
Lona terus menatapnya dia pun tersenyum,,
" Kak Zicko ucapnya,,
Zicko menatapnya dan tersenyum,,
flashback
Zicko melajukan motornya namun dia melihat Lona masih duduk di Halte depan kampus sambil memainkan ponselnya, dia pun melihat jika Lona merasa kepanasan..
Sebenarnya Zicko akan mengabaikannya namun perasaanya tidak bisa di bohongi jika dirinya menyukai Lona dan dia tidak bisa membiarkan wanita yang disukainya duduk sendiri dan kepanasan di sana..
Apalagi Zicko tau jika Lona tidak bisa sedikit kena panas pasti dia akan kembali mimisan..
" Kenapa Loe nunggu di sini dan bukan di dalam Ucap Zicko menatap Lona
" Gak Papa Kak,,
" Tapi di sini panas dan Loe kan gak bisa kena panas,,
Lona terus menatap Zicko yang terus menutupi kepalanya agar tidak terkena panas..
Lona akui Zicko sangat tampan dan dia sangat perhatian dengannya sampai jantungnya berdetak kencang apalagi dengan posisi mereka saat ini yang sangat dekat..
Tiba tiba ponsel Lona berdering dan Lona langsung mengangkatnya..
" Halo Mang Kus,, Ucap Lona
" Apa,, terus ini Mamang dimana
" Ya Udah Ade pulang naik taxi,,
" Iya Gak Papa Mang,, Mamang juga hati hati ya..
Lona kembali menyimpan ponselnya..
" Kenapa, Loe gak dijemput,,
" Mobilnya mogok,,
" Ya Udah gue anterin Loe pulang
" Eh gak usah Kak,, gue naik taxi aja..
" Gue anterin Loe,, Ucap Zicko menggenggam tangan Lona menuju motornya..
Zicko mengambil helm dan memakaikannya di kepala Lona,,
" Udah,, Ucap Zicko menoleh
Lona mengangguk dan berpegang pinggang Zicko,, dan Zicko melajukannya dengan kecepatan biasa..
Selama dalam perjalanan mereka hanya saling diam tanpa adanya pembicaraan sampai akhirnya Lona menyadari jika ini bukan jalan menuju rumahnya..
" Loh Kak,, kita mau kemana Ucap Lona
" Hah kenapa,, gue gak denger Ucap Zicko
Zicko memang samar samar mendengarnya karena dia memakai helm dan juga suara motornya..
" Kita mau kemana,, Ucap ulang Lona
" Apa,,
Lona menghela napasnya dan semakin mendekat, tanpa di sadari wajah Lona menempel pada bahu Zicko..
" Ini bukan jalan ke rumah gue,, kita mau kemana
" Oh,, bentar gue ada urusan.. Loe gak papa kan ikut gue dulu..
" Ya Udah,,
Zicko pun mengangguk dan dia meneruskan jalannya, Lona pun masih dengan posisinya meletakan wajahnya pada bahu Zicko dan tanpa Lona sadari jika ternyata tangannya memeluk pinggang Zicko..
Zicko menunduk dan tersenyum dia pun membiarkan Lona seperti ini dan terasa sangat nyaman..
Lona langsung menarik tangannya saat dia menyadarinya..
" Sorry,, Ucap Lona
Jantung Lona semakin berdetak kencang, dia merasa ada sesuatu dalam perasaanya..
Sementara Zicko tersenyum menatap Lona dari kaca spion..
-
Sampai akhirnya mereka berhenti di depan Brians Cafe,,
Lona turun dari motor dan Zicko membantu melepas helm yang di pakainya..
" Loh Kak,, Kok kita ke sini Ucap Lona heran
" Sebenarnya ada yang mau gue tunjukin sama Loe..
Lona semakin heran namun dia tidak menolak saat Zicko kembali menggenggam tangannya dan mengajaknya masuk..
Zicko terus mengajak Lona masuk dan menuju dalam Cafe, terlihat di sana banyak pegawai yang sedang bekerja dan Zicko memanggil seseorang di sana..
" Ndi,, Ucap Zicko
Andi menoleh dan tersenyum namun dia merasa bingung karena Bosnya bersama seorang wanita..
" Iya Mas,, Ucap Andi
" Tolong siapin minum dan antar ke ruangan saya,,
" Ba-Baik Mas,,
Zicko kembali mengajak Lona masuk ke dalam sebuah ruangan di sana,,
Sejujurnya Lona merasa heran dengan semua ini namun dia bingung harus bagaimana untuk menanyakannya..
" Kak,, Sebenarnya ini Ucap Lona
" Kita duduk ya,, Gue bakal cerita semua ke Loe..
Lona mengangguk dan duduk di sofa, tidak lama Andi pun masuk dengan membawa jus juga cemilan..
" Silahkan Mas,, Mba.. Ucap Andi ramah
" Terima kasih,, Ucap Lona tersenyum
Andi tersenyum dan dia kembali keluar meninggalkan bosnya..
" Kak,, Ucap Lona
Zicko menatap Lona, mungkin sudah saatnya dia menceritakan Brians Cafe kepada Lona..
" Sebenarnya Cafe ini milik gue,,
Lona membulatkan matanya, dia tidak menyangka jika ternyata Zicko memiliki Cafe..
" Tapi Waktu itu,,
" Gue minta maaf udah bohong sama Loe,, gue cuma gak mau semua orang tau gue punya Cafe..
" Kenapa,,
" Panjang Ceritanya dan yang pasti hanya orang tertentu aja yang tau tentang ini,,
" Tapi kenapa Loe bohong Kak,,
" Gue minta maaf,, Ucap Zicko menggenggam kedua tangan Lona..
"Karena Loe adalah orang yang -
Ucapan Zicko terhenti karena ponsel Lona berdering,, Lona langsung melepaskan tangannya dan mengambil ponselnya dari dalam tasnya..
Senyuman di wajahnya terukir saat menatap nama seseorang di layar ponselnya dan terlihat foto seseorang di sana..
Sedangkan Zicko,, dia kembali terdiam dan langsung menjaga jarak dengan Lona saat dia tau seseorang menelpon Lona..
Lona terlihat jelas sangat bahagia mendapatkan telpon darinya..
Dengan segera lona menggeser tombol hijau,,,