
Reno dan Aruni sudah berada didalam mobil. Mereka berdua terdiam selama didalam mobil.Tak berapa lama Reno membuka obrolan.
" Mau langsung pulang atau ga?" ucap Reno pelan.
"Langsung pulang aja." ucap Aruni pelan.
"Okey." ujar Reno.
Mobil Reno pun melaju membelah jalanan kota yang ramai. Reno mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang.
Kurang lebih satu jam kemudian mobil Reno telah sampai didepan halaman rumah Aruni.
" Mau mampir dulu ga?" Tanya Aruni
" Ga usah deh,langsung aja."jawab Reno pelan.
"Okey." ucap Aruni singkat .
"Salam aja buat ayah sama ibu." ucap Reno.
" Iya." ucap Aruni sambil turun dari mobil.
Kemudian Aruni pun masuk kedalam rumah nya.Dan Reno pergi meninggalkan rumah Aruni.
Dalam perjalanan Reno mulai flashback kembali kekejadian yang seharian ini ia alami.Mulai dari menjemput Aruni,fitting baju dengan Aruni,samapi mengantar Aruni kembali kerumah nya.Reno mengingat setiap detil yang ia lakukan bersama Aruni.
" Kok,gue jadi nikmatin gini ya.Jalan sama si Aruni itu." ucap Reno sambil terus fokus menyetir. "Akh,bodo amat lah.Mungkin karena emang gue ga ada kerjaan juga." ucap Reno sambil mencoba menepis rasa yang ia rasakan.
...
Sementara di rumah Aruni sudah di tunggu oleh keluarga nya.Ada ayah,ibu,kak Rini dan kak Putra,yang sedang berkumpul diruang keluarga.
"Run,ceritain dulu dong kamu ngapain aja seharian." ucap kak Rini mencari tau.
"Apaan sih kak,aku cape banget.Aku mau mandi dulu ya." ucap Aruni sambil berjalan menuju kamar nya.
"Runi,tapi kan kakak penasaran." ucap kak Rini ribut.
"Bun,kamu apaan sih,kaya anak kecil aja.Kasian Runi baru pulang kamu udah ribut." ucap kak Putra mengingatkan istri nya.
"Iya bener tuh Putra.Nanti juga Runi bakalan cerita kalau dia udah ga cape."ucap ibu membela menantu nya.
" Tapi kan Rini penasaran bu." ucap kak Rini.
Didalam kamar Aruni yang telah menyelesaikan mandi, kini sedang melakukan kewajiban nya sebagai seorang muslim yaitu shalat lima waktu.
Selesai melakukan kewajiban nya Aruni kemudian berdoa.
"YaAllah,kalau memang mas Reno jodoh ku,maka dekatkanlah.Tapi kalau memang mas Reno bukan jodohku,maka jauhkanlah dengan cara mu ya Allah." begitulah kira-kira isi doa Aruni.
Kemudian setelah selesai dengan doa nya.Aruni mulai merebahkan tubuh nya diatas kasur dikamar nya.Dia merasa sangat lelah setelah seharian dia beraktifitas.
'Kok,aku kaya nya mulai nyaman ya berada deket sama mas Reno?kira-kira dia ngerasain hal yang sama ga ya, kaya yang aku rasain?' gumam Aruni pada dirinya sendiri.
Triiing..
Tiba-tiba nada pesan masuk pada ponsel Aruni berdering.Ketika Aruni membuka pesan itu ternyata dari Ari.
Ari Massage : " Assalamualaikum.Runi apa kabar?Maaf mengganggu.Tadi Ari liat Runi keluar dari boutique sama laki-laki,boleh tau itu siapa?"
'Apaan sih ni orang,masih aja kepo sama urusan aku.' gumam Aruni.
Ari massage : " Run,kok ga dibls?" pesan masuk dari Ari lagi.
Aruni massage : " Oh,itu calon suami aku." isi pesan yang dikirim Aruni untuk Ari.
Ari Calling. Tiba-tiba ada telepon masuk ke ponsel Aruni dari Ari.
"Ish apaan sih ni orang.Pake telepo segala?!" seru Aruni pada diri sendiri.
"Assalamulaikum." ucap Aruni ketika menjawab panggilan telepon dari Ari.
"Waalaikumsalam,Runi yang tadi Runi bilang itu salah kan ?" tanya Ari pada Aruni di sambungan telepon nya.
"Salah bagai mana sih,aku kasih tau ya.Aku udah mau nikah,yang kamu liat tadi itu calon suami aku,dan aku kasih tau ya kamu jangan ganggu-ganggu aku lagi.Karena aku udah punya tunangan!" ucap Aruni kesal.
"Runi,kita baru putus kurang lebih 2 minggu,kenapa kamu cepet banget dapat ganti nya Ari?Kamu cuma jadiin dia pelampiasan kamu doang ya kan?!" ucap Ari tak terima.
"Enak aja kalau ngomong.Aku itu cinta sama dia,dan terserah aku dong mau kapan aja cari ganti nya kamu.Ga usah ke Ge'Eran ya kamu. Jangan kamu fikir aku akan susah move on hanya karna putus dari kamu.Aku tuh ga pernah nganggap kamu ada.Puas!." ucap Aruni sambil menutup telepon nya.Dan kemudian mematikan ponsel nya.
'Dasar ga waras.' gumam Aruni pelan
...
Sementara ditempat lain Reno yang tidak pulang kerumh,tengah bersiap-siap untuk main futsal dengan teman-teman nya. Dia kini ada di apartemen nya.Dia memilih pulang ke apartemen nya karena memang lebih dekat ke lapangan Futsal tempat dia dan teman-teman nya akan latihan.
Bugatti Chiron Super Sport 300+ ,kali ini Reno mengendarai mobil tersebut.
Tak butuh waktu lama hanya kurang lebih tiga puluh menit Reno sudah sampai di lapangan futsal yang memang jadi langganan nya untuk bermain futsal dengan teman-teman nya.
"Woi..Kakak pertama!" seru Dhika dari kejauhan sambil melambaikan tangan nya
Dan Reno pun melangkahkan kaki nya kearah dimana sahabat-sahabat nya berada.
"Wih,kakak pertama baru keliatan ni.Kemana aja brow." ucap Seno sambil bersalamah khas laki-laki.
"Biasa,lagi sibuk proyek baru ni." jawab Reno sambil tertawa.
"Wah,kenceng ni." ucap Seno bercanda.
" Alvin mana?" tanya Reno pada Dhika dan Seno yang ada disana.
" Dia lagi jemput vero kata nya." jawab Seno.
"Memang nya Vero udh pulang?" tanya Reno.
"Udah semalam dia sampe.Lu aja sibuk banget di chat Alvin ga bales." tutur Dhika dengan wajah kesal.
"Sorry,semalam gw ga ngecek hp." ucap Reno menjelaskan.
"Banyak alasan kau kisanak!" seru Dhika dengan khas nya.
"Cukup Verguso." ucap Seno menimpali.
"Hentikan Esmeralda."ucap Dhika yang tak mau kalah.
"Apaan sih lu berdua."ucap Reno yang terlihat jijik.š
Tak berapa lama kemudian Alvin dan Vero sampai.
Mereka segera bergabung dengan sahabat-sahabat nya.
"What's up Bro." ucap Alvin ketika sampai didepan sahabat-sahabat nya.
"Yo,mamen.Akhir nya smpai juga kalian." ucap Dhika sambil berlaga bak anak hip hop.
"Belom mulai sparing nya?" tanya Alvin pada sahabat-sahabat nya.
"Belom,yang ngajakin sparing nya aja belom keliatan." ucap Seno.
"Ren,kamu apa kabar." ujar Vero
"What?!Ada kita juga lho.Kenapa cuma Reno yang di tanyain kabar?Cieee..!!!" seru Dhika tak terima.
"Iya,sorry.Kalian apa kabar?" ucap Vero merasa tidak enak.
"Eh,by the way.Mana ni oleh-oleh nya dari LN." ucap Seno mencoba mencairkan suasana.
"Oh,iya.Hampir lupa.Nih gue bawa ini buat Dhika,ini buat Seno and istri,ini buat Alvin,trus yang ini buat Reno." ucap Vero sambil memberikan bingkisan oleh-oleh pada sahabat-sahabat nya.
Dan mereka menerima nya dengan penuh kebahagian.
Tiba-tiba seseorang menyapa mereka.
"Sorry ganggu." ucap seseorang itu.
"Woi,Ari.Gemana-gemana?" ucap Seno yang mengenali orang tersebut.
"Sparing sekarang?udah siap?" tanya seseorang itu yang tak lain adalah Ari,mantan pacar Aruni.
"Gimana bro,udah siap belum." tanya Seno pada sahabat-sahabat nya.
"Oke,siap." ucap Dhika menegaskan dan dijawab anggukan oleh yang lain nya.
"Oke,kita siap-siap dulu ya.Ntar langsung kelapangan." ucap Seno.
"Oke." ucap Ari singkat dan langsung berlari menuju rekan-rekan nya.
Reno cs pun bersiap-siap untuk memulai sparing futsal.Sebelum itu mereka melakukan pemanasan terlebih dahulu.
Merka melakukan lari mengelilingi lapangan futsal,melompat-lompar,latihan menendang dan lain sebagai nya.
Sementara Vero hanya menonton dari pinggir lapangan.Dia bertugas Menjaga barang-barang milik ke empat sahabat nya.
Kemudian permainan fusal itu pun berlangsung. Kedua team melakukan permainan dengan baik
next episode ya sahabat..