
Zicko berjalan menuju kamarnya, dia akan beristirahat sebentar dan akan menjemput Lona pulang kuliah.
" Akhirnya sampai Jakarta juga, mending gue mandi dan siap siap jemput Lona..
Dia pasti seneng,, gue juga kangen banget "
Zicko meletakan kopernya, dan dia berjalan menuju sisi ranjang untuk meletakan ponselnya diatas Nakas namun matanya melihat sebuah amplop coklat yang berada di atas Nakas.
Dia pun merasa penasaran dan langsung membukanya,,
Terlihat kertas putih bertuliskan Rumah Sakit Siaga dengan semakin penasaran Zicko membacanya betapa bahagianya saat tau isi dalam kertas tersebut yang menyebutkan jika Lona sedang mengandung dengan usia kehamilan empat minggu.
Zicko kembali mengambil kertas kecil dari dalam amplop yang ternyata merupakan hasil USG.
" Astaga,, Lona hamil dan gue akan menjadi seorang Ayah " Ucap Zicko tersenyum dengan terus menatap foto Usg..
" Lona " Lanjutnya dan langsung mengambil kunci mobil
Zicko langsung berlari turun, dia akan menjemput Lona karena sudah tidak tahan untuk memeluk istrinya karena rasa bahagianya sampai dia melupakan rasa lelahnya..
" Zicko, Nak kamu mau kemana lagi " Ucap Biyanka saat melihat Zicko berjalan keluar
" Jemput Lona Mam "
Biyanka menatap heran dengan menantunya, namun dia hanya bisa mengangkat bahunya karena mungkin Zicko sudah sangat rindu dengan Lona.
" Mas Zicko mungkin sudah sangat rindu sama Mba Lona Nyonya " Ucap Bik Usi yang juga melihat Zicko keluar
" Iya Bik,, Jadi keinget saat Muda dulu " Ucap Biyanka tersenyum mengingat dirinya juga Tian dulu
-
Zicko langsung melajukan mobilnya keluar menuju kampus, padahal tubuhnya sangat capek bahkan pusing di kepalanya pun masih pusing namun Zicko melupakan semua itu karena hanya ingin segera bertemu dengan istrinya.
Zicko melajukan mobilnya dengan kecepatan rata rata, memang antara rumah ke Kampus jaraknya lumayan jauh dan dia berharap jika Lona masih di kampus.
-
Lona mengajak Anisa dan Meylan ke kantin karena perutnya sangat lapar, mungkin karena sekarang di dalam perutnya ada bayi dan juga membutuhkan asupan makanan..
" Lon,, pelan pelan,, Loe laper banget ya" Ucap Anisa
" Loe tumben banget sih Lon, Loe gak sarapan tadi pagi " Lanjut Meylan
Kedua sahabatnya memang belum tau jika Lona sedang hamil karena memang Lona baru akan menceritakan kepada mereka setelah Zicko tau Nanti.
Mereka sampai di Kantin dan Anisa memesankan makan untuk mereka bertiga dan tidak lama Anisa kembali bergabung dengan membawa makanan mereka.
Lona begitu menikmati makanannya, Untung anak dalam kandungannya tidak rewel dan mau di ajak kuliah juga bisa diajak makan apa saja, bahkan Lona malah lebih sering makan dan tidak memilih makanan.
-
Zicko sampai di depan kampus, dia akan masuk ke dalam parkiran namun dia urungkan dan dia mengambil ponselnya untuk menghubungi Lona.
Tut,, tut,,
Tidak lama terdengar suara Lona dari seberang,,
" Halo Kak " Ucap Lona
" Sayang, Kamu sudah selesai kelasnya kan"
" Kamu keluar ya,, Aku di luar "
Tidak ada jawaban dari Lona namun panggilannya malah terputus..
" Halo,, Sayang,, " Ucap Zicko khawatir
Dia kembali menghubungi Lona namun tidak diangkatnya semakin membuatnya khawatir, Zicko pun segera membuka pintu mobilnya..
Tiba tiba matanya menatap seorang wanita cantik yang berjalan keluar, dengan segera Zicko keluar mobil dan tersenyum..
Zicko langsung menghampiri Lona dan memeluknya erat, dia melupakan jika mereka berada di tempat umum rasa rindunya, rasa bahagianya mengalahkan semuanya membuatnya ingin terus memeluk Lona.
Begitu pula dengan Lona, dia sangat merindukan suaminya,, mereka sudah tidak bertemu hampir lima hari dan membuat mereka sangat rindu.
" Terima kasih Sayang,, " Ucap Zicko dengan masih memeluk Lona.
Lona merasa bingung dengan ucapan Zicko, dia melepaskan pelukannya dan menatap wajah tampan suaminya.
" Terima Kasih Sayang " Ulang Zicko tersenyum
" Terima kasih,, maksud kak Zicko " Ucap Lona bingung
" Kita Masuk ke Mobil ya "
Lona hanya menurut dengan seribu pertayaan dalam otaknya, bingung kenapa suaminya sudah ada di Jakarta dan menjemputnya, bingung karena Zicko mengucapkan terima kasih kepadanya.
Zicko membuka pintu mobilnya dan Lona masuk ke dalam dengan masih bingung.
Zicko kini sudah masuk dan duduk di kursi kemudi tersenyum menatap Lona yang masih dengan wajah bingungnya..
" Sayang,, Aku sangat bahagia,, terima kasih"
" Kak Zicko kenapa sih,, kenapa dari tadi ngomong terima kasih.. Untuk apa Kak "
" Terima kasih karena di dalam sini ( Ucap Zicko mengusap perut Lona yang masih rata) sudah ada calon anak kita sayang.
Lona menatap Zicko,,
Kenapa malah suaminya tau, padahal dia sama sekali belum memberitahunya..
" Aku lihat ini Yang, Dan Aku sangat bahagia"
Lona menatap amplop coklat yang berisi pemeriksaan kandungannya, dia pun tersenyum dan langsung memeluk Zicko erat,,
Zicko membalasnya dan terus mengecup kening Lona.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Guys,,,
Sorry buat Kalian menunggu lama,, Tapi kalian luas gak Nih sama kelanjutan ceritanya.. 🤔🤔
Info Next Eps selanjutnya tayang jam 10 besok ya, Kalian sabar dong menunggu Oke.. 😉😉😉
Upss,,,
Btw sudah mampir belum Nih dengan Novel saya Lainnya Pernikahan Pembayar Hutang yang gak kalah seru, romantis juga yang pasti akan membuat kalian Baper parah.
Jangan Lupa juga Like, Vote komen Juga Rate kalian Yuk,, 😍😍😍