
Malam hari nya Aruni dan Reno baru saja menyelesaikan makan malam mereka. Padahal Reno menawarkan untuk Aruni makan malam didalam kamar,namun Aruni menolak karena kata nya dia bukan lagi pasien rumah sakit. Jadi untuk apa makan dikamar kalau diruang makan lebih nikmat.
Selesai makan makam Reno dan Aruni lebih memilih untuk menikmati suasana malam di taman belakang rumah mereka.
Reno mengajak Aruni duduk disebuah sofa, besar yang sangat empuk.Reno duduk sambil memeluk tubuh istri nya dari belakang.Rasa nya Reno enggan melepas pelukan nya karena rindu yang teramat pada istri yang sempat terpisah dengan nya.Sementara Aruni menempelkan kepala nya dicaruk leher suami nya.
"Mas,selama aku engga ada kamu makan kan?" tanya Aruni saat dalam pelukan suami nya.
Reno tak langsung menjawab pertanyaan istri nya itu.Dia memilih untuk mengecup singkat b*b*r istri nya yang tampak sangat manis.
"Mas?" ucap Aruni agak pelan sesaat setelah Reno melepaskan kecupan nya.
"Iya."jawab Reno sambil terus memeluk istri nya. "Saya tetap makan." jawab Reno lagi.
"Tapi kok kamu kurusan."
"Ah masa si."
"Iya mas,biasa nya kalo kamu peluk aku seperti ini,dada kamu tuh yang kaya roti sobek ini rasa nya empuk bagai bakpao.Tapi kenapa sekarang rasa nya seperti roti kering ya,keras." ucap Aruni sambil mengusap-usap dada bidang suami nya.
Reno hanya tersenyum mendengar ucapan istri nya.Dia membiarkan istri nya itu untuk mengusap-usap dada bidang nya yang bak roti sobek.
"Kok kamu malah senyum-senyum sih mas?" tanya Aruni sambil menatap suami nya.
"Engga apa-apa,kamu lebih suka yang seperti bakpao atau roti kering?" tanya Reno sambil memengusap-usap tangan Aruni.
"Ya bakpao lah,kan lebih empuk." jawab Aruni riang.
"Berarti kamu ga masalah dong kalau saya jadi gemuk?Layak nya bapak-bapak yang sudah berumur diatas 50 tahun." ucap Reno sambil menatap istri nya.
"Ish,ya enggak lah."
"Lho,kata nya suka yang empuk seperti bakpao."
"Ya tapi ga harus gemuk dan buncit juga mas. Aku lebih suka kamu yang seperti ini tapi dengan dada yang empuk."
"Kamu tahu ga?yang empuk itu lemak,tapi kalau yang seperti roti kering itu nama nya otot.Jadi kalau kamu mau yang empuk seperti bakpao ya saya akan banyak makan dan ga akan olah raga."
"Ish,jangan akh mas.Ga apa-apa keras aja,aku gak mau punya suami gemuk."ucap Aruni sambil bergidik
"Kenapa?kamu malu kalau punya suami gemuk?"
"Bukan karena malu mas,tapi lebih ke kasian ke kamu nya mas.Kalau orang gemuk kan rentan terkena penyakit,mulai dari diabetes,jantung koroner,hipertensi dan banyak lagi deh." jawab Aruni panjang lebar.
Reno hanya tersenyum mendengar ucapan istri nya.Dia merasa bersyukur memiliki istri seperti Aruni,cantik nya luar dalam.Ucap Reno dalam hati.
"Kenapa kamu senyum-senyum mas?"
"Engga,sayang kita kekamar yuk.Udara disini semakin dingin gak baik untuk kamu." ucap Reno sambil menggenggam tangan istri nya.
"Ayo mas." dijawab oleh Aruni sambil memeluk lengan suami tercinta nya.
Setelah sampai kedalam kamar,Reno memilih langsung kekamar mandi untuk membersihkan diri nya.
Sementara Aruni memilih untuk mengganti pakaian nya menjadi piyama untuk tidur.
Kemudian sepasang suami istri itu mulai merebahkan tubuh mereka diranjang berukuran big size yang nyaman.
"Alhamdulillah yaallah.Akhir nya aku masih bisa tidur diranjang ini lagi." ucap Aruni sambil menggerak-gerakan kedua tangan dan kaki nya.
"Alhamdulillah.Sayang bagai mana kalau kita adain syukuran sebagai tanda kepulangan kamu,akhir pekan ini?" ucap Reno sambil memeluk istri nya.
"Yah mas,jangan akhir pekan ini.Sebab Ines mau nikah akhir pekan ini mas."
"Iya mas boleh juga,tapi aku mau nya ngundang anak yatim ya mas?" ucap Aruni bersemangat.
"Iya sayang.Kamu minta tolong sama mama dan ibu aja ya untuk mengatur acara nya.Saya hanya bisa bantu memberikan uang nya uantuk keberlangsungan acara nya." jawab Reno sambil tersenyum.
"Oke mas ku." ucap Aruni seraya mengecup pipi suami nya.
Reno pun mulai mendekatkan wajahnya pada wajah istri nya.Dia pun kemudian menempelkan b*b*r nya pada b*b*r istrinya.Reno mengecup b*b*r istri nya dengan lembut,dia melakukan nya sangat hati-hati karena ia tidak ingin berbuat lebih pada istri nya untuk saat ini, mengingat kondisi sang istri yang baru saja mengalami keguguran.
Walaupun sangat lembut Reno menc**m b*b*r istri nya tapi ia masih bisa mengabsen isi mulut istri nya.
Sampai akhirnya Reno melepaskan pungutan nya,karena ia melihat istri nya sudah dalam mode "ingin".
"Maas." ucap Aruni dengan suara yang terdengar sexy.
Reno yang tahu bahwa istri nya sudah menginginkan lebih,hanya tersenyum sambil menatap intens wajah istri nya.
"Mas Reno." ucap Aruni lagi sambil membelai pipi suami nya.
"Sayang,gini aja ya?Kamu kan masih dalam masa nifas habis keguguran kemaren." ucap Reno pelan.
"Masyaallah,aku lupa mas." jawab Aruni sambil menutup wajah nya dengan telapak tangan karena malu.
"Hei,kenapa ditutup muka nya?" tanya Reno sambil tertawa dan berusaha membuka tangan istri nya.
"Aaah..mas Reno aku malu." jawab Aruni sambil tetap menutup wajah nya dengan telapak tangan nya.
"Kenapa malu?"tanya Reno tepat di telinga istri nya untuk menggoda.
"Ya malu lah mas,aku ketahuan banget mesum nya." jawab Aruni sambil membuka tangan nya.
"Ga usah malu,kan sama suami sendiri." lagi-lagi Reno berbicara tepat di telinga istri nya.
Aruni lantas langsung mencubit lengan suami nya yang ia sadari sedang menggoda diri nya.
"Aawww...sakit sayang." rintih Reno sambil mengusap lengan nya yang dicubit Aruni.
"Lagian kamu nyebelin sih mas."ucap Aruni sambil menyebikan bibir nya.
"Iya maaf ya." jawab Reno sambil memeluk istri nya. "Sabar ya sayang,sekarang lebih baik tenaga nya disimpan dulu sampai waktu yang tepat untuk kita berawokawok ria." ucap Reno sambil membelai punggung istri nya.
"Berawokawok ria apaan si mas?" tanya Aruni sambil tertawa.
"Ya pokok nya berawokawok lah sayang.Yang bisa membuat kamu ketagihan." jawab Reno sambil tersenyum nakal.
"Enak aja,yang selalu minta nambah tuh kamu mas,berarti yang ketagihan tuh kamu."
"Ets,jangan salah.Memang saya yang selalu minta tambah,tapi kamu juga menikmati nya kan?iya kan..hemm..hemm." jawab Reno sambil menaik-turunkan alis nya.
Dan sepasang suami istri itu pun tertawa bersamaan.Mereka saling memeluk satu sama lain.Menikmati moment berdua mereka yang sempat tertunda beberapa minggu lalu,akibat tragedi yang menimpa Aruni.
Malam pun semakin larut,pasangan suami istri itu pun memutuskan untuk segera memasuki alam tidur mereka bersamaan.
next bab ya...
Dear para pembaca..terimakasih untuk dukungan nya selama ini ya..Maaf kalau up nya ga tentu. Sebab saya lagi mempersiapkan karya baru lagi yang sebentar lagi rilis..
sekali lagi terimakasih banyak untuk dukungan nya.Dan jangan lupa tetep berikan like disetiap bab nya ya..dan juga komentar nya jgn lupa ditulis...karena komentar dari kalian dapat membangun motivasi author..
sampai ketemu lagi di bab selanjutnya..šš