
Pagi itu Aruni yang baru saja terbangun dari tidur nya.Tiba-tiba teringat akan kejadian semalam,kejadian panas antara diri nya dan juga sang suami.
Aruni berusaha bangkit dari tidur nya,namun tubuh nya terasa lemah tak berdaya.Seluruh tubuh nya terasa sakit,Aruni berusaha bangkit.Walau pun dengan susah payah ia melakukan nya.Dia kemudian duduk ditepian ranjang besar itu.Aruni yang masih menggunakan lingerie yang semalaman iya pakai tampak meringis menahan sakit.
"A..Aww..!" Rintih Aruni ketika hendak bangun daru duduk nya.
"Run,kamu kenapa?" tanya Reno pelan saat melihat istrinya sedang meringis kesakitan.
"Sakit mas."jawab Aruni pelan.
Reno yang memang sudah sedang duduk diatas ranjang nya kemudian mendekati istrinya.Dan memeluk istrinya,dia kemudian mengecup kening istrinya itu.Karena dia sadar dirinyalah yang sudah membuat istri nya merasakan kesakitan dan juga kenikmatan.š¤£š¤£
"Kamu mau kekamar mandi?" tanya Reno pelan.
"Iya mas." ucap Aruni pelan
"Ya udah saya bantu ya?" ucap Reno yang langsung menggendong Aruni ala bridal style. Dan Aruni hanya pasrah mendapat perlakuan seperti itu dari suami nya.
Reno dan Aruni pun kemudian memasuki kamar mandi bersamaan.Mereka tidak hanya melakukan mandi bersama pagi itu.Tetapi juga melakukan adegan panas seperti semalam.
Terdengar suara erangan dan rintihan kenikmatan dari dalam kamar madi.Pasangan suami istri yang sedang dimabuk cinta itu entah sedang melakukan gaya apa sampai terdengar jelas suara nya sampai keluar kamar mandi.ššš
Hampir tiga puluh menit lebih Reno dan Aruni berada didalam kamar mandi.Sampai akhir nya mereka berdua keluar dari kamar mandi.Dan buru-buru menggunakan pakaian nya lalu shalat subuh berjamaah.Karena waktu sudah menunjukan pukul lima lewat lima belas memit.
Selesai shalat Aruni langsung bersiap-siap untuk berangkat kerja.Walau pun sebenar nya tubuh nya sangat lelah karena hasil perbuatan suami nya itu.
"Run,kamu tetep mau masuk kerja hari ini?" tanya Reno saat Aruni sedang mengenakan jilbab nya.
"Iya mas,aku kan libur nya masih hari minggu mas." jawab Aruni
"Tapi kan kamu bilang tadi kalau kamu lagi ga enak badan." ucap Reno panik
"Bukan ga enak badan mas,tapi badan ku sakit semua.Tau tuh perbuatan siapa sampai aku kaya gini." jawab Aruni ketus.
"Iya saya minta maaf ya,ini semua salah saya."Ucap Reno sambil mengusap pucuk kepala istrinya. "Sudah pokok nya hari ini libur kerja dulu ya?" ucap Reno pelan.
"Tapi mas,aku ga enak sama yang lain.Kan aku baru aja selesai cuti.Nanti malah digosipin yang engak-engak."
"Yang engak-engak bagai mana?"
"Ya aku ga mau di bilang manfaatin kekuasaan kamu mas."
"Emang ada yang berfikiran sampai seperti itu ya?"
"Ya ga tau sih mas.Tapi kan aku ngejaga aja,takut nya ada yang berfikiran seperti itu." 1
"Tapi saya ga mau lihat kamu sakit,jadi saya minta hari ini kamu ijin kerja dulu ya.Biar saya yang urus ya."
"Tapi kan mas."
"Ga ada tapi-tapian ya,pokok nya saya mau kamu hari ini ga usah masuk kerja dulu.Saya mau kamu istirahat dulu,sebab nanti malam kita akan bekerja keras lagi."
"Ish,mas Reno mah!"
"Hahahahha..bercabda kok.Sekarang ijin ga masuk kerja ya,soal nya hari ini kita ada fitting baju buat acara ngunduh mantu hari sabtu besok."
"Iya mas,atur aja."
"Siap bos." ucap Reno
Akhir nya Aruni pun tidak jadi berangkat bekerja. Dia mengganti lagi pakaian nya.Sementara Reno yang masih menggunakan baju koko.Langsung membuka laptop nya.Dan mengutak-atik nya di atas ranjang.Reno hari ini pun tidak masuk kerja,maka dari itu dia memerikasa pekerjaan nya lewat email yang dikirim oleh Ali.
"Mas,aku kebawah dulu ya?Aku ga enak sama mama,selama disini aku ga pernah bantu apa-apa."
"Mau bantu apa memang nya?semua sudah ada yang mengerjakan."
"Apa aja lah,bantu ngeliatin doang juga ga apa-apa." ucap Aruni sambil nyengir lalu pergi meninggalkan suami nya itu.Sementara Reno hanya menggelengkan kepala nya.
Aruni yang berjalan menuruni tangga,hanya dapat meringis menahan sakit dimiss V nya.Akibat perbuatan suami nya.
"Aruni,ngapain kedapur?mau bawa bekal untuk kerja?" tanya mama mertua nya.
"Ah,engga ma,Runi mau bantuin mama masak." jawab Aruni sambil tersenyum.
"Bantui mama?memang nya kamu ga kerja?"
"Engga ma.Mas Reno minta aku buat ijin ga masuk kerja ma,kata nya mas Reno mau fitting baju ma."
"Oh,seperti itu.Ya sudah sini bantuin mama siapin sarapan ya?"
"Siap ma." ucap Aruni sambil tersenyum.
Akhir nya mertua dan menantu itu pun melakukan masak bersama,untuk sarapan pagi itu.
Aruni dan mertua nya tampak kompak didapur. Aruni mengikuti setiap arahan yang di berikan oleh mama mertua nya.
Hingga mereka tak menyadari ada sembilan pasang mata yang mengamati mereka dari meja makan.Yaitu Reno,papa,halmeoni dan hal-abeoji, mereka asik memerhatikan tingkah dua wanita beda usia itu.
Selesai masak keluarga Herlamang pun sarapan bersama.Mereka makan dengan tenang.
...
Sementara di tempat lain Natasya yang sudah berada di kantor polisi untuk menjenguk suami nya.
"Sayang,aku bawain sarapan untuk kamu ni." ucap Natasya sambil menyodorkan makanan yang ia bawa.
"Lu udah lakuin apa yang gue minta kan?" tanya Ari penuh penekanan.
"Iya sayang aku sudah melakukan semua yang kamu minta."jawab Natasya lembut.
"Bagus." ucap Ari tegas.
"Sayang liat deh,perut aku gerak-gerak,kaya nya baby kita seneng banget karena ketemu sama kamu."ucap Natasya sambil menunjukan perut buncit nya yang sedang bergerak-gerak akibat pergerakan aktif bayi dalam perut nya.
"Heh,terus jaga dia.Jangan sapai dia kenapa-kenapa."ucap Ari datar.
"Iya sayang,pasti aku akan selalu jaga dia." ucap Natasya sambil tersenyum.
"Bagus,ya udah.Pulang sana,gue mau istirahat." ucap Ari sambil berdiri.
"Iya sayang,jangan lupa dimakan ya sarapan nya.Besok aku kesini lagi." ucap Natasya lembut.
"Hemm." jawab Ari yang langsung meninggalkan Natasya.
Natasya yang kini sudah sendirian langsung pergi meninggalkan kantor polisi.
...
Kemabali kekediaman tuan Herlambang.
Reno yang sudah siap untuk berangkat kerja,sedang menuruni tangga bersama istri nya.
Aruni mengantar Reno sampai kedepan pintu utama rumah besar.
"Mas,kamu hati-hati ya kerja nya." ucap Aruni sambil mencium punggung tangan suami nya.
"Iya,kamu juga di rumah baik-baik ya.Nanti kamu dan mama diantar supir ya untuk fitting.Kita ketemuan disana."jawab Reno sambil mengusap pucuk kepala istri nya.
" Iya mas,Siap."jawab Aruni
"Ya udah saya berangkat ya,assalamualaikum." ucap Reno sambil mengecup kening istri nya.
"Waalaikumsalam." jawab Aruni dengan wajah yang sudah bersemu memerah.
Reno pun pergi bekerja dengan diantar oleh supir. Sementara Aruni melanjutkan aktifitas nya dirumah bersama keluarga tuan Herlambang.
Next bab ya..š