Zicko berjalan


Zicko memang selalu ke Cafe setiap pulang kuliah dan baru pulang ke rumah sore hari..


" Engga Ma,, Zicko langsung ke kamar ya..


Mama Mia terus memandang Putranya,, tidak biasanya Zicko bersikap seperti itu walaupun Zicko memang laki laki dingin namun dia tidak pernah dingin kepadanya..


" Zicko kenapa,, apa ada masalah ya" gumam Mama Mia


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


Lio tersenyum bahagia saat menatap rumah yang sudah sebulan dia tinggalkan,, rumah yang sudah selama 17th dia tinggali bersama Adik juga orang tuanya..


" Abang,, come on.. Ucap Lona sambil menarik tangan Lio


" Yes Honey,,,


Lio dan Lona masuk ke dalam rumahnya yang terlihat sepi dan hanya beberapa pelayan yang terlihat..


" Mam,, Where are You,, Ucap Lona..


" Mam,, lanjutnya..


Biyanka yang mendengar suara putrinya segera keluar kamar,,


" Astaga Honey,, Gak usah teriak.. Mama di ka-mar ..


" Abang,,..


" Mama,, Ucap Lio langsung menghampiri Biyanka dan segera memeluknya erat..


" Abang juga kangen Mama..


Biyanka melepaskan pelukannya dan mengecup kening juga kedua pipi Lio..


Mereka duduk di ruang tengah sambil terus bercerita, melepaskan rasa rindu mereka yang sudah tertahan..


******


Tian yang memeng sudah teu jika Putranya kembali ke Jakarta segera bersiap pulang, dia juga sangat merindukan putranya..


" Ben,, Apa saya masih ada janji.. Ucap Tian


" Tidak ada Tuan,,


" Bagus,, Saya akan pulang karena Lio kembali dari Bandung..


" Baik Tuan,, Hati hati


Tian tersenyum dan segera menuju lift khusus..


-


Tian melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, dia memang sangat merindukan Putranya namun dia juga mengingat akan keselamatan dan memang jalanan sore sangat padat oleh kendaraan lain..


Hingga akhrinya Mobil mewahnya masuk ke dalam halaman rumahnya, terlihat mobil Lio terparkir di sana.


Tian segera turun dan berjalan masuk ke dalam rumahnya..


" Papa,, Ucap Lio saat menatap Tian yang tengah tersenyum kepadanya..


Tian segera memeluknya,,


" Apa kabar kamu Nak,, Ucap Tian saat melepaskan pelukannya..


" Baik,, Papa sendiri gimana


" Seperti yang Abang lihat,, Papa harus sehat karena mesti mengurus kalian.. Ucap Tian terkekeh


Tian dan Lio kembali duduk di sana dan mereka kembali bercerita saling melepas rasa rindunya..


******


Sementara Zicko,,


Sedari pulang kampus dia belum keluar kamarnya,, lucu memang seperti seorang perempuan yang sedang patah hati namun Zicko pun merasakan hatinya sesak saat melihatnya, bahkan bayangan mereka terus ada dalam pikirannya membuat hatinya semakin hancur..


Tok,, tok,, tok,,


" Zicko,, Mama boleh masuk Sayang.. Ucap Mama Mia


" Masuk Ma,, Ucap Zicko dari dalam


Mama Mia membuka pintunya dan terlihat Zicko berada di atas ranjang..


" Apa mama boleh bicara,,


" Kenapa Ma,


" Apa kamu sedang ada masalah,,


Zicko menggeleng, dia tidak mungkin bercerita,, Mama Mia belum tau tentang Lona..


" Terus kamu kenapa,, Mama Liat kamu sedang ada pikiran,, apa mau cerita sama Mama..


" Engga Kok Ma,, Zicko cuma capek aja..


" Bener,,


" Iya Mam,, Zicko gak lagi ada masalah Kok, Mama gak usah khawatir ya..


" Ya Sudah,, kalo gitu Mama keluar dulu ya..


" Ya Ma,,


Mama Mia tersenyum dan berjalan keluar, namun dia menoleh dan kembali menatap putranya yang terlihat melamun..


Tapi,, Mama Mia tidak bisa memaksa Zicko untuk menceritakannya..