Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
BERITA ONLINE


Aruni yang tengah bersiap untuk pulang sehabis bekerja shift malam.


"Aruni lu udah mau pulang ya?" tanya Ines yang datang menghampiri nya.


"Eh,Ines. Iya Nes,kenapa emang nya?" tanya Aruni


"Gue mau cerita sama lu sebentar.Diluar yuk." ajak Ines.


"Ayo." jawab Aruni sambil mengikuti Ines berjalan keluar.


"Ada apa Nes?" tanya Aruni ketika sudah sampai diluar.


"Ni lu liat." ucap Ines sambil memberikan ponsel nya pada Aruni.


Aruni menerima ponsel dari Ines dan seketika ia kaget sambil membekap mulut nya.


"Nes,ini beneran.Lu dapet info ini dari mana?" tanya Aruni tak percaya.


"Ya beneranlah.Lu liat aja itu dimana?berita online Run." ucap Ines.


Aruni tak menjawab ucapan Ines,dia fokus membaca berita yang tertera di sana.


"Run,ngomong-ngomong itu kan mantan pacar lu si Ari-ari itu kan?" tanya Ines pelan.


"Iya ini dia,tapi gue ga nyangka kalau di bakalan kaya gini nasib nya." ucap Aruni


"Iya,untung lu ga jadi sama dia ya.Kalau lu jadi sama dia bagai mana nasib lu ya Run?" ucap Ines sambil memegang pundak Aruni.


"Iya,ya Nes.Alhamdulillah Allah masing sayang sama gue." ucap Aruni dengan senyum.


"Eh,gue masuk dulu ya.Lu enak udah mau pulang gue masih lama." ucap Ines sedih.


"Yey..gue kan dari malem udah kerja.Nah lu baru juga beberapa jam masuk." ucap Aruni kesal.


"Iya..iya..udah sana pulang.Gue mau masuk dulu ya..bye." ucap Ines sambil melambaikan tanganp nya.


Aruni pun hanya tersenyum,dan berjalan berjalan menuju parkiran khusus karyawan rumah sakit. Aruni yang merasa kaget dengan berita yang baru aja di baca. Masih tidak percaya dengan apa yang ia baca tadi.Aruni berfikir keras.Siapa yang sudah melaporkan Ari kepenjara atas tuduhan penipuan pajak dan penggelapan aset. Serta ada satu lagi yang menyita pikiran Aruni.Yaitu Ari juga terjerat kasus tindak pelecehan.Aruni berpikir siapa lagi yang Ari lecehkan,karena dia dan keluarga nya tidak pernah membuat laporan apapun.Aruni yang sedang mengendari motor matic nya terus berpikir siapa orang yang sudah dilecehkan oleh Ari dan siapa yang sudah melaporkan nya.


Tak lama kemudian Aruni telah sampai di rumah nya.Dia memarkirkan motor matic kesayangan nya itu di teras rumah nya.


"Assalamualaikum." ucap Aruni ketika masuk kedalam rumah.


"Waalaikumsalam." jawab Ibu,kak Arini dan juga tamu yang ada di ruang tamu secara bersamaan.


"Run,duduk dulu sebentar.Ini mba Siska." ucap Ibu .


Aruni pun kemudian duduk disamping kak Arini.


mba Siska ini adalah orang yang akan make up kamu dihari pernikahan nanti."ucap Ibu menjelaskan.


" Oh,iya." jawab Aruni singkat.


"Oke,Aruni.Saya Siska,saya biasa nya akan meminta pendapat calon manten saya sebelum dirias.Karena saya ga mau ada miss nanti di hari H.Terus itu akan bikin manten saya sedih.Saya ga mau kaya gitu.Makanya sebelum hari H saya harus ketemu kamu.Buat tau apa yang kamu mau dihari pernikahan kamu nanti." ucap mba Siska panjang lebar.


"Oh,seperti itu.Tapi emang ga apa-apa kalau aku banyak mau nya." ucap Aruni sambil nyengir.


"Ya ga apa-apa.Kalau masih masuk akal mah.Saya akan wujudin mimpi kamu di hari pernikahan kamu." ucap mba Siska.


"Iya mba,aku tuh mau nya dihari pernikaha aku, aku terlihat lebih seger.Terus make up nya yang mau nya yang soft aja,ga mau yang menor-menor. Mau yang terlihat natural aja." ucap Aruni sambil tersenyum


"Oke,sebener nya kamu kalau ga di make up juga udah cantik banget,cuma nama nya manten ya,kan ratu sehari jadi harus tampil all out." ucap mba siska.


" Mba siska bisa aja deh." ucap Aruni.


"Idung nya megar tuh mba di bilang cantik."ucap kak Arini sambil tertawa.


"Ish,kakak apaan sih?!" seru Aruni kesal.


Dan semua yang disana pun tertawa melihat kelakuan kakak beradik itu.


...


Sementara ditempat lain,Ari yang mendapat kunjungan dari istri nya tengah hamil itu tampak marah-marah.


"Denger ya perempuan t*l*l.Lu harus bisa bebasin gue dari sini!"ucap Ari pada istrinya dengan nada penekanan.


"Ya lu pikir lah,bagai mana cara nya bebasin gue dari sini!kalau perlu lu sogok tuh polisi nya." ucap Ari sambil mencengram lengan istri nya.


"Sayang,semua aset kamu udah disita,aku aja sekarang tinggal dirumah mama,terus aku nyogok pake apa?" tanya Istri Ari polos.


BRAAAAK..Ari menggebrak meja dengan kedua telapak tangan nya.


"Dasar perempuan ga guna.Sekarang lu pergi dari sini,gue udah ga mau liat muka lu lagi." ucap Ari sambil pergi meninggalkan istri nya.


"Sayangn,sayang tunggu dong.Ari.." teriak istri nya Ari aambil menangis.


Istri dari Ari kemudian pergi meninggalkan kantor polisi dengan perut yang membincit akibat sedang hamil.Dia keluar dari kantor polisi dan berjalan menyusuri trotoar dibawah terik nya matahari. Wanita itu tampak sangat sedih.Dia terus mengusap-usap perut nya sambil terus menangis dan berjalan tanpa tau arah tujuan nya.


...


Sementara di rumah tuan Baskara.Aruni yang sudah berada dikamar,baru saja menyelesaikan mandi dan berpakaian nya.Dia kemudian merebahkan badan nya diatas kasur milik nya. Aruni teringat kembali akan berita online yang dia baca tadi.


Aruni segera mengambil ponsel nya untuk mencari berita tentang Ari tadi.Aruni kemudian mendapatkan berita itu lagi dari internet. Dia kemudaian membaca berita itu dengan seksama. Tak ada satu kata pun terlewati saat dia membaca berita itu.


'Ari di tangkapnya dua hari yang lalu.Hari dimana Aku seharian sama mas Reno.' gumam Aruni. ' Kalau keluarga ku yang ngelaporin pelecehan itu, ga mungkin ada nya.Karena mereka ga ada omongan nya sama aku.' gumam Aruni lagi.


'Terus kalau kaya gini,berarti ada perempuan lain yang dilecehin sama Ari lagi.Yaallah Ari!' ucap Aruni sambil mengusap wajah nya.


Tiba-tiba ponsel Aruni berdering dan ternyata Reno melakukan sambungan Video call.


"Assalamualaikum." ucap Aruni setelah ia menggeser tombol hijau di ponsel nya.


"Waalaikumsalam." jawab Reno sambil tersenyum. "Baru habis mandi?" tanya Reno yang melihat ada handuk masih teronggok di atas kasur.


"Hah? hehheeh..iya." ucap Aruni sambil melirik kearah handuk nya dan kemudian tertawa.


" Sudah makan?" tanya Reno lembut


"Belum,nanti aja deh.Belum lapar." ucap Aruni.


"Jangan suka menunda makan,ga baik." ucap Reno


"Iya mas." jawab Aruni.


"Oh iya,nanti sore sepulang kantor saya mau kerumah ya,kira-kira ayah sama kak Putra ada ga ya?" tanya Reno


"Lho kamu udah masuk kerja mas?" tanya Aruni.


"Sudah dari kemarin." jawab Reno


"Pantesan kamaren ga nganbarin sama sekali." ucap Aruni sambil menyebik kan bibir nya.


"Iya,maaf.Kemarin saya sibuk banget seharian. Jadi ga bisa hubungin kamu." jawab Reno sambil tersenyum. "Tapi nanti sore ayah sama kak Putra ada kan ya?" tanya Reno lagi


"Kalau ayah pasti ada,tapi kalau kak Putra aku kurang tau mas.Soal nya dia pulang nya ga tentu." ucap Aruni menjelaskan.


"Oh gitu.Yaudah ga apa-apa diwakilin sama ayah aja juga ga apa-apa." ucap Reno


" Memang nya mau ada apa sih mas?" tanya Aruni penasaran.


"Nanti aja ngejelasin nya ya." jawab Reno.


"Akh,bikin penasaran aja sih." ucap Aruni kesal.


"Yaudah, nanti saya kesana ya.Jangan lupa makan ya." ucap Reno lembut.


" Emm." jawab Aruni kesal.


"Ya udah,Assalamualaikum." ucap Reno


"Waalaikumsalam." ucap Aruni sambil memutuskan panggilan telepon nya pada Reno.


'Ish,mas Reno nyebelin banget sih.Bikin orang penasaran aja.' gumam Aruni sendirian.


Aruni yang masih kesal langsung merebahkan tubuh nya kembali pada kasur nya. Dia mulai merasakan kantuk akibat belum tidur dari semalam.Aruni memejamkan mata nya dan mulai memasuki alam mimpi nya.


next bab ya sahabat...jangan lupa vote,like tambah ke favorite dan yang penting adalah tinggalkan jejak di kolom komentar ya..šŸ˜šŸ˜‰