
Lona tersenyum dan menggeleng,,
Sedangkan Zicko merasa bingung dengan jawaban Lona,,
" Dia Abang gue,, mana mungkin gue pacaran sama Abang gue,, Ucap Lona tersenyum
Zicko menghela napasnya,, dia lega ternyata selama ini dia salah paham..
" Memangnya kenapa Kak,, terus Loe dapet foto itu dari mana..
" Gak Papa dan bukan dari siapa siapa.. Ya Udah gue pulang dulu ya, Loe masuk anginnya dingin.. Ucap Zicko mengacak rambut Lona
" Kakak juga hati hati ya,, bye,,
Zicko mengangguk dan melajukan motornya, Lona pun berjalan masuk ke dalam rumah..
" Loh Zicko udah pulang, Ucap Biyanka yang baru turun dari kamarnya
" Udah Mam,, tadi nitip salam buat Mama
" Lona mandi dulu ya Ma,, lanjutnya
" Oke Honey,,
Lona menuju kamarnya dan Biyanka mencari Tian,,
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Zicko terus tersenyum, dia senang ternyata Lona belum mempunyai kekasih dan selama ini yang dia kira pacarnya ternyata Kakak laki lakinya..
" Sial,, kenapa gue baru tanya sekarang, kenapa gak dari kemarin kemarin coba,, kalo udah tau gini gue kan tenang, gue bisa makan juga tidur,, tapi walaupun terlambat gue tetap seneng " gumam Zicko
Sampai akhirnya Zicko memarkirkan motornya di depan rumah, dia segera masuk dan tersenyum saat melihat Mama Mia sedang berdiri di depan meja makan,,
" Hei Ma,, Ucap Zicko sambil mengecup pipinya
" Eh Sayang,, kamu baru pulang..
" Mama masak apa,,
" Udang saus sama rendang,,
" Waw,,, Zicko mandi dulu ya Ma.. Terus kita makan, Zicko laper..
" Ya udah mandi dulu sana,,
Cup,,
Zicko kembali mengecup pipi Mamanya sebelum berjalan menuju kamarnya,,
" Kenapa itu anak, dari kemarin diem gak mau makan eh sekarang kok seperti lagi bahagia,"
Mama Mia menggelengkan kepalanya dan kembali merapikan makanan di meja..
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Hari sudah mulai gelap,,
Lio mengerjabkan matanya,, dia menoleh dan ternyata sudah jam 7 malam..
Dia pun menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket..
Setelah selesai,
Ponselnya berdering dan terlihat pesan masuk dari Sandi yang mengajak kumpul di Cafe tempat mereka biasa nongkrong,,
Setelah membalas pesannya,, Lio memakai kaos putih polos juga celana jeans hitam panjang, dia pun tidak lupa menarik jaket dan mengambil kunci mobilnya..
*******
Jalanan malam di Bandung terlihat ramai, namun Lio tetap melajukannya dengan kecepatan sedang..
Sekitar 15menit, Lio sampai di Cafe tempat dimana Sandi dan Rendi ada terlihat mereka sudah memesan minum juga makanan..
" Akhirnya Loe datang juga, gue kira Loe masih molor Ucap Sandi
" Atau Loe masih mikirin Sasya dan gak mau keluar kamar Lanjutnya
" Sialan Loe,,
Sandi dan Rendi terkekeh mendengarnya,,
" Ya Udah Loe mau pesen apa,, kita udah pesen nih,, Ucap Rendi
" Biasa aja Ren,,
Lio menatap sekeliling yang terlihat ramai di sana,
" Loe kemarin jadi pulang ke Jakarta,, Ucap Sandi
" Iya,, Lagian gue juga kangen sama Bokap Nyokap juga Adik gue,,
" Ais,, Fillona.. Apa kabar dia.. Pasti tambah cakep tuh anak,, ucap Rendi
" Iya Lah,, Adik gue memang paling cantik selain Nyokap gue,,
" Terus Sasya,, Goda Sandi
Lio menatap tajam Sandi, namun Sandi malah terkekeh..
" Kenapa Lona gak sekalian kuliah di Bandung aja si,, jadi kan gue bisa liat wajah cantiknya tiap hari..
" Enak Aja,, Gue juga gak bakal ngijinin,, dia gak bisa jauh dari Bokap Nyokap..
Sandi hanya menggeleng,,
Rendi memang sudah menyukai Lona sejak Sma dulu namun selalu saja di tolak Lona karena Lona hanya menganggap mereka kakaknya sama seperti Lio.
Pesanan Lio datang,,
Dia pun menikmatinya, sementara kedua temannya entah lah mereka membicarakan apa sesekali mereka menggoda atau membicarakan cewek yang ada di sana..
Itulah cowok tiap kali melihat wanita cantik pasti langsung terus memandangnya berbeda dengan Lio, dia termasuk laki laki yang cuek juga dingin,, dia hanya akan setia juga mencintai satu wanita sama seperti Tian yang hanya selalu mencintai Biyanka..
Hari semakin larut,,
Lio, Sandi juga Rendi pun sudah bergegas pulang, mereka menuju mobilnya masing masing..
" Ya Udah Men,, Gue duluan ya.. Ucap Rendi
" Oke,, Hati hati Ren..
Rendi mengangguk dan melajukan mobilnya, sementara Lio terlihat masih gelisah
Sandi yang mengerti menghampirinya..
" Loe masih mikirin Sasya,,
" Gue khawatir sam dia San, sudah seminggu dia gak ke kampus, rumahnya pun sepi..
" Mungkin Sasya lagi ada perlu,, Lagian dia pasti bisa jaga dirinya, Loe tau gimana tuh cewek kan..
" Tapi dia tetep cewek San,,,
" Gue yakin dia bakal kembali kuliah kok,, Loe gak usah terlalu mikiri ya..
" Udah malem,, kita pulang..
Lio dan Sandi masuk ke dalam mobil masing masing, dan mereka melajukannya..
Lio terus memikirkan Sasya,
Sasya memang gadis yang berbeda dan tidak lemah namun tetap saja dia wanita..
Saat sedang berhenti di lampu merah,, tiba tiba Lio melihat seseorang yang baru saja masuk ke dalam mini market,,
Lio seperti mengenalinya..
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Guys,,,,
Kalian pasti bete karena penasaran dengan cerita yang selalu saja gantung di setiap Episodenya..?? 😁😁
Sorry,,, 🙏🙏🙏
Sebenarnya saya ingin terus melanjutkannya tapi setelah membaca komen komen dari kalian saya merasa senang sekaligus lucu dengan komen kalian yang penasaran..
So,,,
Terus ikuti kelanjutan Ceritanya,,
Akan semakin menarik juga akan romantis..
Love you All
😘😘😘