Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
THE FRIST NIGHT


Reno dan Aruni telah tiba dirumah.Mereka segera turun dari mobil.Kedua nya memasuki rumah dengan bersamaan.


"Lho kok,kalian bisa pulang barengan?" tanya mama ketika bertemu dengan Reno dan Aruni diruang keluarga.


"Asaalamualaikum." ucap Aruni sambil mengecup punggung tangan mama mertua nya. "Iya ma,tadi aku kekantor mas Reno dulu." ucap Aruni.


"Ooh,gitu.Jadi kamu yang jemput Reno gitu?" tanya mama.


"Iya ma." jawab Aruni sambil tersenyum.


"Lain kali ga perlu kaya gitu.Kamu kan juga habis pulang kerja.Pasti capek,jadi langsung pulang aja." ucap Mama menasehati.


"Iya ma." jawab Aruni singkat.


"Ga apa-apa lah mah,mana nya juga penganten baru,jadi mau nya berduan terus.Ya ga boy?" ucap papa.


"Hahahhahahah iya pa bener." jawab Reno sambil tertawa.


"Ish,kamu ini." ucap mama sambil mencubit lengan anak nya.


"Aww..sakit mah!" pekik Reno. " Udah ah,aku sama Runi ke kamar dulu ya." ucap Reno pamit.


"Iya." ucap mama


Reno dan Aruni pun kemudian berjalan menuju kamar mereka yang berada dilantai dua.


"Mas,aku mandi duluan ya." ucap Aruni sambil membuka kerudungan nya.


"Iya,nanti saya nyusul."jawab Reno pelan.


"Mau nyusul kemana?"


"Ya kekamar mandi lah.Masa ke pasar."


"Lah,mau ngapain?"


"Mau mandi bareng."Ucap Reno sambil nyengir.


"Ish,apaan sih." ucap Aruni yang langsung meninggalkan suami nya.


Reno tak menjawab ucapan Aruni.Dia hanya menggelengkan kepala nya sambil tersenyum melihat tingkah istrinya itu.


Reno kemudian memainkan ponsel nya sambil menunggu istrinya selesai mandi.


Dia membuka pesan masuk pada ponsel nya.


Ada beberapa pesan masuk dari Vero disana. Reno kemudian membuka satu persatu pesan dari Vero, yang isi nya permintaan maaf pada diri nya dan juga Aruni.


Reno hanya membalas singkat pesan dari Vero dengan kata "Iya." dan kemudian menghapus semua pesan yang dikirim oleh Vero.Reno tidak ingin Aruni salah paham dengan nya.Karena pesan yang dikirim oleh Vero untuk nya.


Reno kemudian merebahkan tubuh nya.Dia merasa lelah sekali,karena pekerjaan nya sangat banyak hari ini.


Dua puluh menit kemudian Aruni keluar dari kamar mandi dengan jubah mandi nya.


Reno yang melihat itu hanya dapat nenelan saliva nya.Namun tiba-tiba mata nya tertuju pada handuk yang menutupi kepala Aruni. Reno kemudian tersenyum licik.


"Hem,sudah keramas rupanya dia."gumam Reno saat melihat istrinya melintas dihadapan nya.


Reno kemudian berjalan menuju kamar mandi.


Sementara Aruni mengganti pakaian nya.Dan kemudian dia mulai mengeringkan rambut panjang nya dengan hairdryer.Aruni tampak menyisir rambut nya didepan meja rias.


Tak lama Reno keluar dari kamar mandi,dia langsung memasuki ruang wadrobe untuk mengunakan pakaian nya.


Aruni yang masih mengeringkan rambut nya hanya melihat pantulan diri suami nya dari dalam cermin dihadapan nya.


"Run,nanti shalat berjamaah ya dibawah." ucap Reno ketika sudah keluar dari ruang wadrobe.


"Iya mas." jawab Aruni pelan.


"Kamu,sudah bersih kan?" bisik Reno pada kuping Aruni.


Aruni tak langsung menjawab ucapan suaminya itu.Dia berusaha menelan saliva nya dengan susah payah. "I..Iya mas." jawab Aruni terbata.


Reno hanya tersenyum dan kemudian dia mengecup kening istrinya.


"Sudah mau magrib,kebawah yuk."ajak Reno.


Aruni hanya menganggukan kepala nya.Rasanya dia mulai gugup mendengar ucapan suami nya tadi.


Waktu shalat magrib pun tiba.Seluruh anggota keluarga tuan Herlambang pun melaksanakan kewajiban nya sebagai seorang muslim.


Reno yang saat itu menjadi imam.Semua anggota keluarga menjalankan kewajiban nya dengan khusyuk.


Hal-abeoji dan halmeoni Reno pun masih ada dirumah itu.Mereka belum kembali kekorea kaream masih ada satu rangkaian acara dalam pernikahan Reno yaitu ngunduh mantu.Jadi rumah besar itu masih terasa ramai.


Selesai shalat berjamaah.Mereka pun tak langsung meninggalkan tempat mereka.Mereka masing-masing memanjatkan doa pada sang pencipta.


Selesai berdoa mereka pun menuju ruang keluarga bersama-sama untuk sekedar berbincang-bincang menunggu waktu makan malam.


Setelah selsai berbincang-bincang,seluruh anggota keluarga Herlambang pun kemudian melakukan makan malam bersama.Mereka makan malam dengan tenang.Tak ada satu pun yang menbuka suara saat makan malam berlangsung.


Selesai makan malam Reno dan Aruni pun kembali kekamar mereka.


"Mas,aku mau cerita sesuatu sama kamu." ucap Aruni ketika sudah sampai didalam kamar.


" Soal Natasya." ucap Aruni pelan.


"Natasya? kamu tau dari mana soal Natasya?" tanya Reno panik.


"Tadi waktu dirumah sakit dia datang nemuin aku mas.Terus dia marah-marah sama aku,dia minta aku untuk membebaskan suami nya dari penjara."


Reno tak langsung menjawab ucapan Aruni.Dia memeluk tubuh Aruni,seketika itu pula air mata Aruni pun tumpah dipelukan suami nya.


"Mas,kenapa sih masalah nya jadi serumit ini?"


"Suuttt.Jangan sedih ya,saya janji.Akan selesaikan masalah ini secepat mungkin."


"Tapi aku takut mas,Natasya tadi juga bilang kalau aku ga bisa mengeluarkan suami nya.Dia kan membuat hidup aku ga tenang."


"Udah ah jangan dipikirin omongan dia.Sekarang kamu tenang aja,biar saya yang urus semua ya."


Reno dan Aruni pun kemudian melakukan kewajiban nya sebagai seorang muslim.Mereka melaksanakan shalat isya berjamaah didalam kamar.


Selesai sahalat Reno kemudian mengganti pakaian nya dengan baju tudur nya.Sementara Aruni sedang sibuk dengan ritual nya menggunakan skincare nya.Mulai dari body lotion sampai pelembab wajah nya.


Reno kemudian berjalan mendekati istrinya.


"Sudah malam,bobok yuk?" ajak Reno sambil berbisik.


Aruni yang diperlakukan seperti itu hanya bisa diam dan menelan saliva nya dengan susah payah.


"Jangan lupa ganti baju ya.Saya sudah siapkan didalam." ucap Reno lagi.


"I..I..Iya mas." ucap Aruni terbata.


Aruni pun kemudian memasuki ruang wadrobe.Dia kemudian terperangah saat melihat pakaian tidur yang Reno siapkan untuk nya.Sebuah lingerie berwarna merah menerawang,yang memperlihatkan semua bagian tubuh sipengguna.


Aruni pun mencoba untuk memakai lingerie tersebut.Saat ia melihat pantulan diri nya dicermin dia pun berteriak.


Sontak menbuat Reno yang sedang terbaring melompat dari tempat tidur dan menghampiri diri nya.


"Kamu kenapa Run?" tanya Reno panik ketika mendengar teriakan istrinya.


"Mas Reno jangan masuk." ucap Aruni sambil menutupi bagian vital nya dengan kedua tangan nya.


Reno yang mengerti akan apa yang terjdi pada istrinya hanya dapat tersenyum.Dia kemudian malah mendekati istrinya.Dan membuat Aruni memundurkan langkahnya.


"Mas,mau ngapain maju-maju?"


"Ya mau nolongin kamu lah."


"Ga usah mas,aku bisa sendiri."


Tanpa pikir panjang Reno yang sudah mulai b*r*h* itu pun langsung menggendong istri nya ala bridal style.


Reno menggendong istri nya sampai keatas tempat tidur.Sementara Aruni yang digendong hanya bisa menyembunyikan wajah nya didalam pelukan suami nya.Aruni merasa sangat malu.Dia tidak kuasa menatap suami nya.


Reno pun menurunkan Aruni diatas ranjang besar milik nya dengan perlahan. Saat Reno menurunkan Aruni diatas ranjang mata mereka saling bertemu.Cukup lama Reno menatap intens wajah istrinya itu.


"Boleh saya minta hak saya sekarang?" tanya Reno pelan pada Aruni.


"Bo..bo..leh mas." Jawab Aruni terbata.


"Bismillahirahmannirahim." ucap Reno.


Reno kemudian mulai mencumbui istrinya.Dia mulai mengecup kening istrinya dan kemudian berpindah pada leher mulus istrinya.Tak cukup sampai disitu Reno pun tak lupa untuk m*l*m** b*b*r ranum istrinya.


Tangan Reno pun tak mau kalah,tangan itu sudah bergerilia menyusuri tiap lekuk tubuh istrinya.


Reno kemudian mulai memasuki kawasan yang membuat nya penasaran.Dua benda kenyal milik Aruni kini sudah dikuasai nya.


Aruni yang mendapat perlakuan itu dari suami nya hanya dapap menggeliat dan m*n**s*h.


"Sayang,suaranya keluarin aja.Jangan ditahan." ucap Reno disela-sela kesibukan nya.


Aruni hanya menganggukan kepala nya.


Reno masih bermain diarea dua benda kenyal milik Aruni.Tak lama kemudian Reno mulai menurunkan lagi wajah nya.Ketika smapai di area **** *,Reno pun menghentikan aksinya.Karena melihat **** * milik istrinya masih tertutup oleh jistrings.


Perlahan Reno menurunkan jistrings itu dari tubuh istri nya.


Reno memuali aksi nya lagi,hingga akhir nya penyatuan akan dirinya dan Aruni pun benar-benar terjadi.Reno tergolek lemas disamping istrinya saat sudah menuntaskan hasrat nya,sementara Aruni tak kalah lemas nya dari Reno.


Reno mencoba membawa tubuh Aruni kedalam pelukan nya.Dan menyelimuti tubuh istrinya berdua dengan nya.


Aruni kini sudah sepenuh nya menjadi milik Reno.Dia benar-benar bangga karena memiliki istri seperti Aruni yang bisa menjaga marwah nya hanya untuk suami nya.Karena Reno merasakan ada cairan hangat yang keluar dari bagian yang sudah dirobek oleh nya.Dan saat dia melihat untuk memastikan nya ternyata benar.Ada noda darah di atas sprey yang kini mereka tiduri.Dan itu membuat Reno tersenyum puas.


Berkali-kali Reno mengecup kening istri nya.Aruni yang tampak masih kesakitan hanya dapat tersenyum sambil memejamkan mata nya.


"Sekali lagi ya." ucap Reno pelan.


Dan Aruni hanya mengangguk pelan.Karena ia tahu jika menolak ajakan suami itu dosa besar.


Sampai akhir nya entah berapa kali permaiman panas itu mereka mainkan.Reno berkali-kali tergolek lemas diatas tubuh istrinya.Begitu juga dengan Aruni,entah sudah berapa kali erangan dan rintihan yang keluar dari mulut nya.


Reno pun merasa cukup puas untuk malam ini.Karena apa yang dia tunggu-tunggu akhir nya terlaksana.Sampai akhir nya mereka beruda tertidur pulas sambil berpelukan.


next bab ya..šŸ˜„