Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 33


Baru saja setengah perjalanan Lona merasakan kantuk terlihat beberapa kalo dia menguap,,


Zicko tersenyum melihat kekasihnya yang sangat menggemaskan..


" Tidur aja Yang kalo kamu ngantuk,, Ucap Zicko


" Engga Kak,, Aku gak ngantuk


" Dari tadi kamu terus menguap,, nanti aku bangunin kalo udah sampai..


Lona mengangguk, dia pun membenarkan posisi duduknya agar lebih nyaman dan akhirnya dia pun terlelap..


Zicko membenarkan kursi mobilnya agar Lona nyaman saat tertidur, dia pun mengusap wajah Lona..


Zicko melanjutkan perjalanannya, dia membiarkan Lona yang tidur karena pasti Lona kelelahan..


Setelah perjalanan panjang sekitar 5jam, mereka sampai di depan parkiran..


Zicko merentangkan kedua tangannya, Nyatanya perjalanan yang jauh membuat tubuhnya sangat lelah..


Namun saat menatap wajah Lona yang masih terlelap membuat rasa lelahnya hilang begitu saja..


Lona tidur sangat nyenyak membuat Zicko tidak tega untuk membangunkannya, akhirnya Zicko pun hanya menunggunya dengan terus menatap wajah cantik kekasihnya..


Cukup lama Zicko menunggu, hingga akhirnya dia mengusap lembut pipi Lona..


Lona mengerjabkan matanya merasa sentuhan di wajahnya,, dia membuka matanya dan terlihat Zicko yang tengah tersenyum menatapnya..


" Kita sampai dimana Kak,, Ucap Lona dengan suara khas bangun tidur..


" Udah sampai,, Ucap Zicko tanpa memalingkan wajahnya..


Lona menatap sekeliling dan benar saja, mereka sudah berada di depan sebuah Cafe yang ramai,, itu adalah Brians Cafe..


" Kok gak bangunin,, memang sejak kapan kita sampai..


" Sekitar setengah jam,,


" Ish,, Kak Zicko.. Harusnya bangunin dong..


" Kamu sangat nyenyak sayang,, Aku gak tega buat banguninnya..


" Ya Udah kita masuk yuk, lanjutnya dan Lona mengangguk..


Lona membenarkan rambutnya, dan keluar mobil..


Zicko langsung menggandengnya dan mereka masuk ke dalam..


Brians Cafe memang selalu ramai, banyak anak muda di sana, tempat yang strategis juga tatanan ruangan yang sangat rapi membuat pengunjung betah di sana..


Zicko terus menggandeng Lona sampai ke dalam,,


" Mas Zicko,, Ucap Aji salah satu pegawai di sana..


" Ji,, gue minta minum ya.. Tolong bawain ke ruangan gue..


" Baik Mas,,


Zicko kembali membawa Lona masuk ke dalam ruangan, itu merupakan ruangan yang sengaja Zicko siapkan jika dirinya mengunjungi Cafe..


" Kamu duduk bentar ya,, Aku mau ke toilet bentar..


Lona tersenyum dan dia duduk di sofa,, Lona menatap sekeliling..


Tidak menyangkan jika ternyata Zicko mempunyai Cafe yang bukan saja berada di Jakarta namun di Semarang pun Brians Cafe sangat ramai, dan setau Lona Brians Cafe masih ada di beberapa kota lagi..


Zicko benar benar sangat pandai dalam mengelolanya..


Tok,, tok,, tok,,


" Permisi Mba,, Ucap Aji


Lona tersenyum,,


" Silahkan Mba,,


" Terima kasih,,


" Sama sama,,


Aji meletakan dua gelas jus juga dua botol minetal water di meja..


Setelah meletakan semua itu Aji kembali keluar..


Lona menyenderkan kepalanya pada tepi sofa, perjalanan yang cukup melelahkan walaupun dirinya hanya tidur selama perjalanan..


Tidak lama Zicko kembali, dia menghampiri Lona dan duduk di sampingnya sambil menatapnya ..


" Pasti Capek ya,, Ucap Zicko mengusap wajah Lona


" Engga kan aku tidur tadi,, Kak Zicko pasti lelah ya nyetir sendiri tadi..


Zicko menggeleng,


Walaupun dia merasa lelah namun ketika menatap Lona semua hilang begitu saja..


Zicko mengambil mineral water, membuka tutupnya dan memberikannya kepada Lona..


" Kamu minum dulu ya, kan dari tadi gak minum..


Lona menerimanya Dan langsung meneguknya,,


Lona memberikan kembali botolnya kepada Zicko..


" Kak,,


" Iya sayang,,


" Aku boleh tanya sesuatu gak,,


" Tanya apa,, Ucap Zicko sambil membenarkan rambut Lona yang sedikit menutupi wajah cantiknya..


" Brians Cafe ada berapa cabang sekarang,, Ucap Lona menatap Zicko


" 3 Yang,, Ucap Zicko santai


" What 3, terus dimana aja..


" Jakarta, Yogya sama Semarang..


Rencana aku pengin buka di Bandung juga Bogor..


" Sejak kapan Kakak mulai buka Brians Cafe..


Zicko tersenyum dan mengusap wajah Lona..


" Ceritanya panjang,, nanti aku ceritain semuanya..


" Oya apa kamu laper,, Ucap Zicko dan Lona hanya menggeleng..


" Aku Cek laporan bentar ya,, kamu gak papa kan..


" Iya gak papa,,


Zicko tersenyum, dia mengacak rambut Lona dan mengecup keningnya..


Zicko berjalan menuju meja, dia pun membuka laptopnya..


Sementara Lona membuka ponselnya dan terlihat Chat masuk dari Meylan..


Dia pun asik ngobrol dengan Meylan..


Zicko sesekali melirik Lona, dia takut jika Lona merasa bosan namun nyatanya Lona terlihat memainkan ponselnya..


Hari semakin sore dan tidak terasa sudah menunjukan pukul 6 sore..


Zicko menutup Laptopnya dan menghampiri Lona..


" Maaf ya kamu aku tinggal,, Ucap Zicko


Lona menggeleng dan merebahkan kepalanya pada bahu Zicko sambil terus memainkan ponselnya, Lona terlihat bermain game di sana..


" Kita makan yuk,, Ucap Zicko sambil mengusap kepala Kekasih cantiknya..


" Dimana,, Ucap Lona menatap Zicko


" Terserah,, kamu mau makan dimana


" Sini aja deh,, Tapi kita makan di luar ya jangan di dalam..


" Ya Udah yuk,,,


Zicko menggenggam tangan Lona dan mereka keluar ruangan,,


" Ji,, tolong siapin makan ya terus anterin ke sana..


" Baik Mas,,


Zicko mengangguk dan berjalan menuju salah satu kursi kosong..


" Ji,, itu pacarnya Mas Zicko ya,, cantik banget ya.. Ucap pegawai lainnya..


" Sepertinya,, dan baru kali ini saya liat Mas Zicko membawa pacarnya..


" Ya Udah saya anterin makan dulu buat mereka..


" Silahkan Mas,, Mba.. Ucap Aji


" Oya Ji,, nanti kita bicara sebentar ya.. Ucap Zicko


" Baik Mas,,


Aji kembali ke dapur,,


Zicko memang mempunyai karyawan yang di percaya di setiap cabang Brians Cafe, dan selama ini mereka memang selalu bekerja dengan baik bahkan setiap laporan yang mereka kirim sangat jelas..


Zicko pun sudah percaya dengan mereka..


Zicko memotong Steak menjadi kecil kecil dan memberikannya kepada Lona agar memudahkannya makan..


" Sayang ini,, Ucap Zicko


" Thanks Kak,,


" Kamu makan ya,, pelan pelan masih panas..


Lona mengangguk dan dia menikmatinya,,


Zicko menatap Lona, dia merasa bahagia bisa memiliki Lona, walaupun Lona sangat manja namun dia sangat menyukainya..