
Keesokan Harinya,,
Reno tengah bersiap untuk pergi kuliah, dia sengaja berangkat pagi untuk menjemput Meylan, semalaman dia sama sekali tidak bisa tidur terus memikirkan Meylan kekasihnya.
" Reno,, Hei sarapan dulu Nak "
" Reno kesiangan Bun,, " Ucap Reno langsung keluar rumahnya
" Loh Bun, itu anak kenapa sih "
" Gak Tau Yah, ini masih Jam setengah 7 tapi dia bilang kesiangan "
Ayah Bima hanya mengangkat bahunya, namun kemudian dia teringat dengan Rina yang sebelumnya sudah menceritakan kejadian di Resto kemarin.
" Bun, Apa Reno cerita kalo dia mempunyai kekasih "
" Maksud Ayah "
" Rina telpon dan cerita sama Ayah jika kemarin Reno ribut dengan seorang wanita dan menurutnya juga ini karena kesalahpahaman."
" Maksud Ayah dia pacar Reno "
" Bisa Jadi sih Bun kalau denger cerita dari Rina "
" Coba Nanti Bunda tanya deh Yah "
" Kita Sarapan dulu deh Yah "
Mereka pun menikmati sarapan paginya,,
-
Sedangkan Reno dia terus melajukan mobilnya menuju rumah Meylan, dia berharap jika Meylan belum berangkat.
Tok,, tok,, tok,,
" Sebentar " Teriak Seseorang dari dalam
" Reno "
" Tante,, Meylan nya ada "
" Loh baru saja Meylan berangkat "
" Makasih Tante "
Reno kembali masuk ke dalam mobil dan melajukannya,,
Dia berharap bisa mengejar Meylan dan menjelaskan kesalahpahaman mereka.
-
Mobil Meylan masuk ke dalam parkiran, hari ini memang ada kelas pagi dan Meylan masih kecewa dengan Reno.
Saat dia akan membuka pintu mobilnya tiba tiba seseorang mengetuk kaca mobilnya,,
Meylan menatap malas saat tau jika itu Reno,,
Dengan Malas Meylan membuka pintu Mobilnya, dia pun akan berjalan namun Reno malah menarik dan memeluknya,
Meylan terus berontak namun akhirnya dia terdiam karena tidak mungkin tenaganya menang melawan tenaga Reno.
" Sudah puas kan " Ucap Meylan saat Reno melepaskan pelukannya
" Mey,, Please kasih aku waktu untuk menjelaskan semuanya.
" Penjelasan apa lagi, semua udah jelas "
" Kamu salah Paham Mey "
" Sorry, gue ada kelas pagi " Ucap Meylan melepaskan tangan Reno dan berjalan meninggalkannya.
Reno mengusap wajahnya, dia benar benar bingung harus bagaimana sekarang.
Tidak lama terlihat Mobil Zicko masuk dan parkir di samping mobil mereka..
" Itu bukannya Kak Reno ya Kak " Ucap Lona saat melihat Reno yang masih berdiri di sana
" Ngapain dia malah di sana "
" Kita samperin deh Kak "
Zicko mengangguk dan mereka keluar mobil berjalan menghampiri Reno, terlihat wajah Reno yang sangat frustasi.
" Kak Reno ngapain kok gak masuk " Ucap Lona
" Loe masih ribut sama Meylan "
" Gimana gue mau jelasin, Meylan aja gak mau ketemu gue "
" Kejar dong Kak, gimana sih " Ucap Lona
" Oya Lon,, " Ucap Reno terhenti karena Zicko langsung memotongnya,,
" Sayang,, kita masuk yuk kamu nanti telat " Ucap Zicko langsung menggandeng tangan Lona
" Kak,, Kenapa langsung narik aku kasih Kak Reno"
" Biarin Reno selesaikan masalahnya sendiri Sayang "
Lona mengangguk dan mereka berjalan menuju kelasnya, sebenarnya Zicko tidak ada kelas namun karen Lona istrinya kuliah dia pun mengantar dan akan menunggunya di kantin seperti biasa dan bisanya Reno juga Sandi juga akan berada di sana.
" Ya Udah kamu masuk, belajar yang bener " Ucap Zicko menatap Lona
" Kak Zicko pulang atau di kantin "
" Di kantin Yang, lagian hari ini gak ada rencana di Cafe atau Hotel "
" Oke,, aku masuk dulu ya bye kak "
" Bye Sayang "
Zicko berjalan menuju Kantin untuk menunggu Lona di sana..