Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 124


Lona, Meylan juga Anisa sama sekali tidak menyadari dengan tatapan kedua laki laki yang sedari tadi terus membuntuti mereka bahkan laki laki tersebut sudah mengikutinya dari kampus,,


" Guys,, gue ke toilet bentar ya " Ucap Lona


" Oke,, mau kita anter atau'-


" Kalian tunggu aja di sini, tuh toiletnya deket juga " Ucap Lona


Meylan dan Anisa mengangguk, mereka menunggu Lona di sana sambil menikmati es krim yang di belinya tadi.


Lona berjalan menuju toilet,


Sementara kedua laki laki segera mengikutinya, Anisa tanpa sengaja melihatnya dia mengeryitkan keningnya merasa aneh dengan dua laki laki itu,,


" Siapa mereka, kok gue merasa aneh ya " gumam Anisa


" Nis,, kita duduk di sana yuk pegel kaki gue" Ucap Meylan


" Oke " Ucap Anisa dan mereka berjalan menuju kursi yang memang tidak jauh dari tempat mereka berdiri tadi.


Anis terus menatap arah toilet dan berharap jika semua yang dipikirkannya salah dan laki laki tadi hanya lah pengunjung Mall.


-


Sementara Lona baru saja keluar dari toilet, dia berjalan keluar namun tiba tiba seseorang menyekapnya dari belakang,,


Lona pingsan dan langsung mereka bawa keluar.


-


Sudah sekitar 15menit namun Lona belum kembali dari toilet, dan Anisa sudah mulai tidak curiga.


" Lona kok lama, gue gue lihat Mey " Ucap Anisa


" Gue tunggu sini Nis " Ucap Meylan dan Anisa mengangguk


Anisa berjalan menuju toilet, namun terlihat di sana sepi,,


" Lon,, Loe masih di dalam " Ucap Anisa


" Lon, Loe dimana "


Anisa membuka semua pintu, namun tidak ada Lona di sana, dengan segera Anisa berjalan keluar dan berharap Lona sudah kembali bersama Meylan,,


" Mey, Lona udah balik " Ucap Anisa


" Loh, bukannya Lona di Toilet "


" Gue gak ketemu di toilet, di sana juga sepi"


" Wait, maksud Loe Nis "


" Gue udah cari Lona di semua toilet dan sama sekali gak ada di sana "


" Terus Lona dimana, gue telpon dia " Ucap Meylan dan langsung mengeluarkan ponselnya namun ponsel Lona tidak aktif


" Gimana Mey"


" Gak aktif "


Anisa bingung, namun dia kembali teringat dengan dua laki laki aneh yang dia lihat.


" Astaga,, " Ucap Anisa


" Nis,, Loe kenapa"


" Mey, gue tadi lihat dua laki laki aneh dan mereka kayak ngikuti Lona ke toilet "


" Maksud Loe, Lona di culik,, engga engga gak mungkin Nis "


" Kita cari Lona Mey "


Meylan mengangguk dan mereka berkeliling Mall mencari Lona,,


*****


Lona yang masih pingsan kini berada di dalam sebuah mobil,,


" Kita bawa kemana gadis ini "


" Sesuai perintah Bos, kita bawa dia ke Markas "


-


Hari semakin gelap, Anisa dan Meylan masih mencari Lona namun mereka tidak menemukannya.


" Nis, Gimana ini, Lona kemana " Ucap Meylan panik


" Gue juga bingung Mey"


" Gimana kita ngomong ke Om Tian juga Tante Biyanka Nis "


" Loe tenang ya, gue telpon Mas Sandi sekarang"


Anisa mengeluarkan ponselnya,,


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


Sementara di Malang,


Zicko dan Sandi baru saja sampai di Hotel, ,


" Uh,, Capek banget badan gue " Ucap Sandi merebahkan tubuhnya


" Gue mandi dulu " Ucap Zicko dan Sandi mengangguk


Sandi memejamkan matanya, tubuhnya sangat lelah namun tiba tiba ponselnya berdering.


Sandi segera merogoh saku celananya dan tersenyum saat melihat jika Anisa yang menelponnya..


" Hai Sayang,, " Ucap Sandi tersenyum


" Tumben telpon dulu, kangen ya sama aku sorry seharian aku sibuk banget, jangan marah ya " Lanjutnya


" Mas, Lona hilang " Ucap Anisa di seberang


" Apa, Maksud kamu "


" Tadi aku, Lona juga Meylan jalan ke Mall dan gak tau Lona kemana kita udah coba telpon tapi gak aktif "


" Kamu tenang, siapa tau Lona udah pulang ke rumah "


" Gak mungkin Mas, Lona pasti bilang ke kita kalo dia pulang "


" Terus dimana Reno "


" Mas Reno gak ikut, kita cuma bertiga "


" Astaga,, "


" Apa kamu udah menghubungi Orang tua Lona"


" Belum Mas, aku bingung "


" Oke,, kamu tenang ya, Aku telpon Reno biar dia juga bantu kalian cari Lona "


" Cari Lona, maksud nya " Ucap Zicko yang baru keluar kamar mandi


" Nis, aku tutup telponnya kamu tenang ya " Ucap Sandi


Sandi menatap Zicko yang juga menatapnya tajam, dia bingung harus menceritakannya..


" Maksud Loe cari Lona, siapa yang telpon San " Ucap Zicko


" Ko, Loe tenang dulu..


Tadi Anisa yang menelpon, dia bilang jika Lona hilang di Mall saat mereka sedang jalan jalan "


Zicko langsung menyambar kunci mobilnya dan berjalan keluar,,


" Ko, tunggu Loe mau kemana "


" Cari Lona "


" Loe tenang Ko, gue udah nyuruh Reno buat cari tau dimana Lona "


" Loe bisa ngomong kayak gitu karena bukan Anisa yang hilang " Ucap Zicko kembali berjalan


" Oke, kita balik ke jakarta. Sini kunci mobilnya gue yang setir " Ucap Sandi dan Zicko memberikannya.


Mereka keluar Hotel dan segera menuju Basemen.