
Hari terus berganti,,
Dan masih sama seperti biasanya Zicko, Sandi juga Reno berada di kelasnya namun Reno terlihat berbeda beberapa hari ini dia lebih banyak diam dan seperti memikirkan sesuatu..
" Ren,, Loe kenapa gue liat beberapa hari Loe banyak diem Ucap Sandi
" Loe lagi ada masalah Ren, Lanjut Zicko
Namun Reno hanya menggeleng,,
" Terus kenapa Loe jadi diem,,
Reno menghela napasnya,,
Dia memikirkan ucapan Meylan saat itu dan dia sama sekali tidak mengerti.
" Ren,, Ucap zicko menatap Reno
" Gue lagi bingung guys,, Ucapnya frustasi
" Maksud Loe,,
" Kalian ingat kan ucapan Meylan waktu itu..
" Nembak Romantis,, Ucap Zicko dan Reno mengangguk
" Lah terus kenapa Loe malah bingung,, harusnya Loe seneng berarti Meylan juga suka sama Loe,, Ya Udah Loe tempak dia aja kenapa Ucap Sandi
" Gue tau,,
Cuma gue bingung caranya, dan Kalian tau Meylan minta yang romantis
Zicko dan Sandi menggeleng,, ini lah Reno teman mereka, dia memang belum pernah menyatakan perasaannya kepada cewek.
" Oke,, Gue dan Zicko bakal bantuin Loe..
Kita bakal siapin semuanya dan Loe tinggal siapin diri Loe aja Ucap Sandi
" Gue juga minta tolong Lona,, Ucap Zicko
" Thanks guys,, kalian memang teman terbaik gue Ucap Reno
******
Zicko sudah menceritakan semua kepada Lona dan dia akan mengurus masalah Meylan..
" Ya Udah Yang,,
Malam ini kamu ajak Meylan ke Cafe aja ya,,
" Beres Kak,, Ucap Lona dengan mengacungkan jempolnya
" Aku ke Cafe dulu ya, kamu gak papa kan bareng Meylan
" Iya Gak Papa,,
" Hati hati,,
Kalo sampai rumah langsung kabari,, Ucap Zicko mengusap rambut Lona
" Iya,,
Kakak juga hati hati
Zicko mengangguk dan masuk ke dalam mobilnya,,
" Sorry Lama,, Ucap Meylan yang baru dari toilet
" Gak papa
" Loe jadi pulang bareng gue kan Lon,,
" Iya Jadi,,
" Ya Udah yuk,,
Mereka masuk ke dalam mobil, dan melajukannya keluar kampus.
" Oya Mey,,
Malam ini Loe temani gue yuk,,
" Kemana,,,
" Brians Cafe,,
" Lah kan itu Cafe punya Kak Zicko, kenapa Loe minta gue temenin,,
" Kak Zicko hari ini sibuk,, dan gue pengin nongkrong di sana.. Temenin gue ya Please Ucap Lona memohon
" Iya Iya gue temenin,,
Lon tersenyum dan mengambil ponselnya untuk memberi tahu Zicko jika nanti malam Meylan mau diajak ke Cafe
*******
Hari sudah sore,,
Lona sudah bersiap, dia menunggu Meylan yang akan menjemputnya
" Honey,, mau kemana Ucap Tian yang baru keluar kamarnya
" Cafe Pa,,
" Brians Cafe Ucap Tian dan Lona mengangguk
" No Pa,, Meylan yang jemput
" Loh Kok,,
" Jadi sebenarnya Kak Reno mau nembak Meylan Pa, dan Kak Zicko juga Kak Sandi sedang menyiapkan semuanya
Tian mengangguk, dia tau semua itu urusan anak muda karena dia pun pernah muda..
Lona memeluk lengan Tian dan berjalan turun terlihat Biyanka yang masih menyiapkan makan di meja makan.
" Hei Mam,, Sapa Lona mengecup Pipi Biyanka
" Loh kamu mau kemana,,
" Cafe Ma,,
" Brians Cafe,,
Lona tersenyum dan mengangguk dan terdengar suara mobil dari depan rumahnya,,
" Itu pasti Meylan,, Ucap Lona
" Meylan,, Ucap Biyanka bingung
" Anak muda sayang,, Ucap Tian menghampiri Biyanka yang masih terlihat bingung
" Kok bukan Zicko,,
" Nanti Mas ceritain Oke
" Halo Om,, Tante sapa Meylan mencium punggung tangan mereka
" Halo sayang, Kamu apa kabar
" Baik,, Tante dan Om sendiri gimana
" Kami baik,,
" Pa, Ma,, kita jalan dulu ya..
" Iya Honey,, hati hati..
" Have Fun Honey,, Ucap Tian dan Lona tersenyum..
******
Brians Cafe sudah di sulap menjadi tempat yang sangat romantis, dan untuk malam ini Brians Cafe di tutup dari pengunjung,,
" Kok gue deg degean ya,, Ucap Reno memegang dadanya
" Baru aja mau nembak cewek, gimana mau nikah coba Ucap Sandi
" Sok tau Loe,, kaya udah pernah nikah aja
" Kakak gue yang cerita,,
Zicko menggeleng dan dia merogoh saku celananya karena ponselnya berdering,,
Dan ternyata itu adalah pesan dari Lona mengabarkan jika mereka sudah berada di jalan.
" Mereka udah di jalan, bentar lagi sampai ucap Zicko.
" Aduh,, gue harus gimana ini, Gue bingung
" Astaga Bambang,, Biasa aja kenapa sih Loe Ucap Sandi
" Minum,, Minum,, gue butuh minum Ucap Reno berjalan masuk
Zicko dan Sandi terkekeh menatap temannya yang sangat aneh,,
****
Meylan dan Lona sampai di depan Cafe, mereka turun dan berjalan masuk namun Meylan merasa heran karena Cafe terlihat sangat sepi padahal biasanya Cafe pasti selalu ramai.
" Eh Tumben kok sepi banget,, Ucap Meylan
" Em,, Belum pada dateng kali Mey,,
Ya Udah yuk Masuk
Meylan mengangguk dan Lona menggenggam tangan Meylan, namun saat mereka akan masuk tiba tiba Zicko berjalan menghampiri mereka,,
" Hai Sayang,, Ucapnya tersenyum
" Hai Kak,,
" Mey,, bentar gue pinjem Lona dulu ya Ucap Zicko menggandeng tangan Lona
" Pasti kan, gue ditinggalin.. Terus ngapain ngajak gue coba kalo mereka cuma mau pacaran". Gumam Meylan kesal.
Meylan pun berjalan masuk ke dalam dengan perasaan kesalnya, namun langkahnya terhenti saat melihat pemandangan yang membuatnya membulatkan matanya,,
Semua ruangan dikelilingi dengan Lilin dan suasana yang sangat romantis,,
Meylan menatap bingung,, dia pun membalikan tubuhnya untuk keluar karena dia mengira jika Brians Cafe sedang di sewa oleh seseorang,,
Langkahnya kembali terhenti saat terdengar suara seseorang memanggilnya,,
" Meylan,,
Meylan membalikan tubuhnya,
Dia membukatkan matanya saat melihat seseorang berdiri dengan memegang bunga dan tersenyum kepadanya..