
Reno dan Aruni telah sampai di sebuah toko perhiasan terbesar di kota itu.Aruni dan Reno berjalan bersamaan memasuki toko tersebut.
"Selamat datang tuan Reno." ucap salah seorang pegawai toko.
"Emm,bagai mana apa pesanan saya sudah disiapkan?" ucap Reno pada pegawai toko perhiasan tersebut.
"Sudah tuan mari ikuti saya." ucap pegawai toko.
Reno dan Aruni mengikuti pegawai toko tersebut. "Ini dia koleksi cincin pernikahan terbaru kami." ucap sang pegawai tersebut sambil menunjukan cincin-cincin yang ada.
"Gimana Run,kamu suka yang mana?" tanya Reno pada Aruni dengan lembut.
Aruni pun sibuk memilih-milih cincin pernikahan yang akan dia dan Reno kenakan.
"Yang ini kaya nya bagus deh mas,coba kamu liat." ucap Aruni sambil menunjukan sepasang cincin yang sangat indah dengan bertahtakan berlian diatas nya.
"Nona pilihan anda sangat tepat,ini adalah koleksi kami yang paling mewah limited edition,kami hanya memproduksi satu pasang saja." ucap sang penjaga toko tersebut.
"Wah,berarti hanya kami aja yang punya?" tanya Aruni kegirangan.
"Iya nona,benar sekali." ucap sang penjaga toko
"Bagai mana mas,kamu suka?" tanya Aruni lagi pada Reno.
"Bagus juga,kamu mau yang ini?" tanya Reno pada Aruni.
"Iya mas,ini bagus aku suka.Kamu bagai mana suka ga?" Aruni balik bertanya.
"Iya saya juga suka.Ya udah kita ambil yang ini aja bagai mana?" ucap Reno memberi saran.
"Iya mas." ucap Aruni senang.
"Oke,saya ambil yang ini aja." ucap Reno pada pegawai toko.
"Baik tuan,saya kemas terlebih dahulu.Dan mari ikut saya kekasir tuan." ucap sang pegawai toko.
Reno dan Aruni kemudian mengikuti pegawai toko itu menuju kasir.
Reno pun kemudian membayar cincin itu.Setelah membayar nya Reno dan Aruni pun keluar dari toko perhiasan tersebut.Mereka berjalan bersamaan menuju mobi.
" Kita makan siang dulu ya.Sekalian mau ambil baju untuk para groomsmen." ajak Reno ketika sudah didalam mobil.
"Iya mas." jawab Aruni pelan.
Reno pun mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedan.Didalam mobil hanya terdengar suara musik yang mengalun dari speaker mobil. Tak ada obrolan dari Reno dan Aruni.Mereka hanyut dalam pikiran masing-masing.
Dua puluh menit kemudian mobil Reno telah sampai di pelataran parkir sebuah restoran mewah.Reno kemudian memarkirkan kendaraan nya di tempat parkir restoran.
Reno dan Aruni berjalan bersamaan menuju kedalam Restoran.
Mereka memasuki area restoran dan berjalan menuju meja yang sudah dipesan oleh tuan Herlambang.
"Lho,mas ada mama sama papa juga ya?" ucap Aruni yang melihat calon mertua nya dari kejauhan.
"Iya,aku sengaja janjian disini sama mereka." ucap Reno.
Reno dan Aruni pun berjalan menuju meja dimana tuan dan nyonya Herlambang berada.
"Assalamualaikum." ucap Reno ketika sampai di meja tempat kedua orang tua nya berada.
"Waalaikumsalam."Jawab tuan dan nyonya Herlambang bersamaan.
"Eh,sudah sampai.Sini Runi duduk sini." ucap mama sambil menunjuk bangku kosong yang akan ditempati oleh calon menantu nya.
Reno pun segera menggeser bangku yang akan diduduki oleh Aruni.
"Kamu mau makan apa Run?" tanya Reno ketika baru saja mendaratkan bokong nya pada bangku.
"Emmm..aku samain aja sama mas Reno deh." ucap Aruni bingung,karena memang dia tidak pernah makan ditempat seperti itu.
"Oke." ucap Reno yang kemudian langsung memanggil seorang pelayan restoran tersebut.
"Run,bagai mana kabar ibu dan ayah mu?" tanya mama nya Reno.
"Alhamdulillah,ayah sama ibu baik ma." ucap Aruni sambil tersenyum.
"Alhamdulillah,mama senang mendengarnya.Kamu hari ini lagi libur kerja atau cuti?" tanya mama lagi.
Tak lama kemudian makanan pesana mereka pun telah siap dan segera dihidangkan dimeja itu. Mereka berempat pun menikmati makan siang mereka.
...
Sementara di tempat lain Ari yang mendapat kunjungan dari istri nya.
"Gue ga mau tau lu harus bantu gue keluar dari sini." ucap Ari pada istri nya.
"Iya sayang,aku pasti bantu kamu keluar dari sini sebelum anak kita lahir." ucap istri dari Ari.
"Gue ga butuh janji lu.Gue butuh pembuktian." ucap Ari tegas.
"Iya sayang.Kamu tenang aja,aku udah kembali kerumah papa.Papa sudah ga marah lagi sama aku.Dan aku sekarang lagi berusaha bujuk papa untuk membantu bebasin kamu dari sini." ucap istri Ari menjelaskan.
"Gue tunggu janji lu,sekarang lu pulang.Gue mau istirahat." ucap Ari sambil berlalu meninggalkan istrinya.
"Iya sayang." ucap istri dari Ari lirih.
'Tenang aja sayang apapun cara nya aku pasti lakukan untuk bisa mengeluarkan kamu dari sini.' gumam istri dari Ari sambil berjalan keluar kantor polisi.
...
Reno dan Aruni pun selesai makan siang.Dan tak lupa juga mereka melakukan kewajiban mereka sebagai seorang muslim.
Selesai menyelesaikan kewajiban nya Reno dan Aruni pun berpisah dengan tuan dan nyonya Herlambang.Mereka melanjutkan perjalanan mereka untuk melakukan foto prewedding.
Mereka melakuka foto prewedding disebuah studio,karena keterbatasan waktu.
Reno dan Aruni sampai disebuah studio foto. Aruni dan Reno pun berjalan bersamaan menuju dalam studio. Disana mereka sudah disambut oleh beberapa orang dengan tugas nya masing-masing. Ada fotografer,make up artis,penata gaya,penata busana dan juga Ali tentu nya. Karen semua yang mengatur foto prewedding hari ini adalah Ali.
"Bagai mana Al,apa sudah siap?" tanya Reno ketika bertemu Ali didalam studio.
"Sudah tuan.Hanya tinggal menunggu tuan dan nona saja." jawab Ali sopan.
"Oke,kita mulai sekarang ya." ucap Reno pada semua crew yang ada.
"Kalau begitu,mbak nya ikut saya yuk untuk siap-siap." ucap seorang asistant MUA.
"Iya." jawab Aruni singkat. Yang kemudian berjalan mengikuti sang asistant MUA.
Sementara Reno memasuki ruang ganti dengan ditemani oleh Ali.
Hampir tiga jam Reno dan Aruni menjalankan sesi foto prewedding.Sekarang mereka sedang bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan mereka kembali.
"Kamu cape ga?"Tanya Reno ketika sudah didalam mobil.
"Sedikit." Jawab Aruni pelan.
"Kita pulang keapartemen saya dulu ya,soal nya lebih dekat nanti pas kita ketemuan sama teman-teman saya." ucap Reno.
"Iya mas." jawab Aruni pelan.
"Ya udah kamu tidur dulu aja.Nanti kalau sudah sampai saya bangunin." ucap Reno.
"Iya mas,makasi ya." ucap Aruni sambil tersenyum dan kemudian mulai memejamkan mata nya.
Reno pun fokus mengendarai mobil nya.Dia sesekali melirik kearah Aruni yang terlihat sudah pulas. Reno memijat dahi nya yang tidak pusing itu.Dia tersenyum sendiri memikirkan kejadian tadi saat foto prewedding.
'Ternyata jatuh cinta tuh kaya gini ya.' gumam Reno dalam hati.
Tiga puluh menit kemudian,mobil Reno telah memasuki pelataran parkir apartemen nya. Reno memarkirkan mobil nya disana.Dia kemudian membuka seatbelt nya.Dan hendak membangunkan Aruni.Namun saat melihat Aruni tengah tertidur pulas,dia tidak tega membangunkan nya.Akhir nya Reno berinisiatif untuk menggendong Aruni.
Reno kemudian menggendong Aruni sampai diunit apartemen nya.Dan meletakan nya di atas ranjang tudur milik nya.
"Kecil-kicil berat juga kamu ya?" ucap Reno sesaat setelah menidurkan Aruni diatas ranjang.
Reno kemudian terus memandangi wajah Aruni. Dia merasa kagum dengan makhluk ciptaan Allah yang satu ini.Begitu sempurna pikir nya.
"Astagfirllah Aladzim,mikir apaan sih gue!" seru Reno sambil mengusap kasar wajah nya.
Reno yang merasa sudah tidak nyaman dengan situasi ini langsung menuju kamar mandi. Ada sesuatu yang menojol tapi bukan bakat dibawah sana.Dan minta untuk segera dieksekusi. Reno segera melepas pakaian nya sesaat setelah memasuki kamar mandi.
Dia membiarkan tubuh nya diguyur oleh air dingin yang mengalir dari shower apartemen nya.
next bab ya..