
Anisa membuka matanya, dia merasakan sesuatu yang berat pada perutnya.
Dia pun tersenyum saat melihat wajah tampan suaminya yang masih terlelap di sampingnya dengan tangan yang masih setia memeluknya.
Di pandangnya wajah Sandi, Anisa teringat kejadian malam tadi saat dirinya memberikan seutuhnya kepada suaminya dan dia merasa bahagia karena selama ini bisa menjaga kehormatannya.
Anisa mengusap wajah Sandi lembut, wajah yang tampan hati baik bahkan Sandi selalu menomor satukan dirinya.
Rasanya saat ini Anisa merasa menjadi wanita paling bahagia di dunia memiliki suami seperti Sandi.
" Makasih Mas kamu sudah menjadikan aku istri yang paling bahagia, kamu laki laki yang selalu membuat aku tersenyum, membuat aku bahagia..
Aku beruntung menjadi istri kamu Mas " gumam Anisa
Anisa pun beranjak, namun dia sedikit tertatih merasakan nyeri pada bagian sensit** nya namun dia terus berjalan menuju kamar mandi.
Anisa merendam tubuhnya untuk meredakan rasa nyerinya..
Sementara di luar,,
Sandi masih saja terlelap, dia merasa sangat mengantuk sampai tidak mendengar Anisa yang sudah terbangun dan mandi.
-
Anisa duduk di depan meja rias, memegang handuk untuk mengeringkan rambutnya.
Sandi mengerjapkan matanya, dia tersenyum melihat wanitanya yang sudah terlihat cantik.
Sandi bersender pada tepi ranjang dan terus menatapnya,,
Anisa menatap Sandi pada pantulan cermin, dia pun menoleh dan tersenyum..
" Pagi Mas " Ucap Anisa manis dengan senyuman cantiknya
" Pagi Sayang,, Kamu kapan bangun Yang "
" Udah dari tadi Mas "
Sandi mengangguk dan berjalan menghampiri Anisa..
" Aku mandi dulu ya " Ucap Sandi dengan mengecup kening Anisa
" Iya Mas "
Sandi masuk ke dalam kamar mandi, dan Anisa berjalan untuk membereskan tempat tidurnya.
Anisa menatap bercak darah pada sprei, dia pun teringat semalam dan sudah pasti itu darahnya.
Anisa segera melepas sprei dan menggantinya dengan yang baru.
*******
Sementara Lona pagi ini dia merasakan perutnya yang kembali sakit, dia segera membangunkan Zicko yang masih tidur di sampingnya.
" Kak,, bangun.. Perut aku sakit "
" Sayang,, kamu kenapa "
" Perut aku " rintih Lona
Zicko langsung beranjak, dia bingung dan khawatir dengan keadaan istrinya.
" Kita ke Rumah Sakit sekarang "
Zicko langsung membopong Lona ke luar kamarnya,,
" Perut Lona Bik, Saya ke Rumah Sakit "
Zicko melajukan mobilnya dengan kecepatan rata rata, Lona yang duduk di sampingnya terus memegang perutnya yang masih merasa nyeri hingga akhirnya mereka sampai di Rumah Sakit.
" Dokter tolong istri saya " Ucap Zicko membopong Lona
Beberapa dokter dan suster berlari mendekat dan mereka segera membawa Lona masuk ke dalam ruangan.
Zicko menunggu di luar dengan perasaan sangat khawatir.
Dia sama sekali tidak memperdulikan penampilannya sekarang dengan piyama dan sandal rumahan tidak seperti biasanya yang selalu cool.
Di dalam ruangan Dokter memeriksanya, namun Lona terdiam dan tidak kembali merasakan nyeri pada bagian perutnya dan dia tidak lagi kesakitan seperti tadi.
" Dok,, Kok perut saya gak sakit lagi ya " Ucap Lona bingung
Dokter yang memeriksanya tersenyum,,
Sebenarnya Lona belum akan melahirkan karena usia kandungannya saja baru 8bulan dan ini karena Lona mengalami kontraksi palsu yang akan di rasakan oleh ibu Hamil.
" Ini hanya kontraksi palsu nyonya, biasa di alami juga di rasakan oleh semua ibu hamil " Ucap Dokter menjelaskan
" Berarti saya belum akan melahirkan Dok"
" Belum Nyonya,, Usia kandungan Anda kan baru delapan bulan "
Lona tersenyum malu,,
" Maklum kehamilan pertama Nyonya "
" Iya Dok "
Lona pun beranjak dengan dibantu Suster, sementara Dokter menuliskan vitamin.
" Ini saya resekpan Vitamin nya, silahkan bisa di tebus di Apotik Nyonya
" Baik Dokter, Saya permisi dan Maaf yan Dok "
" Tidak apa apa Nyonya, silahkan "
Di luar ruangan, Zicko terus cemas bahkan dia terus berdoa yang terbaik untuk istri dan anaknya.
Namun pandangannya menatap pintu ruangan yang terbuka dan matanya membulat saat melihat wanita yang di cemaskan nya berjalan santai dan tersenyum kearahnya.
" Yuk Kak " Ucap Lona santai
Zicko mengernyitkan keningnya, dia masih sangat bingung dengan apa yang terjadi dengan istrinya.
" Kak Zicko aku,, kita tebus Vitaminnya " Ulang Lona karena Zicko masih duduk mematung di kursinya.
" Sayang kamu, "
" Tadi tuh cuma Kontraksi palsu Kak, dan pasti akan dialami semua ibu hamil lagian usia kandungan aku aja masih 8bulan masa melahirkan "
" Astaga,, " Ucap Zicko lega dan menghela napasnya.
" Ya Udah yuk kita tebus vitaminnya "
" Iya Sayang "
Zicko menggandeng tangan Lona, dan mereka berjalan menuju apotik Rumah Sakit.