
Lio menghampiri Sasya yang masih asik menggendong Zilo bahkan terlihat Sasya yang merasa gemas dengan terus mengecup pipinya, Zilo yang merasa geli hanya menggeliat tanpa menangis dan semakin membuat Sasya gemas.
" Azelo,, Kamu tuh bikin Aunty gemes tau gak Sayang,, " Ucap Sasya kembali mengecup Azelo
" Ehem,, Udah pantes Loe gendong Bayi Sya " Ucap Lio tersenyum
Sasya menoleh dan tersenyum,,
" Gemes banget Sama Azelo,, "
" Udah pengin punya Baby " Goda Lio dan membuat Sasya membulatkan matanya
Lona beranjak mendekati mereka dan berdiri di depan Sasya..
" Anteng banget di gendong Aunty Sayang,, Sama Mommy yuk biar Aunty sama Om istirahat " Ucap Lona
" Gak papa Honey,, Sasya lagi belajar jadi seorang ibu " Lanjut Lio yang terus menggoda Sasya
" Apa sih,,
ya udah Azelo sama Mommy dulu ya " Ucap Sasya kembali mengecup Zilo dan memberikannya kepada Lona
" Kak,, Ade ke kamar dulu ya mau kasih Asi Azelo"
" Iya Honey "
Lona berjalan menuju kamarnya, memang sudah waktunya Lona memberikan Asinya.
" Gue anter Loe ke kamar, Loe istirahat dulu aja Sya " Ucap Lio
" Engga deh,, Gue bantu Tante Biyanka aja siapin makan siang "
Sasya berjalan menuju dapur dimana Biyanka dan Mia sedang memasak sementara Lio berjalan menuju kamar.
-
Lona masuk ke dalam kamarnya dan terlihat Zicko yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi.
" Azelo tidur Yang "
" Belum Kak,, mau aku kasih Asi dulu " Ucap Lona dan Zicko mengangguk
Lona duduk di tepi ranjang dan Zicko membantunya mengambil bantal untuk mempermudah Lona memberikan Asinya.
Zicko menatap anaknya yang begitu rakus, bahkan sangat Lucu dan membuatnya gemas.
" Sayang Hei,, Hati hati Nak,, Daddy gak bakal minta Nak " Ucap Zicko
" Aww,, Sayang kenapa nyubit sih " Lanjutnya yang mendapat cubitan dari Lona
" Lagian ngomong apa sih Kak "
Zicko menghela napasnya dan kembali menatap putranya.
" Ya sama kaya Daddy nya berarti dong"
Zicko menatap Lona dan dia pun berpikir, memang benar jika dia sangat protektif terhadap Lona.
" Itu namanya aku sayang kamu Yang "
Lona tersenyum menatap Zicko,,
" Makasih ya Kak udah jadi suami juga Daddy yang baik buat Aku juga Azelo "
" Oya Kak,, Kapan kamu siapin nama buat anak kita, perasaan kita gak ada ngobrol sebelumnya deh "
" Reflek aja Yang, Tiba tiba muncul nama itu ya Udah tapi bagus kan "
" Bagus Kok Azelo Brian Wiharto aku suka namanya "
Zicko tersenyum dan kembali mengusap lembut putranya.
Tiba tiba terdengar suara ketukan pintu kamar..
" Ade,, Ini Mama Honey " Ucap Biyanka dari luar
" Ya Mam,, Masuk Aja "
Biyanka membuka pintu kamarnya dan berjalan masuk dengan membawa nampan berisi nasi, sayur juga lauk lengkap.
" Ade makan dulu ya biar Asinya lancar "
" Ya Mam, Nanti Ade makan setelah Zilo selesai Asi "
" Sini Mam, Biar aku suapi Lona"
" Loh Kakak makan dulu aja "
" Nanti aja sayang,, Kamu lebih penting biar Asi kamu lancar "
" Sini Biar Zilo sama Mama dulu, Kalian makan dulu "
" Gak usah Mam, Mama makan dulu saja Biar Zilo sama Ade gak papa "
" Ya Sudah mama keluar ya, Kalian jangan lupa makan Oke "
" Makasih Mam "
Biyanka tersenyum dan berjalan keluar.
Zicko mengambil makan dan mulai menyuapi Lona, Baginya istri dan anaknya nomor satu dan apa pun itu mereka harus yang paling utama.
" Aaa sayang " Ucap Zicko
Lona tersenyum dan membuka mulutnya, dan Zicko menyuapinya dengan sabar.