
Sudah seminggu Zicko pulang dari Rumah Sakit, kondisinya sudah stabil bahkan lukanya pun sudah kering membuat Dokter mengijinkannya pulang namun walaupun begitu tetap saja Zicko masih harus istirahat dan tidak boleh melakukan sesuatu yang berat karena ana berpengaruh di lukanya.
Zicko bahkan belum kembali kuliah, dia masih hanya di rumah dan urusan Hotel ataupun Cafe Sandi lah yang mengurusnya semua dan Zicko hanya mengecek lewat email yang setiap kali di kirim Sandi kepadanya.
Sandi memang cukup Pandai, dia selalu bisa diandalkan saat Zicko setiap saat.
Sandi bisa mengatur waktu di saat dirinya Kuliah dan mengurus bisnis.
******
Sedangkan di Kampus,,
Ketiga gadis cantik yang diampit dua pangeran tampan sedang berada di kantin,
Seperti biasanya mereka akan berada di sana menikmati soto buatan Ibu Kantin yang memang menjadi favorit mereka.
" Gue duluan ya " Ucap Lona sambil mengmbil tasnya
" Loh kok gitu Lon,, Loe mau kemana sih buru buru " Ucap Meylan
" Ke Rumah Kak Zicko, gue janji siang ini ke sana "
" Oh,, Ya Udah Loe ke sana naik apa "
" Sopir, tuh udah jemput di luar,, bye semua "
" Bye Lon, hati hati "
Lona tersenyum dan berjalan meninggalkan temannya,
" Seneng gue liat Lona kembali senyum" Ucap Anisa
" Iya Nis,, kekuatan cinta mereka memang sangat kuat dan mereka bisa melewati semua masalah " Ucap Meylan
Reno hanya mendengarkannya dan sama sekali tidak nimbrung dengan pembicaraan kedua wanita di depannya sama hal nya dengan Sandi, dia masih sangat asik dengab Note book ditangannya, dia terlihat sedang mengerjakan sesuatu di sana.
-
Setelah perjalan sekitar 30menit, Lona sudah berada di depan rumah Zicko dan dia segera berjalan masuk ke dalam.
" Silahkan masuk Mba Lona,, " Ucap Art di sana dan Lona tersenyum
" Lona Sayang,, " Ucap Mia yang baru saja keluar dari kamar
" Tante,, " Ucap Lona sambil memeluk calon mertuanya
" Kamu apa kabar Sayang, Kok gak bilang mau ke rumah "
" Baik,, Tante sendiri gimana,,
Iya Tante, Maaf Lona gak bilang tante mau ke sini "
" Hem,, No Problem Sayang Tante cuma bercanda, lagian kapan pun kamu mau ke sini tante akan sangat senang "
" Oya Tan, Kak Zicko dimana "
" Zicko di kamarnya,, kamu ke sana langsung saja Oke "
" Ya Udah tan, Lona ke atas ya " Ucap Lona dan Mia mengangguk
-
Zicko memang sangat pandai dalam mengurus bisnis dan tidak salah jika sekarang Usahanya melesat bahkan cabangnya sudah hampir ada di beberapa kota baik Hotel atau pun Cafe.
Ceklek,,
Pintu terbuka dan Lona mengeryitkan keningnya saat melihat Zicko yang tengah menatap Laptopnya,,
Lona berjalan mendekat dan sepertinya Zicko tidak sadar akan kedatangannya..
Lona berdiri menatapnya sambil terus menatapnya karena Zicko masih saja belum sadar akan keberadaannya..
" Ehem, Ehem " deheman Lona mampu membuat Zicko menoleh dan tersenyum
" Sayang, Kok kamu berdiri di situ sini " Ucap Zicko sambil menepuk sofa di sampingnya
Lona tidak menjawab dan hanya duduk di sampingnya,,
" Pantas saja gak sadar ada Aku, ternyata kamu lagi kerja " Ucap Lona saat menatap Laptop Zicko yang terlihat sebuah grafik yang sama sekali tidak Lona mengerti
" Maaf Sayang,, Em,, tapi memangnya sejak kapan kamu datang, terus kenapa gak bilang aku sih mau ke sini "
" Oh,, jadi aku gak boleh ke sini Ya Udah aku pulang "
Zicko langsung menahan tangan Lona dan tersenyum..
" Bukan gitu Yang,, aku seneng banget kamu dateng dan harusnya aku jemput kamu kan"
" Kak, ngapain sih buka Laptop harusnya Kak Zicko tuh istirahat dan jangan kerja dulu "
" Aku cuma cek email masuk aja Yang "
" Tetep Aja Kak, aku gak mau kembali terjadi sesuatu lagi dengan Kak Zicko " Ucap Lona teringat dengan kejadian dimana Zicko koma dan dia harus menjalani semua sendiri
Zicko menarik Lona dan memeluknya, mengecup keningnya,,
" Maafin aku ya udah buat kamu sedih kemarin"
" Aku gak mau Kak Zicko kenapa kenapa "
" Iya Sayang,, Aku janji akan baik baik saja Oke,, " Ucap Zicko dengan melepaskan pelukannya.
Zicko menatap Lona dan mengusap air matanya,,
" Jangan Nangis ya, Aku gak mau lihat kamu kembali menangis "
Lona mengusap air matanya dan mengangguk.
" Oya Yang, kamu ke sini sana siapa"
" Dianter Sopir Kak "
Zicko mengangguk dan tersenyum,,
Mereka terus berada di sana dan asik mengobrol,, setelah waktu yang cukup lama mereka tidak saling bercerita kali ini mereka terus menceritakan sesuatu bahkan Lona terus bersender lada bahu Zicko..
Mengobati rasa rindu mereka dan terlihat Zicko yang terus mengecup rambut Lona dan sesekali mengecup keningnya.