
Keesokan Harinya,,
Lona mengerjabkan matanya, dia tersenyum saat melihat wajah tampan suaminya.
Walau saat tidur pun masih saja terlihat tampan pantas saja hampir setiap wanita menyukainya dan beruntungnya hanya dirinya yang selalu ada di dalam hati suaminya.
Lona mengusap wajah Zicko dan tersenyum, dia pun memberanikan dirinya mengecup singkat bibir merah Zicko yang memang tidak pernah mengenal rokok ataupun minuman.
" Morning My Husband " Ucap Lirih Lona setelah mengecup bibir Zicko
Lona pun menyingkirkan tangan Zicko yang memeluknya dan dia akan beranjak namun tiba tiba Zicko malah menarik tangannya.
" Kak Zicko udah bangun " Lanjutnya dan Zicko hanya mengangguk
" Sejak Kapan "
" Sejak tangan istriku ini mengusap wajah juga bibir ini (menyentuh bibir mungil Lona) mengecup bibir ini (menyentuh bibirny)
Lona merasa sangat malu, jadi suaminya tau apa yang sudah dia lakukan tadi.
Lona langsung menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
" Sayang hei " Ucap Zicko dan Lona menggeleng dengan masih di posisinya
Zicko menarik tangan yang menutupi wajah cantik istrinya,
Saat bangun tidur tanpa make up pun Lona masih saja terlihat sangat cantik walau memang sebenarnya Lona sama sekali tidak suka dandan.
Zicko mendekatkan wajahnya,,
" Hari ini Kakak ada Ujian kan, bangun yuk " Ucap Lona namun Zicko malah menggeleng.
" Nanti telat gak ikut Ujian gak Lulus gimana"
" Gak mungkin suami kamu gak lulus walaupun tidak ikut Ujian sayang "
" Sombong " Ucap Lona beranjak
" Sayang " Ucap Zicko dengan menahan tangan Lona.
Lona menatap wajah suaminya, dia tau apa yang akan terjadi selanjutnya namun dia pun harus mengijinkannya sebagai seorang istri, dan Lona hanya tersenyum dan mengangguk
Zicko kembali mencium bibir Lona dan entah sejak kapan mereka melakukannya.
Wajarlah pengantin baru selalu ingin bersama dan tidak ingin di pisahkan.
Mereka melakukannya beberapa kali hingga Lona tergulai lemas di atas ranjang.
" Sayang, Aku mandi dulu " Ucap Zicko beranjak menuju kamar mandi
Sebenarnya Zicko masih ingin melanjutkan nya, namun dia harus kuliah hari Ini mungkin Saja jika tidak ada ujian mereka akan melakukannya hingga siang karena memang Zicko tidak pernah puas melakukan nya menurutnya sudah candu baginya.
Zicko menatap jam yang ternyata sudah jam 7 pagi, dia pun segera beranjak dan menuju kamar mandi.
Untungnya hari ini dia tidak ada kelas dan dia hanya akan di rumah bersama Mama Biyanka.
Lona membuka lemari dan menyiapkan pakaian Zicko berserta Almamaternya.
Hari ini Zicko harus memakainya dan untung nya sebelum ke rumah mereka mampir ke rumah Mama Mia untuk mengambilnya.
Zicko keluar dan langsung memakai Almaternya..
Lona menghampirinya dan merapikan pakainya..
" Terima kasih Sayang " Ucap Zicko tersenyum
Lona mengangguk,
Zicko sudah terlihat rapi dengan Almamaternya, dan mereka pun berjalan turun.
Terlihat sudah tidak ada Mama Biyanka ataupun Papa Tian, sudah pasti Papa Tian sudah ke Kantor dan entah dimana mama Biyanka.
" Sayang,, aku langsung berangkat ya..
Kamu jangan lupa sarapan "
" Loh Kak Zicko gak sarapan dulu"
" Gampang nanti di kampus, Oya ini " Ucap Zicko memberikan Black Cart
" Apa ini Kak "
" Kamu pakai untuk membeli apa pun yang ingin kamu beli "
" Tapi kan aku masih ada tabungan, dan Masih dapet uang jajan dari Papa "
" Sekarang kamu istri aku, dan aku bertanggung jawab semua kebutuhan kamu " Ucap Zicko mengusap wajah Lona
Lona memeluk tubuh Zicko, dia bahagia karen ternyata Zicko sangat bertanggung jawab dengan dirinya.
" Ya Udah, aku berangkat ya..
Kamu hati hati di rumah "
" Kakak semangat ya, Lancar ujiannya "
" Bye Sayang, I Love You " Ucap Zicko mengecup kening Lona
" Love you too,, hati bati Kak "
Zicko tersenyum dan masuk ke dalam mobilnya..
Lona kembali masuk setelah mobil suaminya keluar gerbang.