Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
AKUISISI


Reno keluar dari ruangan VIP dengan wajah kesal. Serta beberapa kancing jas dan kemeja yang sudah terbuka.Ali yang melihat itu segera menghampiri tuan nya.


"Kita pulang!" ucap Reno dingin


"Baik tuan."jawab Ali patuh


Ali dan Reno segera berjalan beriringan menuju pintu keluar Restoran.Ketika hendak melangkahkan kaki nya tiba-tiba terdengar teriakan dari arah belakang.


"Tolong hentikan orang itu!" teriak seseorang yang tak lain adalah nona Milly dengan menggunakan gaun yang sengaja sudah dia sobek sendiri."Dia sudah melecehkan saya."ucap nona Milly sambil menangis sesegukan.Hingga membuat matasemua orang tertuju pada Reno.


Reno yang merasa dipermalukuan mengepal kan tangan nya dengan rahang yang juga sudah mengeras.


"Pak,Reno.Anda memang laki-laki kurang ajar. Setelah apa yang bapak lakukan terhadap saya,sekarang bapak main pergi gitu aja?bapak harus bertanggung jawab." ucap nona Milly sambil menangis meraung-raung.


Reno yang merasa sangat kesal,kemudian menarik tangan nona Milly dengan kasar.


Mereka bertiga berjalan dengan cepat.Menuju mobil.Sesampainya dimobil Reno menghempaskan nona Milly dengan kasar kedalam mobil.


"Ali,jalan." perintah Reno.


"Baik tuan."ucap Ali.


Mobil Reno sudah meninggalkan pelataran parkir restoran.


"Ternyata anda suka permainan yang kasar ya Pak Reno?Tapi tenang saya bisa mengimbangi nya lho." ucap nona Milly penuh percaya diri.


Reno tak menjawab ucapan nona Milly dia sedang berusaha mengontrol diri nya.


"Li,antarkan nona ini kerumah pak Abraham." ucap Reno.


" Baik tuan."jawab Ali


" Mau ngapain kerumah papa saya?" tanya nona Milly panik.


Reno dan Ali tidak menjawab pertanyaan nona Milly.Mereka hanya fokus melihat kejalanan.


"Turunin saya disini!"seru nona Milly.


"Diam!" Bentak Reno sambil menoleh kearah jok belakang tempat non Milly.


Nona Milly merasa takut.Dia tidak mau orang tua nya tau soal ini.Sebab yang orang tua nya tau Milly adalah gadis baik-baik dengan banyak menghasilkan kontrak besar kerja sama antar perusahaan.


Mereka telah sampai di rumah tuan Abraham.


"Permisi pa,tuan Abraham ada?"tanya Reno dari dalam mobil pada scurity rumah tuan Abraham.


"Maaf apa sudah buat janji?"scurity itu balik bertanya.


"Bilang pada tuan mu,Reno Putra Herlambang ingin bertemu dengan nya!" ucap Reno lantang.


"Edi,buka pintu nya saya mau masuk." ucap nona Milly dari dalam mobil.


"Baik nona." ucap sang scurity


Mobil Reno pun melenggang memasuki pelataran parkir rumah tuan Abraham.


Nona Milly segera keluar dari mobil sambil berlari menuju dalam rumah nya.


Ali menyusul turun dari mobil untuk segera membuka pintu mobil untuk Reno.Reno pun kemudian keluar dari mobil sesaat setelah Ali membuka pintu mobil.


Kemudian Reno dan Ali berjalan bersamaan memuju pintu masuk rumah tuan Abraham.


"Tuan muda Reno."sapa tuan Abraham ketika Reno sampai diambang pintu rumah nya. "Mari masuk,silahkan ." ajak tuan Abraham


Kini Reno,Ali dan tuan Abraham telah duduk di sofa ruang tamu tuan Abraham.


"Terimakasih tuan anda sudah bersedia mengantarkan putri saya sampai rumah." ucap tuan Abraham dengan bangga.


Tuan Abraham yang tau akan ada yang tidak beres mulai panik.Keringat diningin mulai membasahi kening dan telapak tangan nya.


"Maaf tuan,apakah putri saya telah menyinggung anda?" tanya tuan Abraham panik.


"Panggil putrimu dulu." jawab Reno.


Kemudian tuan Abraham pun meminta pada salah seorang pelayan nya untuk memanggil nona Milly. Tak berapa lama nona Milly pun sudah berada diruang tamu. Dia sudah berganti pakaian dengan yang lebih sopan.Dan dia duduk tepat disamping tuan Abraham dengan wajah tertunduk.


Reno yang masih berada dibawah pengaruh obat perangsang.Mencoba terus mengontrol diri nya.


Reno menoleh pada Ali untuk meminta sesuatu.


Dan Ali langsung menyerahkan sebuah map coklat.


"To the point saja ,tuan Abraham.Saya menolak kerja sama dengan anda!" ucap Reno tegas,sambil melemparkan amplop coklat yang diberikan Ali tadi.


"Ma..mak..sud..tuan Reno apa?" tanya tuan Abraham tak mengerti.


"Itu adalah kontrak kerja sama kita yang akan saya dan putri anda tanda tangani hari ini.Tapi dengan tegas saya menolak kerja sama dengan anda." ucap Reno penuh penekanan.


"Tapi kenapa tuan.Bahkan saya yakin anda belum melihat isi kontrak nya kan?" tanya tuan Abraham panik.


"Tanyakan saja pada putri anda,dia tau jawaban nya."ucap Reno sambil menunjuk nona Milly. "Yah,saya rasa cukup sekian yang saya sampaikan. Hampir lupa saya tegaskan ini hari terakhir anda sebagai pemilik perusahaan Widuri corp.Karena saya akan pastikan Widuri corp,akan saya akuisisi dalam hitungan jam."ucap Reno sambil beranjak dari duduk nya.


"Tuan Reno,saya mohon beri penjelasan kepada saya apa yang sebenar nya terjadi.Apa yang putri saya sudah lakukan terhadap anda?" tanya tuan Abraham panik. Pasal nya Widuri corp adalah perusahaan yang dia dan istri nya rintis dari nol.Maka sebisa mungkin dia akan menjaga perusahaan itu tetap berjaya.


"Ali." Ucap Reno pada Ali.Dan Ali langsung menggagukan kepala.


"Selamat siang tuan Abraham.Saya mau memberikan ini kepada anda." ucap Ali yang memang sudah membawa notebook. Ali memberikan sebuah rekaman video cctv restoran tempat Reno dan nona Milly bertemu. Tuan Abraham melihat semua yang nona Milly lakukan pada Reno.


Tuan Abraham murka,dia menampar wajah putri nya.


"Dasar murahan!" ucap tuan Abraham sambil menampar wajah putri nya


"Papa! itu semua fitnah.Itu ruangan VIP mama ada cctv didalam nya?!" ucap nona Milly sambil memegangi pipi nya.


"Nona Milly,anda tidak tahu kan bahwa sebelum anda datang saya sudah memasang beberapa cctv yang kecil ukuran nya dibeberapa sudut." ucapa Ali memjelaskan.


"Diam kau.Jangan asal bicara!" pekik nona Milly.


"Kalau anda tidak percaya anda bisa lihat ini. Disini terlihat jelas wajah nona Milly." ucap Ali menunjukan salah satu potongan video tersebut.


"Iya pa,itu memang aku.Lalu salah nya aku dimana?!" ucap nona Milly sambil berteriak. " Aku cinta sama kamu Reno.Aku sayang sama kamu,aku mau kamu jadi milik aku." ucap Milly sambil berteriak.


"Maaf,nona.Tapi saya pria yang sudah memiliki kekasih.Dan saya tidak suka dengan wanita yang berinisiatif terlebih dahulu." ucap Reno sambil melangkahkan kaki nya keluar rumah tuan Abraham.


"Reno tunggu." teriak nona Milly.


"Tuan saya mohon maafkan putri saya.Saya akan menghukum nya tuan ." ucap tuan Abraham sambil terus memohon.


Tapi Reno tak menggubris nya.Dia masih tetap dengan pendirian nya.Reno tetap melangkahkan kaki nya keluar.


Disusul oleh Ali.Dan mereka berdua segera meninggalkan kediaman tuan Abraham dengan mobil.


Tuan Abraham yang sudah murka lantas melanjutka aksinya memarahi nona Milly.Dia memberikan beberapa kali tamparan pada wajah putri nya.


"Papa ga mau tau.Pokok nya kamu harus minta maaf pada tuan Reno."teriak tuan Abraham. "Papa ga mau kehilangan perusahaan yang sudah papa dan mama mu bangun." ucap tuan Abraham lagi.


"Terus aku harus bagai mana?" ucap nona Milly berderai air mana.


"Terserah,kalau perlu kau harus berlutut, lakukan!" seru tuan Abraham


next bab ya..