
"Aku akan mengantarkan kalian semua ke pulau apapun itu demi keselamatan kita semua dari terjangan badai yang menerpa kapal laut kita ini. " kata Zhang Xiao Long yang langsung meraih roda pengendali kapal laut naga merah air sejati dari Raja Lin Mo Lang.
"Kak Long, ayo kalian ikut aku untuk duduk di ruangan dalam kapal laut naga merah air sejati dan berpegangan di tiang-tiang kapal laut untuk mempertahankan diri kalian dari guncangan dari bawah laut di bawah kapal laut kita." kata Amira Ming yang mengatur yang lainnya untuk masuk ke dalam ruangan kapal laut.
Guncangan air laut yang diterpa oleh badai yang sangat kencang membuat kapal laut naga merah air sejati yang kendalinya dikuasai oleh Zhang Xiao Long telah terombang-ambing ke lautan lepas.
"Kak Long,bagian bawah kapal laut naga merah air sejati telah terkikis oleh terjangan badai air laut.. " kata Amira Ming yang melihat air laut telah merembes dan perlahan-lahan masuk ke dalam kapal laut naga merah air sejati dari salah satu bagian paling bawah kapal laut naga merah air sejati.
"Kalau begitu kita harus berani untuk melompat dari kapal laut ini sebelum kapal laut karam dan menenggelamkan kita semua ke dasar lautan." kata Zhang Xiao Long cepat mencari akal untuk menyelamatkan diri mereka semua.
"Paduka..! " teriak sejumlah pendekar yang telah melihat air laut telah membuat kapal laut naga merah air sejati miring dan sebagian badan kapal laut naga merah air sejati telah masuk ke dalam air laut.
"Cepat.. Kita semua harus berenang untuk kita bisa keluar dari hidup-hidup dari kapal laut naga merah air sejati.. ! " teriak Zhang Xiao Long yang segera menyambar tangan Amira Ming untuk ia ajak istrinya meloncat dari kapal laut naga merah air sejati bersama para pendekar.
Byuurrr!
Mereka berenang sambil mencari alat bantuan untuk dijadikan tempat berlindung dari terjangan badai yang membuat mereka terbawa ke dasar lautan dan berhadap-hadapan dengan sejumlah hewan laut buas seperti ikan hiu ganas juga seekor ular anaconda laut dan buaya air asin di sekeliling mereka.
"Astaga kami semua tak ingin mati dimakan oleh mereka semua, Yang Mulia..! " teriak semua pendekar dan Raja Lin Mo Lang yang berenang di dekat Zhang Xiao Long dan Amira Ming.
Amira Ming mengeluarkan seruling Phoenix Giok miliknya dari saku pakaiannya lalu memainkan seruling Phoenix Giok yang mengeluarkan suara melengking tajam dan mengusir hewan air laut yang buas itu yang segera menjauhkan diri dari mereka semua.
Zhang Xiao Long menggunakan kesempatan ini melemparkan seluruh teman mereka semua dari dasar lautan ke atas permukaan laut dengan ilmu sinkang awan naga merah menerjang badai melalui kibasan lengan pakaiannya yang telah membuat seluruh teman mereka terlempar ke atas batang pohon yang mengapung di atas permukaan laut.
Werrrr!
Tepp!
Zhang Xiao Long pun cepat menyambar tangan kanan Amira Ming untuk meloncat keluar dari dasar lautan ke arah batang pohon yang lainnya yang terlihat mengapung di atas permukaan laut di atas kepala mereka berdua.
Brrrr!
"Kak Long, lihat bayangan hitam di depan sana.. " kata Amira Ming menunjukkan gugusan pulau di depan matanya kepada Zhang Xiao Long yang segera mengajaknya dan teman-teman mereka semua melompat dari batang pohon sebelum batang pohon yang mengapung itu hancur di terjang badai yang semakin besar.
Brrrr!
Tepp!
"Pulau apakah ini dan kenapa aku tidak pernah melihatnya di dalam peta perairan laut Utara di daratan besar yaitu wilayah perairan Kekaisaran Naga Merah kita? " tanya Zhang Xiao Long nada ingin tahu kepada Amira Ming dan Raja Lin Mo Lang juga para pendekar di sekitar mereka.
"Ya, sudah kita sebut saja nama pulau ini adalah pulau ekor ayam karena bentuknya seperti ekor ayam. "jawab Amira Ming yang membuat geli Zhang Xiao Long.
"Jangan kau beri nama ekor ayam untuk pulau yang telah menyelamatkan nyawa kita dari badai di tengah lautan belakang kita. "kata Zhang Xiao Long tersenyum lebar kepada Amira Ming yang tertawa renyah mendengar teguran halus yang dilontarkannya itu.
" Lalu kamu mau memberikan nama apa untuk pulau hebat ini? "tanya Amira Ming mencubit pipi kanan Zhang Xiao Long dengan gemas.
" Pulau ekor naga merah sesuai dengan wilayah pulau ini berada di wilayah perairan Kekaisaran Naga Merah kita."jawab Zhang Xiao Long nada bangga dengan penemuan hebat mereka.
"Yang Mulia, izinkanlah kami membuatkan nama pulau ini dengan mengukir batu karang di tepi pantai pulau ini sebagai batu prasasti nama dari pulau tersebut dengan nama Pulau Ekor Naga Merah sesuai dengan nama yang telah Anda anugerahkan kepada pulau ini. " kata Raja Lin Mo Lang yang mengajukan dirinya untuk membantu keinginan Zhang Xiao Long terwujud nyata.
"Baik,Raja Lin Mo Lang. Aku mengizinkan kamu dan teman-teman kita membuatkan batu nama untuk pulau ini dengan caramu sendiri, dan Aku juga akan menancapkan sejumlah simbol-simbol Kekaisaran Naga Merah di sekitar pulau ini." kata Zhang Xiao Long dengan senyumannya kepada Raja Lin Mo Lang.
Lalu Raja Lin Mo Lang dan teman-temannya itu segera melaksanakan tugas mereka sedangkan Zhang Xiao Long mengajak Amira Ming untuk mengelilingi dan menyelusuri pulau ekor naga merah.
"Kak Long, lihatlah ada sumber air mineral yang berlimpah ruah di hutan tengah pulau ekor naga merah yang berasal dari air terjun di atas puncak gunung di bagian dalam pulau ini. " kata Amira Ming yang sudah melihat adanya air terjun yang sangat deras di bagian dalam pulau ekor naga merah yang juga telah diketahui oleh Zhang Xiao Long melalui pendengaran tajam dari sepasang telinga Zhang Xiao Long sejak awal mereka tiba di pulau tersebut.
"Selain sumber air mineral yang melimpah ruah juga ada sumber daya alam yang terdiri dari batu bara, minyak bumi, nikel, emas dan lainnya telah aku rasakan semenjak kita semua datang ke pulau ini. " kata Zhang Xiao Long gembira.
"Wahh, pulau kecil namun sangat kaya raya akan sumber daya alamnya seperti pulau naga Giok di tengah-tengah perairan utara Kekaisaran Naga Merah yang belum sempat kita lihat isi dalam dari pulau yang telah tenggelam di dasar lautan akibat keserakahan para penghuninya dahulu di masa lalu yaitu di zaman Dinasti Song kuno. " kata Amira Ming takjub dengan penemuan besar mereka.
"Setidaknya pulau naga Giok telah memberikan anugerahnya untuk mu yang menjadi kunci untuk membuka dan memunculkan kembali pulau kecil tersebut melalui darahmu yang berarti kamu di kehidupan yang lampau adalah keturunan asli dari Kekaisaran Song kuno meskipun kamu di kehidupan sekarang ini adalah Ratu Kekaisaran Ming sejati. " kata Zhang Xiao Long tersenyum manis untuk Amira Ming.
"Ya,karena ibuku adalah keturunan langsung dari Kaisar Kekaisaran Song sejati yang menikahi Kaisar Kekaisaran Ming sejati yaitu ayahku." kata Amira Ming memberitahukan riwayat asli ibunya kepada Zhang Xiao Long.
"Kalau ibuku adalah keturunan langsung dari Kekaisaran Luo sejati dan Kekaisaran Yi yang menikah dengan ayahku yang merupakan Kaisar Kekaisaran Li sejati dan Kekaisaran Han sejati maka jadilah aku seorang Zhang Xiao Long yang menjadi suamimu. " kata Zhang Xiao Long yang menjelaskan silsilah keluarganya kepada Amira Ming secara terbuka.
"Wah, aku harus mencatat silsilah keluargamu dan keluargaku di dalam hati dan otakku yang kecil ini seumur hidupku. " kata Amira Ming yang bersandar pada dada bidang kekar Zhang Xiao Long yang melingkari pinggang kecilnya dengan sepasang lengan yang kuat dan hangat.
Bersambung!