Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 64


Seminggu kemudian.


Setelah kejadian saat itu kini baik Tian dan Zicko semakin protektif menjaga Lona bahkan Tian sampai menyuruh seseorang untuk menjaga Lona dari kejauhan.


Begitu juga dengan Zicko yang lebih sering menemani Lona, dia menyampingkan usahanya demi keselamatan kekasihnya.


Seperti saat ini,


Zicko akan menemani Lona di kampus padahal dia tidak ada kelas hari ini namun dia akan menunggu Lona hingga kelasnya selesai.


" Memangnya Kak Zicko gak ke Cafe,, lagian hari ini juga kan Kakak gak ada kelas, kan juga bisa jemput aku nanti.. Ucap Lona panjang lebar


" No Sayang,, Aku temani kamu sampai selesai kelasnya Oke..


" Tapi Kak,,


" Sst,, sekarang kamu masuk.. kakak tunggu di Kantin ya Ucap Zicko mengusap pipi Lona


" Iya,, nanti aku ke kantin kalo kelas udah selesai.


Zicko tersenyum,, Lona masuk ke dalam kelasnya dan Zicko berjalan menuju kantin.


" Kak Zicko masih nungguin Loe Lon,, Ucap Meylan dan Lona mengangguk


" Seneng banget ya jadi Loe, Loe banyak yang sayang, Bokap nyokap Loe, Abang Loe dan Kak Zicko gak kayak gue


" Sst,, Kok Loe bilang gitu sih Mey


" Loe kan tau Lon,, gue anak tunggal dan Bokap Nyokap gue sibuk kerja


" Jangan bicara kayak gitu lagi ya, mereka pasti sayang sama Loe kok dan kan ada gue juga lainnya yang sayang sama Loe


Meylan menatap Lona dan memeluknya,,


" Thanks ya Lon,, Loe sahabat yang tau gue


Lona membalas pelukan sahabatnya.


*******


Sementara di Kantin Zicko membuka Laptopnya, dia sengaja membawanya saat menunggu Lona kuliah.


Banyak mahasiswi yang berada di kantin menatapnya kagum, Zicko memang sangat perfect namun mereka cuma bisa memandang dan mengaguminya karena mereka tau tentang hubungannya dengan Lona dan mereka tau siapa orang tua Lona dan mereka tidak mau menanggung resiko jika mengganggu Lona.


Zicko menatap Laptopnya dan dia kembali mendapatkan email dari nama yang tidak di kenalnya dan Zicko teringat jika sebelumnya dia juga sudah pernah mendapat email dari nama itu.


" Kenapa gue kembali dapat email dari orang ini, dan sebelumnya juga gue '- "


Zicko langsung mencari email masuk lainnya dan benar saya nama emailnya persisi.


Karena penasaran akhirnya Zicko membuka emailnya..


Terlihat beberapa Foto yang dikirim lewat email, dimana Zicko yang masih berstatus Siswa SMA dan Zicko menatap satu Foto yang membuatnya teringat saat Sekolah dulu.


Zicko menutup Laptopnya dan mengusap wajahnya,,


" Kak Zicko,, Ucap Lona tiba tiba


" Ah,, Sayang,, Ucap Zicko kaget


" Kak Zicko kenapa,, Ada masalah


" Engga Kok,, kamu udah selesai kelasnya Ucap Zicko dan Lona mengangguk


" Udah laper,, Mau makan dulu


" Iya Kak,, Laper.. Ucap Lona manja


Zicko mengacak rambut Lona dan berjalan untuk memesan makan.


" Makan dulu,, apa mau di suapi Ucap Zicko


" Ih Kak Zicko kita di kampus, banyak yang lihat,,


" Memang nya kenapa Yang,, lagian mereka juga udah pada tau kali kamu milik aku dan aku milik kamu.


Lona menatap Zicko dan tersenyum, dia sangat bahagia bisa kenal bahkan deket dengan Zicko, selama ini Zicko sangat menyayanginya bahkan sangat perhatian dengannya.


" Makan Sayang,, malah ngelamun.. ucap Zicko dan Lona tersenyum


" Siapa sebenarnya yang mengirim email itu dan kenapa bisa mempunyai semua foto itu" batin Zicko


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


Manda mengambil kotak yang di simpannya beberapa hari ini, dia pun berjalan menuju balkon kamarnya dengan masih membawa kotak di tangannya..


" Gimana cara gue kasih kotak ini, gak mungkin juga gue kembali bawa balik ini Kotak,, "


Tiba tiba ponselnya berdering dan Manda berjalan masuk untuk mengangkat telpon yang ternyata dari Sandi.


" Halo Kak,,


" Di Apartemen,,


Oh ya Udah,, aku siap siap dulu ya..


" Oke Bye Kak


Manda menyimpan kotak dan meletakan ponselnya dia akan bersiap karena Sandi mengajaknya untuk ke Brians Cafe.


******


Kini Zicko, Lona, Reno juga Meylan sudah berada di Cafe, mereka terlihat ngobrol namun Sandi dan Manda belum datang mereka kena macet.


" Huft,, akhirnya sampai juga Ucap Sandi langsung duduk di kursi yang masih kosong dan di susul Manda


" Gila udah macet, panas lagi Ucap Manda


" Namanya juga Jakarta Man,, pasti macet..


" Kamu mau minum Apa Beb,, Ucap Sandi


" Terserah Kakak Aja,,


Sandi mengangguk dan meminta Andi untuk menyiapkannya..


Manda duduk di sana namun pandangannya kembali menatap Zicko, selalu saja Zicko memanjakan Lona dan selalu perhatian dengannya.


" Silahkan Mas Sandi,, Mba.. Minumnya Ucap Andi


" Oke Ndi,, thanks ya


" Sama sama Mas,, kalo perlu apa panggil saya ya,, Saya ke dapur dulu


" Siap,,


" Yang,, aku ke ruangan bentar ya.. Ucap Zicko menatap Lona


" Iya Kak,, Ucap Lona tersenyum..


Zicko berjalan masuk dan Manda terus menatapnya,, Lona mengeryitkan keningnya melihat Manda yang menatap Zicko.


" Manda liatin Kak Zicko kok kayak gitu, apa ini cuma perasaan gue aja ". Batin Lona


Tidak lama Zicko kembali dan duduk di samping Lona,,


" Kenapa gak dimakan,,


" Kenyang Kak,, tadi kampus kan udah makan juga..


Zicko mengangguk dan menikmati minumannya dan lagi lagi tanpa sengaja Lona melihat Manda yang sedang menatap ke arahnya dan pasti dia menatap Zicko..


" Uh kenyang,, Ucap Reno mengusap perutnya


" Astaga,, Loe gak makan berapa hari Kak,, Ucap Meylan menatap piring kosong di depan Reno


" Yeey,, enak aja.. Sebelum gue ke sini gue juga udah makan kali,,


" Tapi Loe liat berapa piring kosong depan Loe Kak..


" Yee,, kan sayang gak di habisin lagian mumpung gratis,, Ucap Reno terkekeh


" Kak Zicko Loe kok bisa punya temen model gini,, ngakunya aja anak orang kaya tapi penginnya gratisan


Semua tertawa melihat Reno dan Meylan yang akan selalu ribut tiap mereka bersama,,


" Astaga, gue baru liat Zicko tertawa.. ". Batin Manda menatap Zicko.