
Hari ini adalah hari paling bersejarah bagi Aruni dan Reno.Karena pada hari ini mereka berdua akan mengucap janji suci pernikahan di depan semua orang.Aruni yang sedang di make up didalam kamar nya itu pun tampak sangat gugup.. dia merasa hari ini adalah sebuah hari besar dalam hidup yang tidak akan dia lupakan seumur hidup nya.
Acara pernikahan Aruni dan Reno diadakan di kediaman tuan Baskara.Rumah tuan Baskara sudah di sudah disulap menjadi tempat yang sangat indah dengan dekorasi menggunakan bunga-bunga hidup yang berwana warni,suasana nya bagaikan sedang didalam ballroom hotel yang sangat mewah.
...
Sementara dikediaman tuan Herlambang. Reno dan Rombongan nya telah bersiap-siap untuk berangkat kekediaman tuan Baskara.
"Wih,calon penganten,ganteng banget sih?" ucap Vero ketika menghampiri Reno di ruang tamu nya.
"Iya,ganteng banget auranya keluar." ucap Seno menimpali.
"Bener banget,aura penganten yang masi perjaka,masih wangi." kali ini Dhika yang menimpali.Dan disambut gelak tawa oleh semua nya.
"Sialan lu." ucap Reno sambil melempar tissue bekas yang sudah iya gunakan kearah Dhika.
"Eh,tapi bener bro,lu kliatan lebih bersinar." ucap Alvin sambil merangkul pundak Reno. "Yaampun Ren,lu grogi ya?" tanya Alvin ketika tak sengaja menyentuh tangan Reno yang dingin.
Reno hanya bisa tersenyum,tidak dipungkiri dia memang merasa sangat gugup saat ini.Dia tidak pernah segugup ini,bahkan saat harus menghadapi para klien-klien nya.
"Ga usah segugup itu bro.Santai aja,yakin semua akan berjalan dengan lancar." ucap Seno menyemangati.
"Iya bener Ren,pokok nya lu harus positive thinking ya." ucap Vero sambil menepuk bahu Reno.
"Thank's ya,kalian udah buat gue sedikit tenang." ucap Reno sambil memeluk keempat sahabat nya itu.
" Maaf tuan,sudah di tunggu tuan dan nyonya besar di luar." ucap Ali pada tuan nya itu.
"Oh,oke." ucap Reno dan langsung beranjak menuju mobil nya,yang disusul oleh keempat sahabat nya yang berjalan dibelakang nya.
Reno dan rombongan pun mulai bergerak meninggalkan kediaman tuan Herlambang dan menuju kediaman tuan Baskara.Ada sekitar dua puluh lima mobil yang berisikan calon pengantin dan para keluarga yang mengiringi.
"Kamu kenapa Ren?kamu gugup ya?"tanya mama Reno sambil mengusap tangan Reno yang terlihat melamun.
"Kamu tenang aja Ren,semua pasti akan baik-baik saja dan berjalan lancar." ucap tuan Herlambang mencoba menenangkan putra nya.
"Iya pa,ma.Aku ga apa-apa kok,aku merasa lebih baik sekarang.
"Kamu santai aja ya,kalau memang merasa gugup kamu baca istigfar ya." ucap mama Reno sambil mengusap punggung anak nya.
Reno pun membalas usapan mama nya sambil tersenyum.
Reno dan rombongan masih berada dijalan menuju rumah tuan Baskara.
...
Sementara di kediaman tuan Baskara,Aruni yang baru selesai di make up.Tampak sangat cantik dengan balutan kebaya putih panjang dengan riasan siger sunda dikepala nya.
"Sayang kamu cantik banget." ucap sang MUA.
"Ah,mba bisa aja." jawab Aruni malu-malu.
"Beneran sayang.Kamu cantik banget,sampe pangling aku." ucap mba MUA.
Aruni hanya tersenyum,dia pun tak memungkiri bahwa dirinya juga sempat tidak percaya melihat diri nya seniri dicermin yang ada.
Tok...tok...tok..
Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar dari luar kamar Aruni.
"Masuk." ucap Aruni dari dalam kamar nya.
"Masyaallah,Run.Ini beneran kamu?" ucap kak Arini tak percaya dengan apa yang dia lihat.
"Iya ini beneran Aruni Pratiwi?" tanya Ines juga yang tak percaya.
"Tuh kan,mba bilang apa?kamu tuh manglingi." ucap sang MUA.
"Ini beneran adik saya mba?Cantik banget kamu dek." puji kak Arini.
"Iya bener.Memang cantik bangetkan ya?"ucap sang MUA menjelaskan.
Mereka pun melakukan beberapa pose untuk mengambil gambar.Kemudian bergantian kak Arini pun minta berfoto dengan Aruni.Mereka bertiga asyik berfoto dengan calon pengantin itu.
"Permisi mbak Arini,dipanggil sama ibu.Kata nya keluarga besan sudah hampir tiba." ucap bi Onah seseorang yang suka bantu-bantu dikeluarga tuan Baskara.
"Oh,sudah mau sampai ya.Oke saya sebentar lagi kesana ya." ucap Arini pada bi Onah. "Ines kamu temenin Aruni disini dulu ya,sampai saat nya tiba." ucap Kak Arini pada Ines.
"Iya kak,siap." jawab Ines bersemangat.
"Oke,kakak tinggal ya." ucap Arini sambil melangkah meninggalkan kamar pengantin tersebut.
"Ines,minta tissue doang." ucap Aruni pada Ines.
"Ni."ucap Ines sambil memberikan tissue pada Aruni. "Eh Run,pelan-pelan kali ngelap keringet nya.Nanti make up nya luntur!" ucap Ines yang khawatir melihat Aruni sedang mengusap wajah nya.
"Eh,iya gue lupa." ucap Aruni sambil nyengir.
"Lu gugup ya." ucap Ines dan hanya di balas anggukan oleh Aruni. " Udah tenang aja,semua pasti berjalan lancar.Kan udah ada orang-orang yang kompeten yang ngurusin acara nikahan lu." ucap Ines mencoba menenangkan sahabat nya itu.
"Terimakasih ya Nes." ucap Aruni sambil tersenyum.
...
Sementara di luar rumah tuan Basakara,Reno beserta rombongan telah tiba.Mereka sudah membentuk barisan dengan kotak-kotak besar berisi seserahan ditanga para pengiring pengantin tersebut.
Reno dan kedua orang tuanya berdiri dibarisan paling depan.Reno diapit oleh kedua orang tua nya.Reno tampak gagah dengan balutan baskap adat sunda berwana putih dengan kain batik sebagai bawahan nya dan sebuah keris yang mempel pada pinggang nya.Serta tak lupa kalung yang terbuat dari rangkaian bunga melati.
Reno dan rombongan nya sudah disambut dengan hangat oleh keluarga tuan Baskara.Kini Reno tengah duduk dihadapan penghulu dengan beberapa saksi.Reno akan melakukan ijab qobul dengan tuan Baskara sebagai wali dari Aruni.
Reno duduk di sebuah kursi yang sudah disiapkan untuk acara Akad nikah diri nya dengan Aruni. Disana sudah Ada tuan Baskara yang sudah duduk berhadapan dengan nya,seorang penghulu,seta beberapa orang saksi dari kedua belah pihak.
"Baik tadi kita sudah mendengar,bahwa mempelai Wanita telah meminta ijin kepada ayahanda tercinta yaitu Tuan baskara. Sekarang mari kita memasuki acara inti yaitu Ijab qobul yang akan dilakukan oleh mempelai laki-laki yaitu saudara Reno putra Herlambang dengan tuan Baskara sebagai wali dari mempelai wanita nya yang bernama Aruni Pratiwi. Para hadirin sekalian mari kita ikuti prosesi pembacaan ijab qobul." ucap MC yang memandu acara perniakahan Reno dan Aruni.
"Nah,nak Reno apakah sudah siap?" Ucap pak penghulu menanyakan kesiapan Reno untuk memulai mengucapkan Ijab qobul.
"Insyaallah saya siap?" jawab Reno tegas.
"Baik,kita latihan dulu ya." ucap penghulu tersebut sambil menjabat tangan Reno.
"Baik." jawab Reno pasti.
"Anggap tangan saya ini tangan calon ayah mertua nak Reno ya." ucap pak penghulu yang sudah menjabat tangan kanan Reno.Dan Reno hanya mengganggukkan kepala. "Jika saya bilang dibayar Tunai.Nak Reno jawab apa?" tanya pak penghulu tersebut.
"SAH." ucap Reno lantang. Dan disambut gelak tawa dari semua orang yang ada disana.
"Bagai mana bisa sah,kalau qobul nya belum di ucap kan?" tanya pak penghulu sambil tertawa. Reno hanya tersenyum tersipu malu.Dia benar-benar gugup sampai harus salah pengucapan.
"Jangan gugup ya,santai saja.Kita mulai ya,tolong nak Reno jabat tangan ayah dari neng Aruni." ucap Penghulu.
Kemudian Reno dan tuan Baskara pun saling berjabat tangan.Tuan Baskara kemudian mulai menikahkan putri.Dan dengan satu kali tarikan nafas Reno mengucapkan ijab qobul dengan benar tanpa kendala apa pun.
"Sah." ucap para saksi dan semua orang yang ada disana.
"Alhamdulillah." ucap pak penghulu yang disusul oleh lantunan doa yang di panjatkan oleh pak penghulu.
Kemudian Aruni pun keluar untuk menemui Reno yang telah sah menjadu suami nya.Aruni tampak sangat anggun.Dia berjalan sengan diiringi oleh Ines dan Kak Arini disisi nya.
Aruni kemudian duduk disebelah Reno. Reno tampak sangat terpesona dengan kecantikan Aruni.Dia terus saja menatap Aruni,mata nya tak lepas dari wajah Aruni.Reno benar-benar tak bisa melepaskan pandangan nya pada Aruni.
Kedua mempelai itu menandatangani buku nikah. Mereka juga memakaikan cincin dijari pasangan nya.Kemudian Aruni mencium tangan Reno dan dibalas Reno mencium kening Aruni.
Acara ijab qobul pun berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun.
Kini Reno dan Aruni telah sah menjadi pasnagan suami dan istri.
Kini mereka berdua telah duduk dipelaminan. Reno tampak sangat senang,begitu pula dengan Aruni.
Mereka menerima ucapan selamat dari pada tamu undangan.Satu persatu para tamu undangan naik keatas panggung pelaminan untuk memberikan doa restu nya kepada Aruni dan Reno.
next bab ya....