Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Istana Raja Iblis Gurun Pasir Hitam.


"Tolong, aku.. Ahh, sakit sekali...!" Erang gadis remaja yang terbaring kaku di tempat tidur Raja iblis gurun pasir hitam. Zhang Xiao Long cepat memeriksa denyut nadinya lalu menggunakan pedang di tangan Yu Lian Shing memotong urat nadi gadis remaja itu yang mengeluarkan darah warna hitam pekat dan berbau busuk.


"Lian Shing,cepat kau siapkan air panas di dalam wadah dan bawalah air panas di dalam wadah kepada ku. " Kata Zhang Xiao Long yang telah memberikan petunjuk untuk Yu Lian Shing agar Zhang Xiao Long bisa menyelamatkan gadis remaja ini.


"Iya, Kak Long. " Jawab Yu Lian Shing segera melaksanakan perintah dari Zhang Xiao Long dengan melesat cepat ke arah dapur istana Raja iblis gurun pasir hitam lalu memasak air panas yang kemudian air panas di tuang ke dalam wadah yang langsung di bawa kepada Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long menerima wadah berisi air panas lalu mencelupkan luka di urat nadi gadis remaja itu ke dalam air panas sampai gadis itu menjerit-jerit.


"Arghhh...! Arghhhh....! "


"Kak Long, ih kenapa lukanya mengeluarkan ulat bulu yang menjijikkan itu? " Tanya Yu Lian Shing bergidik ngeri melihat ulat bulu keluar dari luka di urat nadi gadis remaja itu, dimana ulat bulu itu masuk ke air panas hingga mati dan perubahan pada wajah gadis remaja itu adalah berwarna putih kemerah-merahan yang menandakan bahwa gadis remaja itu telah berhasil selamat dari kematian oleh Zhang Xiao Long.


"Syukurlah, dia berhasil selamat dari kematian oleh mu yang menolongnya, Kak Long. " Kata Yu Lian Shing yang maju untuk membalut luka di urat nadi gadis remaja itu dengan obat bubuk lalu di balut dengan saputangan milik Yu Lian Shing.


"Lian Shing, tolong kamu jaga dia dahulu sampai dia siuman di kamar inii karena aku harus pergi untuk menyelidiki seluruh istana Raja iblis gurun pasir hitam ini. " Kata Zhang Xiao Long yang kini membiarkan Yu Lian Shing yang duduk di tepi tempat tidur Raja iblis gurun pasir hitam untuk menggantikannya.


"Iya, Kak Long. Aku pasti akan menjaga calon adik madu ku yang baru dengan baik untukmu. " Jawab Yu Lian Shing dengan nada halus kepada Zhang Xiao Long yang menganggukkan kepala seraya tersenyum kepada Yu Lian Shing.


Lalu, Zhang Xiao Long berkelebat cepat keluar dari kamar tidur Raja iblis gurun pasir hitam untuk menyelusuri seluruh istana Raja iblis gurun pasir hitam untuk mencari tahu rahasia istana Raja iblis gurun pasir hitam.


Swooosh!


Zhang Xiao Long yang membuka pintu ruangan yang tertutup rapat sekali lalu masuk untuk ia bisa memeriksa seluruh ruangan yang di datangi olehnya itu. Ia menemukan ada sebuah patung Dewa Erlang di meja altar sembahyang di dalam ruangan itu. Lalu, Zhang Xiao Long menyentuh patung Dewa Erlang dan diputar sesuai arah jam dan terbukalah sebuah kotak berisi buku kitab ilmu sinkang iblis gurun pasir hitam dan dua belas paku yang berisi racun pasir hitam.


"Emm, dua pusaka milik mu berguna juga untuk aku di masa depan. "Kata Zhang Xiao Long yang mengambil kedua pusaka itu dan menyimpan kedua pusaka milik Raja iblis gurun pasir hitam di saku pakaiannya.


Kemudian Zhang Xiao Long melesat kembali ke arah kamar tidur Raja iblis gurun pasir hitam untuk menemui Yu Lian Shing yang dilihatnya sedang membantu gadis remaja itu duduk di tempat tidur.


" Tilana, perkenalkanlah pemuda sangat tampan dan hebat di depanmu ini adalah calon suamimu yang telah di pilihkan oleh kedua orangtuamu untuk masa depan mu terjamin.Mari aku bantu kamu untuk menberikan hormat mu kepada calon suami mu. "Kata Yu Lian Shing dengan nada ramah memberikan arahan kepada gadis remaja itu untuk menberikan hormat kepada Zhang Xiao Long.


" Iya, Kak Lian Shing. " Jawab Puteri Tilana yang memberikan hormat nya kepada Zhang Xiao Long yang mendekati gadis remaja itu dengan senyuman ramah.


"Salam hormat ku untuk mu, Tuan Muda Zhang. Nama ku Tilana putri dari Kaisar Naga Gurun pasir Putih. " Kata Puteri Tilana dengan nada sopan dan hormat kepada Zhang Xiao Long.


"Iya, Tilana terimakasih untuk penghormatan yang telah kamu berikan kepadaku. Marilah kita harus segera meninggalkan istana Raja iblis gurun pasir hitam untuk kita bisa segera pergi ke istana Kaisar Naga Gurun pasir kuning untuk aku bisa segera menyelamatkan Kakak madu mu yang pertama yang bernama Liu Lu Sian. "Kata Zhang Xiao Long membantu Tilana turun dari tempat tidur lalu menggandeng tangan gadis remaja itu dan tangan Yu Lian Shing kemudian melesat cepat meninggalkan istana Raja iblis gurun pasir hitam dengan kecepatan kilat yang membuat mereka dapat menempuh perjalanan dengan cepat menuju ke istana Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang berada di wilayah utara daerah gurun pasir.


Swoooshhh!


Di daerah gurun pasir kuning terdapat sejumlah hutan pohon kaktus bunga kuning yang memiliki hawa mukjizat sesat yang dapat siapapun yang ingin mencoba untuk mendatangi daerah itu bisa mengalami gangguan pernapasan tingkat akut.


" Hmm, Kalian berdua sebaiknya jangan ikut aku ke hutan pohon kaktus bunga kuning yang telah kita ketahui sebagai pintu masuk ke istana Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang berbahaya bagi kesehatan kalian. "Kata Zhang Xiao Long yang memerintahkan kedua orang gadis cantik jelita yang mengikutinya itu untuk menunggunya di luar hutan pohon kaktus bunga kuning yaitu di paviliun kuil Dewa Erlang yang menjadi wilayah perbatasan antara daerah gurun pasir hitam dengan daerah gurun pasir kuning.


" Iya, Kak Long. Kami berdua akan mematuhimu dengan baik di kuil ini. "Jawab Yu Lian Shing tersenyum manis kepada Zhang Xiao Long.


" Iya, Tuan Muda Zhang. Kami berdua akan sabar untuk menunggumu kembali kepada kami di kuil ini dengan membawa Kakak Liu Lu Sian dalam keadaan sehat dan selamat dari istana Kaisar Naga Gurun pasir kuning. "Jawab Tilana dengan senyuman sopan kepada Zhang Xiao Long.


" Baiklah, aku berangkat sekarang juga... "Kata Zhang Xiao Long yang segera melesat cepat ke arah hutan pohon kaktus bunga kuning dengan senyuman di bibirnya.


Swoooshhh!


Zhang Xiao Long mengerahkan ilmu mukjizat yang di miliki olehnya untuk melawan hawa mukjizat sesat yang berasal dari hutan pohon kaktus bunga kuning yang dapat merusak organ pernapasan nya. Ia memejamkan sepasang matanya sejenak untuk melawan hawa mukjizat sesat yang ingin masuk ke dalam tubuhnya dan juga ia harus waspada terhadap wilayah yang belum pernah di kunjungi nya itu. Ia melangkah dengan tenang mengikuti pengamatannya untuk mengikuti setiap ruas jalan di hutan pohon kaktus bunga kuning.


Werrr!


Tetapi, sebuah pohon kaktus bunga kuning yang berada di sisi kanan Zhang Xiao Long bergerak ke arahnya dengan cepat sekali yang membuat Zhang Xiao Long harus mengandalkan ilmu ginkang nya untuk menghindari tusukan duri -duri kaktus ke arah tubuhnya.


Swoooshhh!


Werrr!


Pohon kaktus bunga kuning yang berada di sisi kiri bergerak ke arah Zhang Xiao Long dengan ujung runcing Kaktus bunga kuning menyerang ubun-ubun kepala Zhang Xiao Long sampai pria muda ini harus cepat menarik kepalanya dari arah sisi kirinya dengan tubuhnya bergerak mundur lima langkah.


Swoosh!


Namun, beberapa pohon kaktus bunga kuning menyerang Zhang Xiao Long dari arah belakang punggung Zhang Xiao Long dengan jumlah duri tajam sangat banyak.


Werrrr!


Zhang Xiao Long merendahkan tubuhnya yang membuatnya berhasil selamat dari kematian tertusuk ribuan duri pohon kaktus bunga kuning yang menyerangnya.


Swoooshhh!


Breesss!


Zhang Xiao Long melesat cepat masuk ke arah dalam hutan pohon kaktus bunga kuning yang terdapat sungai yang airnya adalah darah yang berbau anyir dan busuk.


"Tuan Besar, apakah anda inigin mandi air darah sungai merah untuk meningkatkan kualitas dari ilmu sinkang Kaisar Naga Gurun pasir berdarah Anda? " Tanya seseorang yang dengan suara mendayu-dayu kepada seseorang yang telah mendatangi sungai itu.


"Ahua, jika kamu sudah tahu maksud dari aku datang ke sungai ini, sebaiknya kamu diam saja di tempatmu atau aku akan menjadikan kamu makanan lezat hewan peliharaan ku. " Jawab pria berjubah warna keemasan yang melompat ke sungai ini dan memasukkan seluruh wajahnya dan tubuhnya ke sungai.


"Tuan, bagaimana dengan Nona cantik jelita di ruangan persembahan untuk Dewa Petir Ungu di kamar Anda? Apakah dia masih mengamuk tak ingin mematuhi perintah dari Anda? " Tanya Ahua nama pelayan setia Kaisar Naga Gurun pasir kuning kepada majikannya yang terkesan menakutkan itu.


"Aku tidak ingin memberikannya kepada Dewa Petir Ungu melainkan aku ingin memiliki gadis itu untuk aku sendiri. " Jawab Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang telah jatuh cinta kepada gadis tawanannya sendiri.


"Tuan, gadis itu di pilihkan oleh Pangeran Muda Li Hong untuk di persembahkan kepada Dewa Petir Ungu di Istana Salju di pegunungan Salju Abadi di Tibetan bukan untuk Anda. " Kata Ahua yang dengan wajahnya pucat mendengar Kaisar Naga Gurun pasir kuning ingin memiliki gadis tawanan mereka.


"Aku tak peduli dengan Li Hong maupun Dewa Petir Ungu karena aku sudah terpikat dengan Liu Lu Sian yang menarik hatiku saat pertama kali aku melihatnya datang ke istana ku yaitu ketika ia di kirimkan kepadaku oleh anak buah bajingan licik itu." Kata Kaisar Naga Gurun pasir kuning dengan nada bengis teringat dengan Li Hong yang amat di bencinya itu.


"Tuan Besar anda akan mendatangkan musibah besar kepada sekte Naga Gurun pasir kuning jika anda tetap bersikeras untuk menjadikan gadis tawanan kita untuk diri anda sendiri... " Kata Ahua nada panik karena tuan Besar nya sangat keras kepala.


Kaisar Naga Gurun pasir kuning menyambar pria yang berdiri di tepi sungai darah dan mencekik mati Ahua dengan sepasang matanya bengis sekali.


"Ayo siapa lagi yang masih menentang keinginan aku?! " Hardik Kaisar Naga Gurun pasir kuning dengan wajahnya yang bengis kepada seluruh anggota sekte Naga Gurun pasir kuning yang berada di sekitar sungai darah namun tidak ada seorangpun dari anggotanya yang berani untuk menentangnya.


Tetapi, seseorang yang entah darimana datang nya telah menjawabnya dengan suara lantang dan menantangnya sampai Ia terkejut sekali dengan suara yang penuh hawa mukjizat tinggi.


"Aku yang akan menentang keinginanmu dan juga keinginan Li Hong serta Dewa Petir Ungu mu itu. " Jawab Zhang Xiao Long nada lantang yang penuh getaran hawa mukjizat yang berasal dari ilmu kemauannya yang alami.


"Siapa kau?Tunjukkan dirimu dan keberanianmu ke hadapan ku! " Hardik Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang juga menggunakan hawa mukjizat nya untuk menggetarkan siapapun yang berani untuk mencoba untuk menantangnya.


"Apakah kamu sudah rabun sehingga kamu tak bisa melihat kedatangan aku yang sudah berada di hadapanmu? " Ucap Zhang Xiao Long yang telah berada di atas air sungai darah dengan ilmu ginkang Naga menembus awan cerah dan mengejutkan Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang di serang dengan percikan air sungai darah melalui ujung sepatu kiri Zhang Xiao Long yang menyentuh sedikit air sungai darah ke arah pria tua yang melotot kepada Zhang Xiao Long.


Wiiirr!


"Laknat...! " Hardik Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang melesat cepat ke arah Zhang Xiao Long dengan tangannya yang berkuku penuh racun pasir kuning untuk membunuh pemuda yang berani menantangnya itu.


Swoooshhh!


Zhang Xiao Long meliuk-liuk di udara dengan jari tengah menyentuh sedikit air sungai darah lalu menghempaskan percikan air sungai darah ke arah sepasang mata Kaisar Naga Gurun pasir kuning sehingga sepasang mata Kaisar Naga Gurun pasir kuning menjadi buta.


Crash!


"Auughhh! " Pekik kesakitan Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang sepasang matanya telah buta oleh ilmu sinkang arak sakti yang digunakan oleh Zhang Xiao Long untuk menyerangnya.


Gerakan Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang ingin menyerang Zhang Xiao Long berhenti satu detik untuk menyentuh sepasang matanya yang mengeluarkan darah dan ia mengetahui bahwa sepasang matanya telah copot yaitu ketika tangannya memegang sepasang bola matanya sendiri.


Zhang Xiao Long melesat cepat dengan kedua telapak tangannya memukul mundur sejumlah besar pasukan Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang berada di tepi sungai darah telah serentak menyerangnya.


Swoosh!


Plak!


Desss!


" Bocah kau sungguh sudah bosan hidup dengan melawan kami para pasukan Kaisar Naga Gurun pasir kuning...! " Hardik Para pasukan Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang menyerang Zhang Xiao Long dengan gerakan yang sangat cepat sekali bak badai saja dengan desiran pohon kaktus bunga kuning yang juga menyerang pria muda itu secara bersamaan.


Werrr!


Zhang Xiao Long dengan cepat mengerahkan ilmu sinkang arak sakti di tangan kiri dan ilmu sinkang bunga sakti di tangan kanannya yang di sertai gerakan tubuhnya yang ringan membalas dendam setiap serangan-serangan musuh -musuhnya itu.


Desss!


Desss!


" Argghhh! " Pekik kematian beberapa orang para pasukan Kaisar Naga Gurun pasir kuning yang terkena terjangan pohon kaktus bunga kuning yang telah meledak ketika terkena ilmu sinkang bunga harum sakti di tangan kanan Zhang Xiao Long.


Bersambung!