Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 29


Lona berjalan masuk ke dalam kampusnya, seperti biasa Tian lah yang selalu mengantarnya dan setiap pulang Supir yang akan menjemputnya..


Penampilan Lona memang selalu simpel, dia tidak suka dengan pakaian yang menurutnya ribet,, dia hanya senang memakai celana jeans panjang atau Rok..



" Ehem,, Gimana Loe sama Zicko,, kayaknya gue liat Kalian gak kembali dekat.. Ucap Dena


" Iya Lah,, lagian udah punya cowok kok masih aja goda cowok lain.. Ucap Mona


Dena dan Lona tersenyum licik dan meninggalkan Lona yang sangat bingung dengan omongan dari mereka..


" Maksud mereka apa ya,, ". Gumam Lona


Dia pun kembali berjalan menuju kelasnya,, namun lagi lagi langkahnya terhenti saat Meylan memanggilnya..


" Lona,, tungguin gue,


Lona tersenyum dan menunggunya,,


" Tumben Loe siang datangnya Ucap Lona


" Kesiangan gue,, gara gara semalem keasikan baca Novel


" Hah,, ada ada aja Loe,,


Ya udah yuk,, kita ke kelas..


Lona langsung menggandeng tangan Meylan dan mereka menuju kelasnya..


*******


Zicko yang sudah Datang pun terlihat berbicara dengan Sandi,, mereka ngobrol di perpus karena memang kelas mereka baru mulai 30menit lagi..



" Astaga,, jadi dia Kakaknya Lona.. Ucap Sandi terkekeh..


Zicko sudah menceritakan semua kepada Sandi,,


Zicko hanya mengangguk dan menatap keluar jendela,, dia tersenyum saat melihat Lona berdiri di sana..



" Terus rencana Loe gimana sama Lona Ko,, kapan Loe akan ungkapin perasaan Loe.. Ucap Sandi yang udah berdiri di samping Zicko


" Gue takut kalo Lona nolak gue,,


" Loe liat,, Lona cantik bahkan semua laki laki di kampus ini semua mendekatinya, mereka menginginkan Lona jadi pacarnya.. Loe gak takut Lona direbut orang..


" Engga Lah,,


" Ya Udah,, Come on brother,, jangan sampai Loe keduluan cowok lain.. Ucap Sandi menepuk bahu Zicko


Zicko terus menatap Lona,, dia pun memikirkan ucapan Sandi, benar kata Sandi semakin dia lama semakin cepat Lona di ambil orang..


******


Lona juga Meyla sudah berada di kantin, mereka akan makan bakso dulu sebelum pulang karena memang cuaca sedikit mendung dan sangat cocok untuk makan yang seger seger..


" Jadi Kak Zicko udah kembali biasa sama Loe,, Ucap Meylan


" Hem,, tapi gue bingung kenapa Kak Zicko punya foto gue bareng abang gue di Mall..


" Loe udah tanya sama Kak Zicko..


Jangan jangan ada yang sengaja kirim foto itu Lon,, supaya kalian salah paham..


" Gue udah tanya,, tapi Kak Zicko gak jawab..


Maksud Loe,,


" Astaga Fillona,, siapa si yang gak sirik sama Loe yang bisa deket dengan Idola kampus kita,, atau jangan jangan,,,


(ucapan Meylan terhenti saat melihat tiga Idola kampus menghampiri mereka)


" Ehem,, boleh gabung,, Ucap Sandi..


Lona menoleh dan tersenyum,,


" Gabung aja Kak,, Ucap Lona


Zicko duduk di samping Lona, Sandi di sebelah Meylan dan juga Reno


Tidak lama pesenan mereka datang,, dan terlihat ketiga cowok itu pun langsung memesan makanan yang sama..


Lona menatap mangkuknya yang berisi bakso, namun tiba tiba Zicko langsung menggeser mangkuknya yang sudah di potong kecil kecil memudahkan Lona untuk memakannya,,


" Makasih Kak,, Ucap Lona tersenyum dan Zicko mengangguk..


Sementara Meylan, Sandi juga Reno saling tatap dan hanya menggeleng,, berbeda dengan Meylan yang menginginkan seperti Lona di perhatikan oleh Laki laki tampan..


Mereka terlihat menikmatinya dan saling mengobrol,,


" Oh My God,, Dena Loe lihat di sana Ucap Mona


" Lah kok Zicko dekat lagi dengan tuh cewek,,


" Gue juga tau Na,,


" Sialan,, gue bakal cari cara supaya mereka gak lagi deket..


Dena langsung kembali dan menuju parkiran,,


" Dena,, Loe mau kemana..


" Pulang,,


" Kan tadi Loe ngajak gue makan, gue laper Na,,


" Gue udah gak nafsu liat mereka,,


Dena masuk ke dalam mobilnya dan diikuti Mona..


-


Hari semakin siang,,


Saat mereka akan pulang ternyata hujan deras..


" Yah,, Kok hujan si.. Ucap Lona


" memang kenapa kalo hujan Lon,, Ucap Sandi


" Ya Gak papa juga Kak,,


" Jangan bilang Loe takut air,, Ucap Reno menggoda Lona


" enak aja Kak Reno,, Engga lah..


" Ya Udah gue anterin Loe pulang,, Ucap Zicko


" Tapi Kak,,


" Gue naik mobil kok,,


Zicko melepaskan jacketnya dan menutupi kepala Lona..


" Yuk,, Ucap Zicko sambil terus memayungi Lona dengan jacketnya..


Sementara ketiga temannya sudah berada di mobil masing masing..


Lona langsung mengelap tangannya yang basah,,


" Loe gak basah kan,, Ucap Zicko..


" Engga kak,,


Zicko mengangguk, namun Zicko langsung mengambil tisu diatas dasbor mobilnya dan mengelap wajah Lona yang sedikit basah..


Lona langsung menatapnya,, pandangan mereka saling tatap dan jarak diatara mereka sangat dekat..


" Biar gue aja Kak,, Ucap Lona langsung mengambil tisu dan membersihkannya


" Sorry,, Ucap Zicko langsung kembali duduk menatap depan..


Jantungnya berdetak kencang, dan dia menyalakan mobilnya..


Selama dalam perjalan tidak ada obralan diantara mereka, Lona memilih menatap lurus begitu juga Zicko yang menatap lurus juga fokus nyetir..


Sejujurnya Lona masih mengatur jantungnya yang terus berdetak tak karuan, dia sengaja mengalihkan pandangannya agar Zicko tidak tau jika perasaannya tidak karuan..


Di sisi lain,, Zicko pun merasakan perasaaan yang sama dengan Lona.. Jantungnya berdetak sangat kencang..


Rintikan air hujan mengubah keheningan di dalam mobil,,,


Sampai akhirnya,,


Mobil Zicko masuk ke dalam halaman rumah Lona,, hujan sudah terhenti..


Lona melepaskan seatbelt nya dan menatap Zicko..


" Thanks ya Kak udah anterin gue,,


" Sama sama,,


" Kak Zicko mau mampir,,


" Lain waktu deh,, Gue harus ke Cafe..


" Oh ya Udah,, Gue masuk ya..


Kak Zicko hati hati..


Zicko tersenyum dan mengangguk,,


Lona membuka pintu mobilnya dan berjalan keluar..


Zicko melajukan mobilnya, sementara Lona masuk ke dalam rumahnya..