Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Kota Kecil Tu An Selatan Bagian Tiga.


Belum lama para anggota sekte musang Tu an selatan membicarakan tentang sekte rusa hitam, datanglah tiga orang pria muda yang datang ke rumah makan di seberang rumah penginapan kota kecil Tu an selatan dengan menggenggam pedang bersarung gambar rusa hitam sampai para anggota sekte musang Tu an selatan tiba-tiba berwajah tegang dan sikap mereka pun menjadi waspada.


"Tuan -tuan silakan masuk dan duduk di kursi di meja makan nomor lima di rumah makan kami. " Kata salah seorang dari pelayan rumah makan yang menyambut kedatangan tiga orang pria muda itu dengan ramah.


"Ya, tolong kamu siapkan menu makanan dan minuman yang paling terkenal dan enak di rumah makan mu ini untuk kami. " Kata salah seorang dari tiga orang pria muda itu dengan sikap angkuh sekali kepada pelayan rumah makan sampai pelayan rumah makan gemetaran karena takut dengan sikap dan penampilan dari tiga orang pria muda itu.


"I.. Iya, Tuan -tuan tunggu sebentar saya akan segera siapkan makanan dan minuman yang paling terkenal dan enak untuk anda bertiga. " Jawab pelayan rumah makan segera pergi ke dapur untuk menyiapkan pesanan dari tiga orang pria muda itu kepada pihak dapur di rumah makan itu.


Zhang Xiao Long mendengarkan percakapan di dapur rumah makan itu dengan tajam sekali dan Ia tersenyum kecil mengetahui bahwa pihak rumah makan itu juga merupakan orang-orang anggota sekte rusa hitam yang menyamar sebagai penjual makanan dan minuman di kota kecil Tu an selatan.


"Kakak, ini pesanan untuk kita dari tiga orang kakak seperguruan kita yang telah datang ke rumah makan kita. " Kata pelayan rumah makan yang terlihat lemah dan penakut di luar padahal memiliki sinar mata yang tajam dan cerdik.


"Asui, bisakah kau kirimkan surat ini kepada tuan Jin di rumah walikota kota kecil Tu an selatan untuk membuatkan sebuah pesta yang menarik di hari peresmian gedung baru walikota yang akan di adakan pada esok hari? " Perintah koki di dapur rumah makan itu dengan sikapnya yang berbeda dari biasanya kepada pelayan rumah makan yang terlihat penakut itu.


"Siap, Kakak Bai. " Jawab Asui pelayan rumah makan yang sebenarnya adalah salah seorang dari anggota sekte rusa hitam yang mengintai orang-orang sekte musang Tu an selatan untuk misi menggagalkan acara peresmian gedung baru walikota kota kecil Tu An selatan.


Semua percakapan mereka telah di dengar oleh Zhang Xiao Long dengan jelas sekali melalui indera pendengaran Zhang Xiao Long yang amat tajam sekali namun Zhang Xiao Long tetap saja bersikap tenang seakan-akan ia tidak tahu apa- apa mengenai perseteruan antara dua sekte terbesar di kota kecil Tu an selatan.


"Tuan Muda, apa rencana anda untuk mereka semua di kota ini? " Bisik Lou Han yang berjalan di belakang Zhang Xiao Long dan keempat orang gadis cantik jelita yang berjalan di kedua sisi Zhang Xiao Long ketika mereka berjalan keluar dari rumah makan itu menuju ke rumah penginapan di seberang jalan yang berhadapan dengan rumah makan samaran dari pihak sekte rusa hitam yang cerdas untuk menjalankan misi mereka.


"Aku akan menunggu mereka saling bertempur satu sama lainnya lalu aku akan menghabisi mereka untuk para ketua mereka bisa muncul ke hadapanku di gunung Tu di pintu keluar dari kota kecil Tu an selatan. " Jawab Zhang Xiao Long yang berjalan menuju ke lorong kanan bagian rumah penginapan untuk menuju ke bagian kamar mereka menginap di penginapan kecil itu.


"Hmm, aku dengar ketua mereka memiliki batu pusaka penghisap racun yang tersimpan di rumah walikota kota kecil tu an selatan yang menyebabkan mereka ingin merebutkan pusaka tersebut untuk menjadi penguasa tertinggi di kota kecil Tu an selatan. " Kata Yu Lian Shing gadis cantik jelita yang memiliki kecerdasan dan ketajaman dalam mengamati setiap orang di sekitar mereka.


"Begitukah informasi yang telah kamu dapatkan dari jalan -jalan di kota kecil tu an selatan ini? " Tanya Zhang Xiao Long yang telah membuka pintu kamar penginapan khusus untuknya dan berjalan masuk ke dalam kamar itu dengan di ikuti oleh empat orang gadis cantik jelita yang meninggalkan Luo Han di kamar lain.


"Luar biasa kecerdasan yang kamu miliki, Lian Shing. " Puji Zhang Xiao Long yang meraih Yu Lian Shing dengan sebelah lengannya saja lalu mendekatkan dirinya di dekat gadis itu dan bibir lembutnya telah mendarat di bibir manis Yu Lian Shing bahkan memberikan gigitan lembut di lidah gadis itu hingga gadis itu memekik halus.


"Auw, Kak Long kau sungguh nakal. " Kata Yu Lian Shing memerah malu kepada Zhang Xiao Long yang melepaskannya dengan lembut lalu pemuda tampan ini berjalan ke arah kamar mandi.


Di dalam kamar mandi sudah ada Liu Lu Sian yang mempersiapkan bak mandi yang berisi air mandi hangat dan di taburkan minyak wangi aroma bunga mawar merah dan minyak daun mint untuk Zhang Xiao Long.


"Kak Long, silakan kamu menikmati waktu mandi mu dengan tenang di kamar mandi ini. Aku akan menunggumu di luar kamar mandi." Kata Liu Lu Sian berdiri menghadapi Zhang Xiao Long yang meraih pinggangnya dengan lembut lalu bibirnya di cium lembut oleh Zhang Xiao Long.


"Terimakasih untuk pelayanan air mandi yang menyenangkan untuk ku darimu, Adik Sian. " Kata Zhang Xiao Long melepaskan pelukannya pada pinggang Liu Lu Sian untuk gadis cantik jelita itu membantunya dalam membukakan baju nya hingga pemuda ini terbuka dengan bebas.


Liu Lu Sian terpana dengan keindahan tubuh yang dimiliki oleh Zhang Xiao Long yang gagah berani dengan dada yang bidang, kekar dan seluruh nya indah bukan main bak seorang Dewa dari langit saja yang turun ke bumi dan meraih hati Liu Lu Sian dengan kegagahan yang di miliki oleh pemuda hebat di hadapannya itu.


"Lu Sian, katamu kamu mau menunggu aku di luar kamar mandi agar aku bisa mandi dengan tenang tapi kenapa kamu berdiri di sana tanpa bergerak sedikitpun dari tempat mu berdiri? " Tanya Zhang Xiao Long yang telah masuk ke bak mandi lalu berendam di dalamnya kepada Liu Lu Sian.


"Ah, ya Kak Long. Aku akan pergi keluar dari kamar mandi, silakan kamu mandi dengan tenang. " Jawab Liu Lu Sian memerah pada pipi halus gadis itu karena gadis cantik jelita itu telah terpesona dengan kegagahan tubuh Zhang Xiao Long yang telah di lihatnya sendiri secara bebas dan terbuka di dalam kamar mandi ketika gadis itu membantu Zhang Xiao Long membukakan baju pemuda ini.


Liu Lu Sian segera berlari keluar dari kamar mandi dan menunggu Zhang Xiao Long selesai mandi dengan jantungnya berdetak kencang dan terbersit keinginan untuk mendapatkan sesuatu dari Zhang Xiao Long.


"Kak Sian, cobalah kamu kesini dan lihatlah peta yang telah aku dapatkan dengan mencurinya dari salah seorang dari pembeli perhiasan di toko perhiasan di pinggir jalan raya kota kecil tu an selatan dengan teliti. " Kata Yu Lian Shing yang memanggil Liu Lu Sian untuk mendatangi gadis itu di meja bundar di dalam kamar untuk Zhang Xiao Long menginap di penginapan itu.


Bersambung!