
Keesokan Harinya,,
Tian mengantar Lona menuju kampusnya dan mobil mereka berhenti tepat di depan gerbang kampus..
" Thanks Pa,, udah anterin Ade.. Ucap Lona tersenyum menatap Tian
" Your Welcome Honey,, Ucap Tian tersenyum menatap putrinya..
" Ade masuk dulu ya Pa,,
Papa hati hati dijalan,, Bye..
" Bye Honey,,
Tian kembali melajukan mobilnya,, sedangkan Lona langsung masuk ke dalam kampus..
Lona menoleh ke arah parkiran dan tersenyum saat melihat motor Zicko sudah terparkir di sana,,
" Kenapa senyum liat parkiran,, Senang karena tau Zicko udah berangkat.. Ucap Dena yang tiba tiba berada di samping Lona..
" Sorry Maksudnya,,
" Gak usah seneng karena Zicko perhatian sama Loe,, asal Loe tau gue gak akan biarin itu terjadi..
Dena langsung meninggalkan Lona setelah mengatakannya,,
Lona terus menatap Dena bingung, dia heran dengan sikap Dena yang selalu tidak suka dengannya..
" Perasaan gue gak pernah bikin masalah sama Kak Dena, kenapa dia musuhin gue ya"
Lona mengangkat bahunya dan berjalan menuju kelasnya..
namun terdengar ponselnya berdering dan Lona langsung mengambilnya ternyata Meylan lah yang menelponnya..
" Kenapa Mey,,
" Lon,, gue lagi di perpus.. Loe ke sini ya.. Eh tapi Loe udah dateng belum
" Gue baru aja sampai,, ya Udah gue langsung ke Perpus deh
Lona menyimpan ponselnya dan berjalan menuju perpustakaan..
Banyak pandang mata menatapnya, namun mereka hanya bisa mengagumi wajah cantik primadona kampus mereka karena gosip tentang kedekatan Lona dan Zicko sudah tersebar..
-
Sementara di Kelas,,
Zicko, Sandi juga Reno sudah berada di sana, Sandi dan Reno terus bercanda sedangkan Zicko hanya mendengarkan ocehan dari kedua temannya..
" Stst,, Ko,, Liat tuh di depan.. Ucap Reno
" Apa an si,, Ucap Sandi yang merasa penasaran
" Astaga primadona kampus kita makin hari makin cantik aja,, Ucap Reno
Zicko segera menoleh, dan ternyata Lona lah yang berjalan melewati kelas mereka.
Zicko terus menatapnya tanpa kedip, yang diucapkan Reno memang benar..
" Eh tapi mau kemana Lona pagi pagi,, Ucap Sandi
" Ko,, Loe gak susulin belahan hati Loe.. Ucap Reno
" Dia mau ke Perpus,, Ucap Zicko santai
Sandi dan Reno langsung menatap Zicko yang terlihat santai,,
" Kok Loe tau,, Ucap mereka bersamaan
" Lagian mau kemana lagi, kan memang dia jalan ke arah Perpus..
Sandi dan Reno saling pandang dan mereka tertawa bersama..
Perpustakaan kampus memang berada dekat dengan kelas mereka dan Lona memang akan ke sana menemui Meylan..
" Gue bakal buat perhitungan sama Loe, Loe bener bener udah merebut posisi gue di kampus ini "
Mona terus menatap Dena yang terlihat kesal sambil meremas pena ditangannya..
" Sabar ya,, gue bakal bantu Loe jauhin Dia dari Zicko Ucap Moga sambil mengusap punggung Dena untuk menenangkan..
*********
Hari semakin siang,,
Zicko, Sandi juga Reno masih berada di kelasnya membereskan buku ke dalam tasnya..
Dena berjalan mendekati mereka,,
" Ko,, Loe hari ini ada waktu gak.. Ucap Dena
" Gue duluan,, Ucap Zicko berjalan keluar
" Eh Ko,, tungguin gue.. Ucap Sandi dan disusul Reno
Dena membulatkan matanya menatap mereka mengabaikannya, bahkan mereka seperti tidak menganggap dirinya ada di sana..
-
Sandi dan Reno mengejar Zicko..
" Loe jahat banget,, kasihan si Dena Loe abaikan terus..
" tapi gue bingung sama tuh cewek,, gak putus asa ngejar Loe terus Ko..
" Secara Dena kan udah suka Zicko lama walaupun selalu di tolak..
Sandi dan Reno tertawa mengingat Dena yang sudah berapa kali menyatakan perasaanya kepada Zicko dan selalu saja di tolak bahkan Zicko selalu saja bersikap cuek kepadanya...
Deg..!!
Zicko langsung menghentikan langkahnya,, dia melihat sesuatu di depan gerbang..
Perasaanya campur aduk menatapnya,,,
Dengan segera dia langsung menuju parkiran menaiki motornya dan langsung melajukannya..