
Zhang Xiao Long pun mengabaikan Li Shimin usai pemuda putra dari Kaisar Li menolak buah pir darinya dengan fokus pada pelayaran yang di lakukannya bersama dengan teman-teman nya di perairan sungai Lu. Ia melihat adanya gunung -gunung di beberapa tempat di kedua sisi dari sungai Lu dan salah satunya adalah wilayah yang ingin di datangi olehnya dan teman-teman nya , yaitu wilayah Kekaisaran He.
" Gunung itu adalah daratan yang menembus ke danau hijau yang harus kita lalui dengan perahu kita untuk menuju ke daratan yang paling besar setelah melewati garis sungai lu yang ujungnya menyatu dengan danau hijau. " Kata He Xiao Chao gadis cantik jelita yang berjuluk Siluman Rase Putih yang menjadi petunjuk jalan untuk Zhang Xiao Long.
" Danau hijau itu ? Aku baru mendengar tentang danau hijau. " Kata Yu Song Bu dengan raut muka ingin tahu sembari mendayung perahu di sepanjang sungai lu.
" Iya, danau hijau itu adalah sebuah danau yang airnya hijau penuh lumut yang di dalamnya terdapat beberapa tumbuhan langka yang amat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita. " Kata He Xiao Chao yang meminta Yu Song Bu untuk membelokkan perahu ke arah jalur air danau hijau yang bertemu dengan ujung sungai lu melalui tangannya yang menunjukkan arah untuk Yu Song Bu.
" Tumbuhan langka seperti apakah yang berada di dalam air danau hijau? " Tanya Beng Loan Ki yang duduk di pinggir perahu sambil mendayung perahu dengan batang pohon dan mengamati air danau hijau di bawah perahu.
"Bunga Naga Merah, jamur panca indera dan ginseng ungu di dalam air danau hijau di bagian selatan yang berbatasan dengan wilayah timur dari Kekaisaran He." Jawab He Xiao Chao yang menatap Zhang Xiao Long yang duduk di bagian dalam perahu bersama dengan Li Hong Xiu, Rong Rong, Puteri Ching Ching, Liu Ting Ting dan Hu Yang San singa rambut merah peliharaan dari Zhang Xiao Long.
" Tuan muda Zhang, apakah kamu mengenal tiga tumbuhan langka di dalam air danau hijau? " Tanya Liu Tong yang duduk menghadapi Zhang Xiao Long.
" Belum. " Jawab Zhang Xiao Long dengan jujur kepada Liu Tong.
" Ah, kamu masih perlu banyak belajar dari kami mengenai dunia persilatan. Begini, aku beritahu kamu bahwa tiga tumbuhan langka di dalam air danau hijau itu mengandung hawa mukjizat yang akan meningkatkan kemampuan ilmu sinkang kamu, jika kamu memetik, merebus dan juga memakannya selama tiga atau empat hari. " Kata Liu Tong yang duduknya pindah ke dekat Zhang Xiao Long sambil menggeser Puteri Ching Ching ke dekat Li Hong Xiu.
" Ohya? Kenapa bukan kamu saja yang terjun ke danau hijau dan mengambil tiga tumbuhan langka itu dari dalam sana? " Tanya Zhang Xiao Long yang menunjuk air danau hijau untuk Liu Tong.
" Hmm.. Aku tak bisa berenang. " Jawab Liu Tong dengan wajah masam.
" Ahh yang benar saja kamu, Liu Tong? Bukankah kamu itu murid utama Sekte pengemis bunga teratai putih dengan julukan Pendekar Rubah Emas? " Tanya Li Hong Xiu dengan galak kepada Liu Tong yang telah membuatnya duduk hampir ke pinggir perahu dan nyaris membuatnya dapat menyentuh air danau hijau yang penuh lumut.
"Benar, Nona Li. Walaupun aku murid utama dari sekte pengemis bunga teratai putih dengan julukan Pendekar rubah emas, aku ini hanya bisa memiliki kemampuan di darat saja, ah aku tak ada bakat di air. " Jawab Liu Tong dengan wajah jujur kepada Li Hong Xiu yang mendengus tak mempercayai ucapan Liu Tong itu menggunakan ilmu sinkang dengan liukan jeraminya di udara telah menyerang Liu Tong hingga pemuda ini jatuh ke air danau hijau.
Des!
Byurr!
" Hei..! " Zhang Xiao Long melompat ke air danau hijau untuk menolong Liu Tong yang telah nyaris tenggelam di dasar air danau hijau. Zhang Xiao Long menyelam ke dasar air danau hijau dan meraih Liu Tong yang terpana dengan kebaikan hatinya itu ketika ia merangkul Liu Tong dan membawa keluar dari air danau hijau dengan ilmu lompatan yang indah sekali bak seekor ikan koi yang melompati air terjun.
Brrrr!
" Tuan muda Zhang, kenapa kamu mau tolong aku dari dasar air danau hijau yang jelas -jelas ingin menipumu dan mencelakakan dirimu? " Tanya Liu Tong di dalam hatinya seraya terheran -heran dengan kebaikan hati Zhang Xiao Long terhadapnya.
" Nyaris saja kamu di makan ular besar di dasar air danau hijau jika aku tidak cepat menolongmu. " Kata Zhang Xiao Long yang mengejutkan hati Liu Tong yang baru melihat adanya seekor ular raksasa di dalam air danau hijau usai di beritahu oleh Zhang Xiao Long di atas perahu.
" Iiihhh... Benar juga! Aku ingin mencelakakannya namun aku hampir membunuh diriku sendiri yang nyaris di telan seekor ular raksasa itu. " Kata Liu Tong di dalam hati seraya mengusap keningnya yang berkeringat dingin usai melihat seekor ular raksasa di dalam air danau hijau.
" Ular raksasa itu penghuni dasar air danau hijau yang berbahaya. " Kata He Xiao Chao yang telah menambah desiran angin dingin di tubuh Liu Tong yang gemetar karena ketakutan.
" Tuan muda Zhang , mulai dari detik ini aku akan menjadi sahabat mu untuk balas budi terhadap kebaikanmu. " Kata Liu Tong yang merangkul Zhang Xiao Long dengan cepat dan wajahnya begitu tulus meminta maaf kepada Zhang Xiao Long.
" Hmm, aku tahu isi hatimu dan pura-pura mu itu yang ingin menjebak aku dengan pertanyaanmu tentang apakah aku tahu tentang tiga tumbuhan langka di dalam air danau hijau untuk mencari alasan untuk membunuh aku di dalam air danau hijau?, Liu Tong aku tahu akal bulus mu hanya saja aku mau mengubah pemikiran dangkal dan hati sempit mu mengenai aku seorang Zhang Xiao Long. " Kata Zhang Xiao Long dengan senyuman menang terhadap Liu Tong.
"Ahh, aku kalah darimu dengan kecerdasan dan ketulusan hatimu untuk merangkul kita semua sebagai sahabat-sahabat seperjuangan mu untuk misi bersama dalam menaklukkan dunia dan mengubah dunia demi perdamaian dan kerukunan seluruh rakyat di Kekaisaran Li. " Kata Liu Tong yang akhirnya takluk kepada Zhang Xiao Long.
" Terimakasih kamu telah mengenal aku dengan baik, Liu Tong. " Kata Zhang Xiao Long dengan senyuman bersahabat kepada Liu Tong.
Bersambung!
NB: sebelumnya saya ucapkan terimakasih untuk semua yang sudah mampir dan baca novel ku ini yang memang aku tunjukkan untuk kaum orangtua era 80/90 an yang ingin sekali nostalgia dengan kisah silat zaman dulu. Aku buat untuk mengenang masa-masa indah di masa kecilku untuk Almarhum Papaku, Opa, oom dan orang-orang dahulu yang menjadi bagian hidupku. Mohon maaf apabila ada kendala dan kesalahan dalam menulis ya karena aku baru belajar nulis lagi usai down pasca akun lama tak bisa di pakai lagi. Aku membuat akun ini untuk semangat baruku untuk capai cita-cita ku menjadi seorang penulis novel.
Sekali lagi terimakasih 🙏💕