
Waktu sudah menunjukan pukul dua siang. Kediamam tuan Baskara sangat ramai karena hari ini akan diadakan acara siraman untuk Aruni sebagai calon pengantin.Acara siraman yang berlangsung menggunakan adat sunda.Karena tuan Baskara dan juga istri nya asli keturunan suku sunda.Mereka melakukan siraman sehari sebelum upacara pernikahan yang akan dilakukan keesokan hari nya.Aruni yang saat itu menggunakan pakaian adat yaitu kain panjang yang dililitkan ditubuh Aruni seperti kemben,lalu ditutupi bunga melati yang sudah dirangkai menyerupai seperti kain yang menutupi bagian bahu sang calon pengantin.
Acara siraman itu pun berlangsung dengan khidmad.Aruni tampak sangat patuh mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh seorang yang memimpin acara siraman itu.
...
Sementara di kediaman tuan Herlambang Reno pun sedang melakukan siraman dengan menggunakan adat jawa.Reno tampak gagah dengan menggunakan kain yang dililitkan dipinggang nya serta melati yang sudah dirangkai dan disematkan di leher nya.Seluruh keluarga besar Tuan Herlambang sudah berkumpul disana termasuk nenek dan kakek Reno dari Korea. Mereka sudah tiba dari dua hari yang lalu. Selain keluarga besar nya,Reno juga ditemani oleh keempat sahabat nya.Mereka sangat antusias membantu setiap rangkaian acara yang harus Reno jalani.
Selesai acara siraman dilanjutkan dengan acara pengajian yang digelar oleh keluarga tuan Baskara.
Acara berjalan tanpa satu hambatan pun.Reno tampak sanagat senang.Itu terpancar dari raut wajah nya yang tampak sumringah.
...
Ditempat lain tepat nya dikediaman tuan Baskara. Mereka pun menggelar acara pengajian setelah melakukan acara siraman. Aruni dan keluarga nya tampak menggunakan pakaian seragam berwana nude.Aruni tampak sangat cantik dan juga elegant.
"Run,kamu cantik banget.Aura pengantin nya udah keluar ni." ucap Kak Arini sambil memeluk adik kesayangan nya itu.
"Kak Rini bisa aja deh." ucap Aruni tersipu. "Kak aku deg-degan banget ni." ucap Aruni sambil memegang kedua tangan kakak nya.
"Ini belum seberapa dek,besok lebih berdebar lagi." ucap Arini sambil tersenyum.
Aruni yang tampak sangat grogi.Kedua tangan nya sangat dingin.
Tepat pukul setengah enam sore acara siraman dan pengajian dikediaman tuan Baskara pun telah usai.Semua tamu pun sudah kembali pulang kerumah masing-masing.
Aruni yang saat itu masih berkumpul dengan sanak saudara nya tengah berbincang-bincang.
Tiba-tiba ponsel nya berdering ada panggilan video call dari Reno.Aruni pun lantas menjauh dari para sanak saudara nya.Dia kemudian berjalan masuk kekamar nya yang sudah dihias sedemikian rupa layak nya kamar pengantin.
"Assalamualaikum mas." ucap Aruni ketika sudah menggeser tombol hijau di ponsel nya.
"Waalaikumsalam.Lagi ngapain?" tanya Reno pada calon istri nya itu.
"Baru selesai acara nya mas,aku lagi kumpul aja sama saudara yang datang.Kalau mas Reno lagi ngapain?" ucap Aruni menjelaskan.
"Oh,saya lagi video callan sama kamu." ucap Reno sambil tersenyum.
"Ish,nyebelin deh,maksud nya bukan itu.Selain video callan sama aku,mas Reno lagi ngapain?" tanya Aruni kesal.
"Ga ngapa-ngapai.Lagi tiduran aja dikamar." ucap Reno menjelaskan. "Oh iya,nanti malam acara nya apa lagi.?"
"Nanti malam ga ada acara apa-apa,hanya pasang henna aja buat aku terus sama kumpul keluarga. Udah gitu doang.Kalau ditempat mas Reno acara nya apa lagi?"
"Nanti malam akan ada pesta bujang dirumah."
"HaH! pesta bujang?! acaranya kaya gimana mas?"
"Ya bukan acara adat sih,hanya kumpul teman-teman saya aja,buat nemenin saya begadang sampai pagi.Hahahha."
"Kok begadang sih,kalau besok pagi nya ga fit bagai mana?"
"Tenang aja,saya jamin besok pagi sampai malam saya fit terus.Jangan ragukan itu."
"Apaan sih lebay akh.Mas udah magrib,shalat dulu ya.Mas Reno jangan lupa shalat ya." ucap Aruni
"Iya siap.Kamu jangan tidur malam-malam ya." ucap Reno perhatian .
"Iya mas."
"Waalaikumsalam." jawab Aruni.
Aruni kemudian berjalan menuju kamar mandi nya.Dia ingin sekali mandi tapi,dia dilarang mandi oleh para orang tua dirumah ya.Kata mereka pamali kalau calon pengantin mandi.Nanti akan hujan deras.Sebenar nya itu hanya mitos,tetapi lebih ke tradisi yang diwariskan turun temurun dari jaman dahulu.
Aruni hanya membasuh wajah nya dan sikat gigi. Kemudian dia mengganti pakaian nya dengan pakaian santai karena memang setelah ini tidak ada acara lain,hingga acara pernikahan nya esok pagi.
Saat ini keluarga Aruni tengah makan malam bersama,banyak sanak saudara yang datang baik dari pihak ayah mau pun ibu nya.Aruni yang sedang menjalankan puasa mutih,sebagai adat atau kebiasaan yang telah dilakukan orang tua terdahulu.Yang kata nya berguna untuk mengurangi keringat ketika nanti menjadi ratu sehari dipelaminan. Aruni yang sedang memakan telor rebus dan kentang itu pun hanya dapat pasrah menjalankan nya.
"Kak Runi,didepan ada temen nya tuh." ucap Bella adik sepupu Aruni.
"Siapa Bel?" tanya Aruni
"Ga tau,pokok nya berdua cewek sama cowok." jawab Bella.
"Siapa ya?" tanya Aruni sambil melirik kearah Kakak nya.
"Mana kakak tau,udah coba sana kamu lihat." ucap kak Arini memberi salam.
Aruni pun kemudian beranjak dari duduk nya dan berjalan menemui siapa yang datang mencari nya.
Ketika sampai ruang tamu Aruni melihat Ines dan juga Kemal yang sedang bercanda.
"Ekhem.." Aruni berdehem sambil duduk dibangku ruang tamu.
"Eh,Aruni nya udah dateng." ucap Kemal malu.
"Akh basa basi lu.Ngapain luberdua main cubit-cubitan dirumah gue?" tanya Aruni ketus.
"Yaelah Run,galak amat.Kita berdua cuma lagi bercanda sambil nungguin lu keluar." ucap Ines.
"Lu berdua kok malam banget sih datang nya. Acara nya udah kelar tau." ucap Aruni.
"Iya maaf Run,tadi dirumah sakit gue bantui. dokter firman yang naganin pasien Emergency." ucap Ines menjelaskan. "Tapi acara nya lancar kan?" tanya Ines lagi.
"Alhamdulillah lancar semua.Besok poko nya lu berdua liburkan.Gue mau pokok nya besok lu berdua harus temenin gue pas cara dari pagi sampai selesai." ucap Aruni tegas.
"Iya Run,besok gue sama Kemal datang dari pagi. Kita berdua udah minta ijin kerja." ucap Ines.
"Eh ngomong-ngomong lu dah tau belum,soal Dokter Steven sama dokter Siska di pecat dari rumah sakit?" tanya Ines .
"HAH! ga tau gue.Emang nya kenapa dia?" tanya Aruni penasaran.
"Ga tau pasti sih,yang jelas mereka sudah menyinggung owner rumah sakit kata nya." ucap Ines.
Aruni yang merasa terkejut dengan apa yang disampaikan Ines lantas berfikir apa mungkin ini ada sangkut paut nya dengan kejadian dia diolok-olok diruangan dirut waktu itu.
"Nes,lu tau siapa owner nya?" tanya Aruni.
"Wah kalau itu gue ga tau.Yang jelas kata nya owner nya marah besar." ucap Ines menjelaskan.
Aruni hanya menganggukan kepal nya,dia masih tidak percaya dengan kenyataan yang ada.
Aruni,Ines dan Kemal melanjutkan obrolan mereka.
Hingga tepat pukul delapan malam seseorang yang akan melukiskan henna ditangan Aruni telah datang.Akhir nya Ines dan Kemal pun pamit pulang.Sementara Aruni kembali kekamar nya dengan seorang yang akan melukis henna pada tangan nya.
next bab ya..jagan lupa terus dukung aku ya..