
Zicko yang baru sampai di rumah Wiharto langsung berjalan masuk, dia tersenyum saat melihat Lio dan Biyanka yang masih duduk mengobrol di ruang tengah.
" Siang Ma,, Bang " Sapa Zicko
" Eh Udah datang Ko "
Zicko mencium punggung tangan Biyanka dan duduk di depan Lio,,
" Loe datang kapan Bang "
" Pagi,, Langsung ke rumah kalian gue, Loe dari Cafe "
" Iya Bang, Oya Ma, Lona dimana "
" Di kamar, kamu ke kamar aja sekalian istirahat "
" Iya Ma,, Aku ke kamar dulu,, Bang gue ke kamar"
" Oke "
Zicko berjalan menuju kamar Lona, dia membuka pintu kamar dan tersenyum melihat istrinya yang terbaring di sana,,
Sebenarnya Lona jarang tidur siang karena dia hampir setiap kali menemaninya di Hotel atau Cafe setelah pulang kuliah.
Zicko menghampiri Lona, duduk di sisinya sambil mengusap pipi Lona.
" Em,, Kak Zicko " Ucap Lona merasakan sentuhan di wajahnya
" Aku ganggu ya "
Lona bangun dan Zicko membantunya,,
" Engga Kak,, Oya Kak Zicko udah makan "
" Udah Yang,, Kamu sendiri sudah "
Lona mengangguk, Zicko membenarkan rambut yang menutupi wajah cantik istrinya..
" Kakak udah dari tadi "
" Baru aja Yang,, Kalo masih ngantuk istirahat lagi"
" Engga lah Kak, lagian udah sore juga "
Zicko tersenyum,
Tiba tiba ponselnya berdering,,
" Sebentar Yang,, " Ucap Zicko merogoh saku celananya,,
" Reno " Lanjutnya saat tau jika Reno yang menelponnya
" Halo Ren "
" Ko,, Bantuin gue " Ucap Reno di seberang
" Bantuin Loe,, Bantu apa "
" Meylan salah paham sama gue "
" Maksudnya "
" Meylan Mikir gue selingkuh "
" Gue tadi habis meeting di Restoran bareng Rina asisten gue terus di sana ketemu Meylan dan Meylan mikir gue selingkuh sama Rina "
Zicko menghela napasnya,,
Sudah berapa kali sebenarnya Zicko dan Sandi menyuruh Reno jujur jika dirinya sudah kerja di Kantor Bokapnya namun Reno sama sekali tidak mendengarnya.
" Ko,, Loe kok diem sih bantu gue dong "
" Terus gue bantu apa Ren "
" Jelasin ke Meylan kalo Rina cuma asisten gue, "
" Udah berapa kali gue bilang kan, Loe jujur ke Meylan jika Loe udah kerja di Kantor Bokap Loe tapi Loe gak percaya "
Deg,,!
Lona kaget, karena memang dirinya juga gak tau jika ternyata Reno sudah bekerja sekarang setau Lona jika Reno dan Meylan lagi ribut karena mereka sudah jarang jalan bareng.
" Loe urus sendiri deh, Loe jelasin semua ke Meylan, gue yakin kalo Meylan tau dia akan ngerti "
Zicko menutup panggilannya dan mengernyitkan keningnya melihat Lona yang tengah menatapnya.
" Sayang kenapa " Ucap Zicko kembali menyimpan ponselnya
" Jadi Kak Reno kerja sekarang,, " Ucap Lona dan Zicko mengangguk
" Jadi selama ini Meylan bilang kalo mereka jarang jalan dan Kak Reno gak ada waktu karena Kak Reno kerja "
" Iya "
" Kenapa Meylan gak tau, dan Kak Zicko tau tentang itu "
" Iya sayang"
" Kak Zicko,, kenapa gak cerita sih..
Selama ini Meylan sudah salah paham, mereka jadi ribut kan sekarang "
" Bukan gitu Sayang, itu urusan mereka dan Aku udah sering bilang kok buat Reno jujur ke Meylan "
" Kasihan kan Meylan pasti sedih sekarang "
" Udah ya,, itu urusan mereka.
Biar Reno yang jelasin dan selesaikan semua sendiri "
Lona mengangguk,,
" Bentar aku ke toilet Kak "
Lona berjalan masuk kamar mandi, dan Zicko terlihat membaringkan tubuhnya yang cukup lelah.
*****
Reno terus mencoba menghubungi Meylan namun tetap saja Nomornya tidak aktif. Dia terus mengirimkan pesan kepada kekasihnya berharap Meylan mau mengangkat telponnya.
" Sayang, angkat dong..
Kamu cuma salah paham, aku cuma sayang sama kamu, semua ini demi kamu yang..
Aku mau kita nantinya bahagia "