
Li Yun Shiang mendengus dengan sikap angkuh kepada Zhang Xiao Long. Ia tanpa banyak bicara telah mencabut keluar pedangnya dari sarung lalu menghunuskan pedangnya ke arah Zhang Xiao Long.
" Bocah, kau jangan bersilat lidah di hadapanku! Aku tahu kamu tipe orang yang tak bisa di beri hati! Karenanya kamu harus aku beri hajaran agar kamu tahu siapa dirimu itu! "Hardik Li Yun Shiang yang melesat dengan pedangnya ke arah Zhang Xiao Long yang tetap bersikap tenang di atas punggung Hu Yang San.
Swooosh!
Zhang Xiao Long menyentil ke udara dengan santai namun pedang di tangan Li Yun Shiang malah melenceng dari arah Zhang Xiao Long ke arah lain dan Zhang Xiao Long menggerakkan jari lainnya menotok pergelangan tangan Li Yun Shiang yang membuat pedang di tangan Li Yun Shiang terlepas.
Trang!
" Heeeiii...! " Pekik Li Yun Shiang kaget melihat pedangnya terlepas dari genggaman tangannya dan kini pedangnya di tangan Zhang Xiao Long yang menggenggamnya.
" Berhenti kau ! " Perintah Zhang Xiao Long yang menggerakkan pedang Li Yun Shiang dengan ilmu pedang awan harum yang membuat Li Yun Shiang tertotok pada bahunya melalui ujung gagang pedangnya saja.
Cus!
" Pangeran. ..! " Panggil para rombongannya yang ingin menolongnya itu, tetapi Beng Loan Ki dengan cekatan telah menodongkan pedangnya ke leher Li Yun Shiang.
"Berhenti kalian semua atau Pangeran kalian akan aku bunuh! " Ancam Beng Loan Ki kepada para rombongan Li Yun Shiang yang ingin maju untuk menghadapi Zhang Xiao Long dan mereka bisa menyelamatkan Li Yun Shiang.
" Kaliannn..! Apakah kalian sudah gila berani menyandera Pangeran muda Li Yun Shiang dan Pangeran muda Li Shimin yang merupakan putra -putra dari Kaisar Li..? " Ucap Ma Chun dengan nada berang kepada Zhang Xiao Long dan para sahabatnya dengan pedangnya di hunuskan ke arah Zhang Xiao Long.
" Hei, kami tidak takut terhadap Kaisar Li kalian! Kami bahkan berani untuk menantangnya untuk menghadapi kami jika kami bisa berjumpa dengannya! " Kata Zhang Xiao Long dengan berani sekali. Ia memandang tajam Ma Chun yang bingung sendiri lalu bersujud hormat di bawah sepasang sepatu kulit Zhang Xiao Long dengan sikap merendahkan dirinya sendiri di hadapan rombongannya sendiri.
" Aku Ma Chun adalah seorang pecundang yang layak untuk mati di tangan anda karena saya telah menipu Pangeran muda Li Yun Shiang di lembah pegunungan Lu yang dengan berkata bahwa lembah pegunungan Lu ada bunga naga Lu yang memiliki khasiat untuk meningkatkan ilmu tenaga dalam. Namun sesungguhnya adalah saya ingin membunuhnya agar saya mendapatkan Putri Yang Lan yang saya cintai dengan sepenuh jiwa dan raga saya. " Kata Ma Chun yang terkejut sendiri dengan mulutnya mengeluarkan semua isi hatinya di hadapan Li Yun Shiang yang di tawan oleh pemuda dusun yang aneh itu.
" Ma Chun, laknat kauuuu...!! " Bentak Li Yun Shiang yang marah dengan Ma Chun yang telah menipunya itu.
"Ah, ya salahmu sendiri yang keterlaluan dalam menghina orang lain yang berkedudukan di bawah mu..! " Balas Ma Chun yang ingin sekali menerjang Li Yun Shiang yang masih di totok oleh Zhang Xiao Long telah di kejutkan dengan pedang di tangan Putri Yang Lan yang telah menyerangnya.
Wuttzzz!
Ma Chun dengan terpaksa menggunakan ilmu tapak harimau ma untuk menghadapi serangan pedang di tangan Putri Yang Lan yang sangat berbahaya untuknya.
Plak!
Trang!
Pedang di tangan Putri Yang Lan telah patah terkena ilmu tapak harimau ma milik Ma Chun sampai gadis itu terhuyung-huyung karena hawa ilmu tapak harimau ma.
Wushh!
Ma Chun mengelak ke samping dengan ilmu meringankan tubuhnya lalu tangannya mulai membentuk cakar untuk menjepit leher Putri Yang Lan yang sudah bertekad untuk membunuh dirinya itu.
Wuttzzz!
Zhang Xiao Long yang melihat serangan yang berbahaya bagi Putri Yang Lan segera meloncat dari punggung Hu Yang San dengan telapak tangannya mengerahkan pukulan bunga harum ke arah belakang kepala Ma Chun sehingga pria itu tewas dengan kepalanya remuk.
Plakk!
Bruakk!
Putri Yang Lan memucat wajahnya karena gadis itu nyaris terbunuh di tangan Ma Chun jika tak ada pertolongan dari pemuda dusun yang aneh itu.
" Kenapa kamu mau menyelamatkan aku? " Tanya Putri Yang Lan kepada Zhang Xiao Long yang telah duduk dengan tenang sekali di atas punggung Hu Yang San.
" Karena kamu adalah orang baik yang tulus hati mencintai Li Yun Shiang. " Jawab Zhang Xiao Long dengan ramah kepada Putri Yang Lan.
Li Yun Shiang tercengang dengan sikap ramah Zhang Xiao Long kepada Putri Yang Lan. Ia juga terpana karena pemuda dusun ini membunuh Ma Chun untuknya.
" Siapa sebenarnya dirimu, Bocah? " Tanya Li Yun Shiang dengan penasaran kepada Zhang Xiao Long.
" Kakak Li , aku adalah saudara angkatmu. Apa kamu sudah melupakan sumpah kita di masa lalu? " Jawab Zhang Xiao Long yang tersenyum ramah kepada Li Yun Shiang.
" Eh, apakah kamu adalah Zhang Xiao Long adik angkat ku yang sangat aku rindukan selama ini? " Tanya Li Yun Shiang dengan terharu dapat bertemu kembali dengan Zhang Xiao Long yang menjadi saudara angkatnya.
" Iya, Kakak Li. Karenanya aku takkan pernah membuat hatimu sedih dengan hal sekecil apapun yang akan menggangu kehidupanmu. " Jawab Zhang Xiao Long yang membebaskan Li Yun Shiang dan Li Shimin melalui tangannya yang memberi kode kepada Beng Loan Ki untuk memaafkan kedua orang itu.
" Hmm, tapi aku masih marah kepadamu yang pernah menyerang aku dan membuat aku jatuh pingsan di lembah pegunungan bunga Shen merah muda beberapa waktu lalu dan karena kamu membuat Yanmi mengikuti kamu terus menerus. " Kata Li Yun Shiang dengan sikap menegur Zhang Xiao Long.
" Aku terpaksa harus melakukan hal itu kepada mu karena kamu memiliki sifat yang tak sabar dan egois terhadap teman-teman seperjuangan mu sendiri, lalu mengenai Yanmi itu urusannya sendiri yang ingin mengikuti aku terus menerus dan bukan keinginan aku. " Kata Zhang Xiao Long dengan sikap tegas kepada Li Yun Shiang.
" Ya, aku mau mengikuti Kak Long untuk seumur hidupku karena aku mencintainya. Jadi, kamu mundurlah dan jangan pernah mengganggu aku lagi untuk selamanya dan jangan menyalahkan Kakak Long lagi karena dia memiliki hatiku. " Kata Yanmi tersenyum tegas kepada Li Yun Shiang yang memucat wajahnya karena pemuda ini kembali di tolak cintanya oleh gadis yang paling di cintainya itu.
Bersambung!