
Reno, Meylan juga Anisa sudah berada di Rumah Sakit dan mereka sudah bersama Sandi juga Mia di sana.
" Terima kasih ya, jadi ngerepoti kalian tiap hari ke Rumah Sakit " Ucap Mia
" Engga Kok Tan, lagian Mas Zicko juga kan teman kita " Ucap Anisa
" Bener Tan, sudah seperti keluarga " Lanjut Meylan
" Tante gak nyangka ternyata Zicko di kelilingi orang orang yang baik "
" Itu karena Zicko orang yang baik juga Tan " Ucap Reno
Mia tersenyum dan menatap Zicko yang masih terbaring,,
" Zicko,, kamu bangun sayang,, semua teman teman kamu menunggu kamu, Mereka tiap hari menjenguk kamu, apa kamu gak ingin kembali bertemu dengan mereka "
" Oya Tan,, Kita tinggal sebentar ya mau ke ruangan Lona " Ucap Anisa
" Oya Sayang,, Kalian temani Lona ya hibur dia biar dia tidak sedih dan biar lukanya sembuh "
" Iya Tante,, kami permisi " Ucap Meylan
Anisa dan Meylan berjalan menuju ruangan di mana Lona di rawat, ruangan mereka memang tidak jauh,,
Tok,, tok,, tok,,
" Permisi " Ucap Anisa
" Masuk " Ucap Tian dari dalam
" Oh Ya Masuk Nisa, Meylan " Ucap Tian tersenyum
" Iya Om, terima kasih "
" Lona,, " Ucap Anisa dan Meylan bersama
" Hai,, Kalian ke sini sama siapa "
" Kak Reno" Ucap Meylan
" Em,, Honey,, Papa tunggu di luar ya Sayang " Ucap Tian mengusap rambut Lona yang tersenyum
" Om tunggu di luar ya,, "
" Oke Om "
Anisa dan Meylan duduk di samping Lona dan memandang wajah Lona, masih sangat pucat, matanya sangat sembab dan terlihat lebih kurus.
" Udah mendingan Kok Mey "
" Lon, Loe jangan banyak gerak dulu Oke, Loe sembuh dulu mendingan deh " Ucap Anisa
Lona tersenyum,,
" Em,, kalian udah ngeliat kak Zicko " Ucap Lona
" Loe gak perlu khawatir ya, gue yakin Kak Zicko akan sembuh dan kembali bersama kita eh,, sorry maksud gue kembali bersama Loe " Ucap Meylan tersenyum
" Pasti dong,, So,, Loe harus sembuh karena setelah Loe sembuh Loe bisa menemani Mas Zicko dan gue yakin jika Mas Zicko lihat Loe seperti ini, dia akan sedih, tapi kalo Loe sembuh Kak Zicko juga pasti akan sembuh "
" Thanks ya,, Kalian memang sahabat sahabat gue, gue seneng punya sahabat seperti kalian "
" Kita juga seneng bisa kenal juga sahabatan bareng Loe"
Mereka terus mengobrol di sana, bahkan kini Lona sudah bisa tersenyum dengan adanya Anisa juga Meylan di sana,
Setidaknya Lona bisa melupakan masalahnya sebentar dan tertawa bersama kedua sahabatnya.
Tanpa mereka sadari,
Tian terus mendengarkan semua obrolan mereka, Tian merasa senang Lona bisa memiliki teman teman seperti mereka yang bisa kembali membuat Lona tersenyum dan melupakan kesedihannya.
" Papa sangat senang melihat kamu kembali tersenyum Honey, Papa akan melakukan apa pun untuk kebahagian kamu "
Tian kembali menutup pintunya, dia berjalan menuju ruang di mana Zicko di rawat.
Tian memang sudah tau jika Zicko sudah melewati masa kritis, namun dia belum memberitahu kepada Lona karena supaya Lona bisa beristirahat dulu.
" Om Tian " Ucap Sandi saat melihat Tian masuk
" Bagaimana keadaan Zicko "
" Zicko sudah melewati kritisnya namun dia masih belum sadar " Ucap Mia
" Zicko pasti akan sadar, Kamu yang sabar ya"
Setelah cukup lama berada di sana, Tian kembali keluar bersama Sandi dan Reno mereka terlihat duduk di kursi tunggu.
Sedangkan Mia menunggu Zicko di dalam ruangan sama halnya dengan kedua gadis cantik yang masih saja betah berada di dalam ruangan bersama Lona.
Mereka sengaja membiarkan mereka mengobrol, untuk bisa membantu Lona melupakan kesedihannya.