
Biyanka menatap Tian dengan penuh tanya, siapa gadis kecil yang menyapanya bahkan Terlihat begitu manis tersenyum kearahnya..
Tian mengernyitkan keningnya, dia sendiri tidak mengenal ataupun melihat gadis itu sebelumnya..
" Kak Cristian,, Ucap Gadis itu kembali dengan senyuman manisnya..
Tiba tiba datang seorang Laki laki paruh baya menghampirinya..
" Astaga Amanda,, ternyata kamu di sini sayang..
" Maaf Tuan, Nyonya,, Anak saya sudah mengganggu Anda..
Biyanka tersenyum, dia pun menatap Amanda dia sama Seperti putrinya sangat manis..
Tian hanya tersenyum,,
" Jadi Ini adalah anak Anda,, Ucap Tian
" Iya Tuan,, Dia anak saya..
Dia sangat mengidolakan Anda bahkan dia selalu meminta saya untuk mengantarkannya bertemu Anda
" Papa,, Manda ingin berfoto dengan Kak Cristian..
" Sayang,, kita ke sana ya.. Kamu jangan nakal..
" Tapi Pa,, Ucap Amanda cemberut..
Biyanka berjalan menghampiri Amanda dan menunduk untuk berbicara dengannya..
" Amanda mau foto dengan Kak Tian,, Ucap Biyanka dan di balas anggukan Manda
" Ya sudah,, sini biar Saya foto..
Tian menatap Biyanka dan tersenyum, Biyanka memang sangat dewasa semenjak mempunyai anak dan semakin membuatnya sangat mencintainya..
" Beneran Kak,, Ucap Manda senang..
" Kak Tian mau kan,, Ucap Biyanka tersenyum
Tian tersenyum dan langsung menghampiri Manda, Mereka langsung berpose dengan Biyanka yang memotonya..
" Terimakasih Nyonya, Tuan,, Maaf atas kenalan anak saya..
" Tidak Pa,, Manda anak yang sangat manis,, dia sama seperti anak Kami Ucap Tian
Biyanka menatap Manda yang begitu senang melihat beberapa foto di Ponselnya..
" Manda,, sudah ya..
" Iya Pa..
Kak, Manda pergi dulu ya.. Bye..
" Bye sayang,,
Dan mereka kembali menikmati hidangan di sana, namun Biyanka masih terus bertanya tanya kenapa Anak seumur Lona bisa mengidolakan suaminya..
*****
Hari semakin malam,
Tian mengajak Biyanka pulang, dan setelah mereka berpamitan dengan Bella juga Aldo mereka menuju mobilnya..
" Terima kasih Kak Cristian,, Goda Biyanka saat Tian membuka pintu mobil..
Tian hanya menggelengkan kepalanya mendengar ucapan istrinya..
Tian masuk dan duduk di kursi kemudi, terlihat Biyanka masih terkekeh..
" Sayang,, Ucap Tian menatap Biyanka
" Iya Kak,,
" Sayang,, Udah dong gak usah goda Mas terus
" Habisnya aku tuh bingung,, ternyata bukan hanya wanita dewasa yang mengidolakan Mas tapi anak anak juga ya..
Tian hanya terdiam dan melajukan mobilnya,, selama dalam perjalanan Biyanka terus menggoda Tian dengan memanggilnya Kak..
Tian langsung mengecup Bibir Biyanka yang terus menggodanya..
Cup,,
" Mas Tian,, Ucap Biyanka dengan memanyunkan Bibirnya..
" Mau goda Mas lagi Hem,,
Biyanka langsung menggelengkan kepalanya, dia tau Tian akan menyerangnya jika dia terus menggoda ya..
-
Mobil mereka sampai di depan rumah,, mereka masuk ke dalam dan terlihat rumah sudah sepi dan gelap..
Biyanka memeluk lengan Tian dan berjalan masuk,,
Mereka menuju kamar Lio dan Lona untuk melihat kedua anaknya..
Bunda Rania menginap di rumah mereka karena Biyanka yang memintanya,,
-
Biyanka membersihkan wajahnya dan sudah menggunakan piyama,,
Sedangkan Tian masih berada di kamar mandi..
Tian berjalan keluar dan menuju ranjang, dia duduk bersender sambil melihat istrinya yang masih sibuk dengan wajahnya..
" Sayang,, tidur yu udah malam..
" sebentar Mas,,
Biyanka melepas ikatan rambutnya dan berjalan menuju ranjang,,
Biyanka langsung berbaring dangan berbantalkan lengan Tian,, mereka belum tertidur karena masih dengan pikirannya masing masing..
" Mas,,
" Iya Sayang,,
" Aku seneng banget, akhirnya Bella dan Aldo bisa menikah..
" Iya sayang,,
" Aldo itu cinta pertama Bella, dan setelah semua yang sudah terjadi akhirnya mereka menikah..
Tian menundukan dan menatap wajah Biyanka yang tersenyum, dia jadi teringat dengan Ucapan Biyanka yang menyukai pesta ..
" Mudah mudahan mereka bahagia ya Mas,,
" Iya sayang,,
Sekarang tidur ya udah malam Ucap Tian..
Biyanka mengangguk dan langsung memeluknya, Tian mengecup rambut Biyanka..
" Good Night My Wife..
Biyanka mengangguk dan tidak lama terdengar suara napasnya yang sudah teratur..
Namun Tian masih belum bisa tidur, dia masih memikirkan semua ucapan Biyanka saat di pesta Bella..
\=\=\=\=\=\=\=\=
Hayo,, siapa yang mikir bakal ada pelakor?? šš
Gak lah,, nanti kaya sinet*** kalo ributnya karena pelakor..
Please ya,,
Jangan pada komen,, kok dikit, ceritanya monoton.. š¢š¢
Sakit say,,
Saya juga ada kesibukan di dunia Nyata makanya kadang telat Up atau cuma dikit karena memang bener bener harus ekstra mikir kelanjutan ceritanya agar kalian bisa menikmatinya.. šš