
Zhang Xiao Long menatap tajam papan nama yang tertera di atas batu dinding pintu gerbang di depan sepasang matanya atau lebih tepatnya di depan Putri Ming Ming si gadis arogan dan super manis kelakuannya.
"Ming Ming.. Kemarilah kau lihat dengan jelas.. Tulisan di atas batu dinding pintu gerbang itu... " Kata Zhang Xiao Long memanggil kekasihnya yang agak liar, brutal, dan ganas dibalik sikap anggun, lembut dan manisnya itu..
"Kota Zheng an selatan. " Jawab Putri Ming Ming mundur dari batu cadas yang di injaknya.
"Berarti kita telah sampai di tempat tujuan kita... Mari kita cari teman-teman kita dahulu di dalam kota itu. " Kata Zhang Xiao Long menyambarnya lalu membawanya masuk ke dalam kota Zheng an dengan melompati temboknya begitu saja.
Brrr!
Setibanya di dalam kota Zheng an. Zhang Xiao Long menyelusuri kota ini untuk mencari dan menemukan Beng Loan Ki dan rombongan pria paruh baya yang menjadi bagian dari pasukan Kekaisaran Naga Merah.
"Dimana mereka berkumpul di kota ini sesuai dengan perintahmu sebelum mereka pergi ke kota ini? " tanya Putri Ming Ming berjalan dengan santai sambil mengipas-ngipasi dirinya dengan kipas lipat motif bunga-bunga yang cantik.
"Di wisma tak bertuan. " Jawab Zhang Xiao Long mengikuti langkah gadis yang berjalan di depan nya.
"Oh, kita harus pergi ke kota Zheng an bagian utara karena wisma tak bertuan berada di sana. " Kata Putri Ming Ming terus berjalan menuju ke arah utara dengan langkahnya yang anggun dan berkharisma.
"Untuk kita semua bisa masuk ke gerbang kota Zheng an utara, maka kita harus melewati jalan yang di depannya ada patung ayam tidur. " Kata Zhang Xiao Long yang memimpin gadis itu untuk berbelok ke persimpangan jalan di kota Zheng an selatan.
Mereka tak sengaja melihat rombongan para Biksu Shaolin berjalan di jalan yang sama dengan jalan yang mereka datangi. Dan, Zhang Xiao Long menemukan kejanggalan pada diri rombongan biksu Shaolin itu.
"Emm, terdapat rajah di lengan mereka di balik jubah kebiksuan mereka. " Batin Zhang Xiao Long.
Putri Ming Ming menginjak sesuatu di tempat gadis itu berjalan dan terlihat gadis ini berhenti sejenak untuk mengambil benda logam yang di injak sepatu mungil gadis itu.
"Logam apa itu? " tanya Zhang Xiao Long pelan di samping Putri Ming Ming.
Belum sempat gadis itu menjawab tiba-tiba ada sebuah jala lentur telah mengurung mereka berdua dan untungnya para pasukan Kekaisaran Naga Merah telah lebih dahulu menyebar di seluruh kota Zheng an selatan sebelum mereka berdua berbelok ke arah utara.
"Kakak, kita berhasil menangkap kedua bocah pengganggu ini.. " Kata salah seorang dari lima belas biksu Shaolin palsu kepada pemimpinnya yang memasukkan Putri Ming Ming ke dalam karung goni yang di bawanya dan dipisahkan dari Zhang Xiao Long yang di jaring oleh para pasukannya lalu diseret ke arah jalan lain.
Zhang Xiao Long tak bisa membiarkan gadisnya dalam bahaya maka ia menggunakan ilmu sinkang gajah sakti yang membuat para biksu Shaolin palsu tak bisa menyeretnya yang berada di dalam jala lalu di injaknya kencang sekali.
Dan, para biksu Shaolin palsu itu terpelanting ke tanah dengan kepala mereka bocor. Hal ini di sebabkan Zhang Xiao Long menarik mereka dengan ilmu sinkang bunga harum sakti yang membuat mereka terpelanting dan jatuh ke tanah dengan keras sekali.
Bruakk!
Zhang Xiao Long menghancurkan jala lentur itu lalu melesat cepat mencari rombongan biksu Shaolin palsu lainnya yang membawa gadisnya yang di kurung dalam karung goni ke arah jalan lain.
"Celaka, kemana aku harus mencari mereka yang telah membawa Ming Ming dariku? "tanya Zhang Xiao Long yang berdiri di atas genteng salah satu rumah di sekitar kota tersebut untuk mencari serombongan biksu Shaolin palsu itu.
Aroma bunga plum khas Putri Ming Ming telah menjadi racun yang membuat Zhang Xiao Long kecanduan akan gadis yang telah membuat perasaannya yang dahulunya beku berubah menjadi hangat kembali tercium oleh hidungnya yang peka.
" Ugh, laknat benar mereka berani sekali untuk menculik gadisku! " Zhang Xiao Long telah meluncur ke arah bangunan yang salah satu dari jendelanya terlihat terbuka.
Brrrr..!
Zhang Xiao Long menemukan Putri Ming Ming sudah berhasil membebaskan dirinya sendiri dari karung goni yang membungkus gadis itu dan kini gadis itu menyerang para biksu Shaolin palsu itu dengan ilmu kepandaian silat yang di miliki oleh gadis itu sendiri.
Gadis itu menekuk leher salah satu dari empat orang biksu Shaolin palsu yang mengeroyok gadis itu sehingga tiga orang biksu Shaolin palsu lainnya telah mencabut pedang mereka untuk menghabisi gadis liar itu.
Tetapi, Putri Ming Ming menendang lutut mereka hingga patah lalu telapak tangan gadis itu telah merampas pedang-pedang dari tiga orang biksu Shaolin palsu itu yang langsung di tebas habis oleh gadis sadis itu.
Crakk!
"Wah, aku mengkhawatirkanmu saat melihatmu di bawa oleh mereka ke gedung ini tetapi saat aku melihatmu dapat membebaskan dirimu dan membantai mereka dengan mudahnya. Aku jadi berkurang rasa cemas ku terhadap keselamatan mu.. " Kata Zhang Xiao Long nada tenang sekali dan sikapnya seakan-akan dirinya tak perlu lagi mencemaskan gadis angkuh itu.
Sikap acuh tak acuh Zhang Xiao Long berhasil menarik perhatian dari Putri Ming Ming yang kini berlari ke arah pemuda ini lalu melompat dan merangkul leher kuat Zhang Xiao Long.
"Kau..? Kenapa kau memelukku seperti ini? " tanya Zhang Xiao Long nada datar.
"A.. Ku.. " Jawab Putri Ming Ming gugup.
"Kau kenapa? Ayolah, biasanya kau pandai untuk berdebat dengan ku? Kenapa kau sekarang ini begitu berbeda dari biasanya? " tanya Zhang Xiao Long yang jemarinya membelai rambut panjang Putri Ming Ming dengan kasih sayang.
"Aku merindukanmu... " Jawab Putri Ming Ming lugas dan tegas sambil membalas membelai rambut panjang Zhang Xiao Long.
"Emm, mundurlah, sebentar.. " Kata Zhang Xiao Long yang tiba-tiba menariknya untuk berdiri di belakang pemuda ini.
Rupanya sudah hadir seorang pria berpakaian ala biksu Shaolin tapi sikapnya arogan dan sinar matanya ganas juga senyumannya bengis dan tangannya memegang tongkat yang kepalanya bergerigi tajam sekali.
"Rahib setan rupanya kau muncul sendiri tanpa aku harus mencarimu di gedung pertemuan para pendekar dunia persilatan yang akan digelar pada esok hari di kota Zheng an utara?!" ujar Zhang Xiao Long yang tetap bersikap tenang.
Rahib itu adalah salah satu dari lima orang sadis di seluruh dunia persilatan dengan gelarnya Raja Iblis Rahib Barat yang dahulunya pernah basmi semua tokoh-tokoh dunia persilatan di desa kecil Desa Shen.
"Bocah she Zhang kau mencari masalah dengan ikut campur tangan dalam urusan ku dengan gadis yang kau lindungi di belakangmu itu?! Asal kamu tahu saja kalau gadis itu bukanlah gadis baik-baik yang layak untuk mendampingimu di Kekaisaran Naga Merah mu! Dia itu Iblis Racun Cantik yang sangat licik, kejam dan bermuka dua yang layak di basmi dari dunia ini..! " Rahib itu menuding telunjuknya kepada Zhang Xiao Long dengan angkuh luar biasa.
"Rahib busuk sudah cukup kejahatan yang telah kau perbuat yang telah Aku ketahui semuanya dengan jelas! Kau jangan menuduh kekasihku dengan alasan busukmu yang sesungguhnya adalah kau ingin merebut kekuasaannya di wilayah timur laut daratan besar sebagai Ratu Kekaisaran Ming dengan nama gelarnya adalah Ratu Amira. Karena dia memiliki mustika cahaya sembilan naga sakti di dalam tubuhnya yang berasal dari inti sari ilmu mukjizat dari Kaisar Ming Huan penguasa dunia persilatan di seluruh wilayah daratan besar...!" Balas Zhang Xiao Long tajam kepada Rahib itu.
"Baiklah, jika kamu sudah tahu kebenarannya.. Maka kamu jangan pernah salahkan aku yang akan merobek seluruh daging dan kulit bahkan tulang di tubuhmu pun akan aku runtuhkan..! " Ancam Rahib itu yang menghunuskan tongkat panjangnya ke depan untuk bersiap dalam hadapi pemuda yang telah diketahui olehnya itu memiliki kemampuan yang sangat tinggi dan berbahaya baginya.
Wuuutttzzzz!
Zhang Xiao Long sendiri sudah mengeluarkan pedang Naga Merah dari sarung pedangnya yang bermotif Naga Merah melintasi samudra dan langit biru.
Singgg!
"Pedang Naga Merah...?! Kau rupanya yang telah memiliki pedang pusaka tertinggi di seluruh dunia persilatan..?! " Suara Rahib itu bergema melihat ketajaman dan cahaya sinar kemerahan dari pedang Naga Merah di tangan kanan Zhang Xiao Long.
"Benar sekali.. Aku pemiliknya.... Dan, Aku juga sudah memiliki Lentera Keabadian di tubuhku, jadi aku sudah memiliki dua buah dari tiga buah pusaka dunia persilatan daratan besar yang pernah hilang itu. Umm, aku cuma memerlukan satu buah pusaka dunia persilatan daratan besar yang terakhir untuk mengukuhkan diriku sendiri sebagai seorang penguasa tertinggi di seluruh wilayah daratan besar. " Kata Zhang Xiao Long nada berwibawa sekali sampai cahaya pedang Naga Merah semakin terang benderang saja.
"Yang ketiga itu adalah aku, jika kamu bisa memiliki ku maka dunia persilatan daratan besar menjadi milikmu seluruhnya dan wilayah daratan besar keseluruhannya adalah milikmu untuk selamanya... " Batin Putri Ming Ming.
Bersambung!!