
Kini Zicko, Sandi juga Reno sudah berada di sebuah Cafe,,
Sebuah Cafe yang ramai dengan para pengunjung yang lebih banyak anak anak muda,, Cafe bernuansa romantis namun santai..
Ini adalah Cafe Zicko,, dia memang mempunyai Cafe bahkan sudah mempunyai cabang di beberapa kota..
Zicko merintis semua dari awal hingga saat ini..
Semua adalah jerih payah nya sendiri selama ini dan sukses membuka cabang..
" Ko,, Loe tadi sengaja kan nyuruh Dena nebeng gue.. Ucap Reno
" Jahat Loe Ko,, Kasihan tuh Dena jadi kesel banget tadi,,
" Tapi ya,, gue bingung sama Loe Ko,, Loe Tau kan Dena suka sama Loe.. Tapi Loe kenapa malah cuek banget sama dia..
Memangnya Loe gak suka sama Den,,
" Gue gak pengin ribet sama urusan cewek,, Ucap Zicko singkat
" Astaga Ko,, Loe Ganteng, tajir punya usaha sendiri.. Semua cewek banyak yang ngejar Loe.. Memangnya Loe mau cari Cewek yang kaya gimana si.. Ucap Sandi..
" Jangan bilang Loe pengin seperti Lona.. Lanjutnya
" Uhuk,, Uhuk,,,
Zicko tersedak saat mendengar nama Lona..
" Oh,, gue tau sekarang..
Loe naksir kan sama Lona,, Ucap Reno
" Apa si Loe,,
" Zicko,, Zicko,, Loe gak bisa bohong Men.. Udah kelihatan banget dari Loe mandang dia, dari Loe khawatir saat Lona mimisan kemarin..
Zicko hanya terdiam,,
Dia pun masih belum tau tentang perasaannya, dia hanya senang saat melihay wajah Lona..
Mereka pun asik mengobrol di Cafe..
*******
Sementara di Tempat lain..
Lona dan Meylan sudah berada di sebuah Mall besar..
Mereka segera menuju sebuah toko buku karena akan mencari Buku..
" Kita coba ke tempat Itu Lon,, siapa tau ada di sana..
" Oke.. Yuk..
Mereka masuk ke dalam dan langsung mencari buku..
Setelah beberapa menit,, akhirnya baik Lona maupun Meylan membawa beberapa buku dan mereka langsung menuju kasir untuk membayarnya..
" Habis ini kita makan yuk,, gue laper.. Ucap Meylan
" Sama gue juga laper,, Tapi kita makan dimana Mey,,
" Em,, Oya, gue tau dimana..
Nanti kita langsung ke sana saja..
-
Lona dan Meylan sudah kembali dalam mobil dan mereka akan menuju Cafe untuk makan..
Lona sama sekali tidak tau Meylan akan membawanya..
" Nah,, ini tempatnya Lon.. Ucap Meylan saat mereka sudah berada di depan sebuah Cafe
" Brians Cafe.. Kok gue baru tau Mey..
" Gue juga baru tau Lon, denger denger si makanan di sini enak dan yang pasti pemilik dari Cafe ini masih muda tampan lagi..
" Siapa memangnya..
" Gue juga belum tau,, tapi siapa tau kita bisa ketemu nanti..
" Men,, bukannya itu Lona sama temannya.. Ucap Sandi menunjuk ke dua wanita yang baru saja masuk
Zicko dan Reno mengikuti tangan Sandi dan benar saja jika Lona berada di sana..
" Kita ajak mereka gabung aja deh,, Ucap Reno..
" Good,, Gue panggil mereka ya..
" Lona,, Sini,, Ucap Sandi berteriak dan melambaikan tangannya..
Lona menatapnya dan tersenyum,,
" Astaga,, mereka bukannya senior di kampus.,,
" Hum,, kita ke sana dulu yuk,,
Lona menggandeng Meylan menghampiri mereka..
" Kalian gabung aja di sini,, Ucap Sandi..
" Em,, gak usah Kak.. Kita cari tempat lain aja..
" Gapapa gabung aja,, lagian gak ada kursi.. Ucap Reno
Lona menatap sekeliling dan benar saja terlihat begitu ramai di sana,,
" Apa boleh kita gabung,,
" Gak papa,, gabung aja dari pada terus berdiri..
Lona tersenyum dan mereka pun bergabung di sana,,
Terlihat mereka memesan minuman juga makanan..
" Kalian baru dari kampus,, Ucap Reno
" Engga Kak,, kita habis beli buku..
" Oya,, kenalin ini temen gue.. Meylan..
" Hei Kak Meylan..
" Sandi,,
Reno,,
Zicko,,
" Kalian sering ke sini,, Ucap Lona sambil menatap sekeliling ..
" Bukan sering lagi tapi ini Cafe kan punya..
Dek,, Zicko langsung menginjak kaki Reno,,
" Punya,, Ucap Lona
" Punya pemiliknya lah,, Iya Pemiliknya masa punya kita.. Hehehe.. Ucap Reno menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
Lona mengernyitkan keningnya, dia heran namun dia pun tidak mau ingin tau..
Tidak lama pesanan mereka datang, mereka pun segera menikmatinya..
Zicko langsung memberi tanda saat pelayan mengantarkan pesanan mereka..
" Gue ke toilet bentar, Ucap Zicko
Zicko langsung menuju dapur,, dia menghampiri para pelayan di sana dan Agar tidak memberi tahu jika dirinya lah yang pemilik Cafe ini..
Zicko kembali ke kursninya, dan pandangannya menatap Lona yang juga menatapnya..
" Lama banget Loe ke toilet Ko,, Ucap Reno
" Ngantri,, Ucap singkat Zicko
Sandi hanya terkekeh,, dia tau jika sebenarnya Zicko tidak ke kamar mandi melainkan dia pasti menyuruh semua pelayan untuk merahasiakan identitasnya..
Sandi tau bagaimana Zicko,, dia memang tidak mau semua orang tau tentang Brians Cafe..
Dan karena itulah dinamakan Brians Cafe dan buka Zicko Cafe..